Para pelaku tawuran geng motor di Duren Sawit

Tawuran Geng Motor di Duren Sawit, 1 Orang Tewas

rini | Kriminal | 03-08-2021

PARBOABOA, Jakarta Timur - Tawuran antar geng motor terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur pada 19 Juli 2021. Insiden itu menewaskan satu orang anggota geng yang masih berusia 16 tahun.

Menurutnya, dari yang diamankan itu, 5 orang anak di bawah umur dan 4 lainnya remaja tanggung usia 20-22 tahun. Adapun 4 remaja tanggung itu berinisial S dan ACW selaku pembawa senjata tajam celurit dan melakukan pembacokan pada korban. Lalu, MHP selaku pekaman video aksi tawuran dan RFR joki yang mengejar korban hingga korban jatuh.

"Tersangka mengeroyok menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan korban meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada wartawan, Senin (2/8/2021).

Para pelaku itu menamakan dirinya sebagai geng motor Enjoy Mabes lalu menantang geng motor lainnya, seperti geng Rumskal dan Jenferal Pekayon 505 hingga akhirnya melakukan aksi tawuran. Selain mereka, polisi juga menciduk pelaku geng motor lainnya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dalam penangkapan, polisi menyita sejumlah senjata tajam berupa celurit. Senjata itu kerap digunakan oleh geng tersebut setiap beraksi.

"Modusnya sama ejek-ejekan di medsos dan berkumpul dan menantang geng motor lain di suatu tempat. Ditentukan jamnya bahkan dikasih kode jam 4R, R itu artinya ready. Kode menantang di sana. Sehingga bertemu di Duren Sawit kemudian mereka tawuran dengan senjata tajam," kata Yusri.

Atas perbuatan mereka, para pelaku remaja itu dijerat Pasal 170 ayat 2E dan 3E serta Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Yusri mengatakan peristiwa ini harus jadi pelajaran bagi setiap orang tua. Menurut dia pengawasan terhadap aktivitas anak harus dilakukan apalagi saat ini sekolah masih dilakukan secara online sehingga banyak anak-anak mencari eksistensi di luar sekolah.

Tag : #geng motor    #Jakarta Timur    #Polda Metro Jaya    #kriminal   

Baca Juga