Gawat! Source Code Twitter Tersebar di Github

Ilustrasi, foto: npr.org

PARBOABOA - Sebagian kode sumber pemrograman (source code) Twitter bocor ke publik dan dibagikan secara online pekan lalu. Perusahaan media sosial ini pun tengah mencari pelaku yang membocorkannya.

Dilansir dari Bloomberg pada Senin (27/3/2023), kebocoran ini diungkapkan dalam dokumen hukum yang diajukan ke pengadilan California pada hari Jumat pekan lalu.

Kode yang menjadi dasar dari berbagai fungsi layanan web dan alat internal Twitter tersebut dipublikasikan di situs platform jaringan sosial developer pemrograman GitHub.

GitHub kemudian memenuhi permintaan Twitter untuk menghapus kode sumber tersebut tersebut berdasarkan klaim pelanggaran hak cipta dan memposting permintaan Twitter secara online.

The Times melaporkan bahwa tampaknya dia telah tampil di depan umum selama beberapa bulan.

Satu kekhawatiran terkait kebocoran tersebut adalah bahwa kode tersebut mencakup kerentanan keamanan yang akan memberikan kesempatan kepada peretas untuk mencuri data pengguna atau menghapus situs tersebut, kata dua orang yang akrab dengan penyelidikan internal Twitter kepada Times.

Twitter juga meminta pengadilan federal untuk memaksa GitHub mengungkapkan siapa yang membagikan kode tersebut dan mengidentifikasi orang lain yang mengunduhnya, menurut pengajuan tersebut.

Investigasi internal terhadap kebocoran menentukan bahwa siapa pun yang menerbitkan kode tersebut telah meninggalkan perusahaan tahun lalu, karena eksekutif yang menangani penyelidikan baru saja diberi tahu tentang kebocoran tersebut, dua orang yang mengetahui penyelidikan tersebut mengatakan kepada The Times.

Musk, yang membeli Twitter seharga $44 miliar pada bulan Oktober, telah menghadapi banyak gejolak sejak menjadi CEO raksasa media sosial tersebut.

Sekadar informasi, kabar source code Twitter yang diumbar FreeSpeechEnthusiast ini beredar beberapa pekan setelah pemilik Twitter Elon Musk memang berniat untuk membagikan sejumlah source code Twitter ke publik.

Pada 18 Maret 2023 lalu, Musk mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk membagikan sejumlah sumber kode Twitter ke publik, terutama source code yang berkaitan dengan sistem rekomendasi twit di Twitter.

Menurut Musk lewat akun Twitter dengan handle @elonmusk, source code tersebut akan diumbar ke publik pada 31 Maret 2023 mendatang.

Adapun alasan pembagian source code ini, lanjut Musk, adalah supaya sistem rekomendasi Twitter bisa dikembangkan lebih lanjut berdasarkan respons pengguna atau pengembang aplikasi yang melihat atau menjajal kode sumber tersebut.

Belum diketahui apakah source code yang dibocorkan FreeSpeechEnthusiast tadi merupakan source code yang sama dengan apa yang akan dibagikan Musk atau tidak. Namun, terlepas dari jenisnya, source code yang diumbar FreeSpeechEnthusiast ini bisa memicu beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab memahami sistem keamanan web Twitter, sebagaimana dirangkum dari NYTimes, Senin (27/3/2023).

Lalu, oknum-oknum ini, dengan pengetahuan sistem inti Twitter tadi, bisa saja membobol web Twitter untuk mencuri data pengguna, atau bahkan melumpuhkan platform Twitter agar tidak bisa dipakai lagi.

Menyoal FreeSpeechEnthusiast, sejumlah laporan menyebut bahwa sosok di balik pengguna ini adalah salah satu karyawan Twitter yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) massal sejak Oktober 2022 lalu, bulan di mana Musk resmi mengakuisisi Twitter.

Editor: Juni Sinaga
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS