Apa Itu Agnostik dan Ateis? Berikut Penjelasannya

Pengertian Agnostik dan Ateis (Foto: Parboaboa/Kathleen)

PARBOABOA – Perbincangan soal keyakinan akhir-akhir ini menjadi topik perbincangan hangat di media sosial. Meskipun kerap menimbulkan pro dan kontra, namun tetap saja topik ini seakan tak ada habisnya untuk dibahas.

Selain agama, ada pula kepercayaan-kepercayaan lain yang diyakini, salah satunya adalah agnostik dan atheis. Lantas, apa pengertian agnostik dan atheis? Berikut Parboaboa sudah merangkumnya untuk kamu. Check it out!

Mengenal Agnostik dan Ateis

Walaupun pandangan agnostik dan atheis terlihat sama, namun ada beberapa perbedaan yang mencolok diantara keduanya. Sebelum menjelaskan perbedaanya, ada baiknya kamu mengenal apa itu agnostik dan atheis seperti yang dijelaskan di bawah ini.

1. Agnostik

Agnostik adalah orang yang tidak percaya akan adanya Tuhan. Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), agnostik adalah orang yang berpandangan bahwa kebenaran tertinggi (misalnya Tuhan) tidak dapat diketahui dan mungkin tidak akan dapat diketahui.

Dalam artikel yang diterbitkan Kementerian Agama RI, agnostisisme adalah bentuk gaya hidup masa kini. Orang-orang merasa dianggap lebih intelektual apabila mengaku sebagai agnostik.

Agnostik adalah golongan yang menganggap bahwa Tuhan yang dipercaya oleh mereka yang beragama tidak bisa dinalar oleh akal manusia.

Secara terminologi, agnostik adalah orang yang memiliki pandangan bahwa ada atau tidaknya Tuhan adalah hal yang tidak dapat diketahui. Agnostisisme tidak menyangkal keberadaan Tuhan secara mutlak.

Akan tetapi, mereka beranggapan bahwa keberadaan Tuhan adalah sesuatu yang tidak mungkin dapat dinalar oleh akal manusia, dan konsekuensinya adalah keberadaan Tuhan tidak dapat diketahui dengan cara apapun.

2. Ateis

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ateis adalah orang yang tidak percaya akan adanya Tuhan. Ateisme adalah istilah yang berasal dari bahasa Yunani átheos, yang secara merendahkan digunakan untuk merujuk pada siapapun yang kepercayaannya bertentangan dengan agama atau kepercayaan yang sudah mapan di lingkungannya.

Dengan menyebarnya pemikiran bebas, skeptisisme ilmiah, dan kritik terhadap agama, istilah ateis mulai dispesifikasi untuk merujuk kepada orng-orang yang tidak percaya kepada Tuhan. Seorang ateis percaya bahwa Tuhan itu tidak ada.

dengan kata lain, orang yang menganut kepercayaan ateis diasumsikan sebagai orang yang tidak memiliki agama.

Ateisme sebagai ideologi dari ateis adalah sebuah pandangan filosofi yang percaya tidak adanya keberadaan Tuhan dan dewa-dewi. Jadi, ateis adalah kepercayaan bahwa tidak adan Tuhan ataupun Dewa.

Walaupun banyak dari yang mendefinisikan dirinya sebagai ateis cenderung kepada filosofi sekuler seperti humanisme, rasionalisme, dan naturalisme.

Ateisme mendefinisikan secara luas bahwasanya kepercayaan akan adanya Tuhan maupun dewa adalah tidak nyata. Ateisme adalah paham yang menyangkal sama sekali keberadaan Tuhan karena tidak dapat dibuktikan secara empiris ataupun logis akan keberadaan-Nya.

Perbedaan Agnostik dan Ateis

Setelah mengetahui definisi dari masing-masing istilah, kini saatnya membuat kesimpulan mengenai perbedaan agnostik dan ateis. Disebutkan sebelumnya bahwa agnostik adalah pandangan atau kepercayaan mengenai ketidaktahuan akan keberadaan Tuhan.

Ada atau tidaknya Tuhan merupakan sesuatu yang tidak bisa diketahui. Kaum agnostik lebih percaya bahwa ada kekuatan lain yang lebih besar dari Tuhan dan dapat dibuktikan secara ilmiah, yaitu alam semesta.

Sementara itu, atheis lebih mengacu kepada tindakan dari pandangan yang dilontarkan oleh agnostisisme. Kaum atheis sendiri terbagi atas dua, yakni ateis gnostik dan atheis agnostik.

Ateis gnostik tidak memercayai Tuhan dan bisa membuktikan pandangan ini. Atheis agnostik, di satu sisi, adalah golongan orang yang tidak percaya akan adanya Tuhan namun tidak dapat membuktikannya.

Untuk itu, jelaslah sudah apa perbedaan dari kedua istilah agnostik dan ateis. Semoga ulasan kami di atas dapat menambah wawasanmu dan selamat membaca!

Editor: Juni Sinaga
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS