Viral, Bocah Panti Asuhan Ini Disiksa Ramai-Ramai

Viral, Bocah Panti Asuhan Ini Disiksa Ramai-Ramai

PARBOABOA, Malang – Seorang bocah perempuan yang merupakan anak panti asuhan di Malang baru saja mengalami nasib yang nahas. Ia harus menjadi korban pemerkosaan dan penganiayaan.

Baru baru ini, sebuah video berdurasi 2 menit 29 detik beredar di kalangan masyarakat. Video tersebut menampilkan seorang bocah perempuan yang mengenakan seragam sekolah tengah dianiaya oleh sepuluh orang pada Kamis (18/11).

Dalam video tersebut, anak itu tampak tidak berdaya saat pelaku menjambak dan menendang dirinya. Salah satu pelaku juga terlihat memukulkan sandal ke kepala korban. Rok korban juga sempat dibuka oleh pelaku, namun korban menahan dengan tangannya.

Salah satu pelaku terlihat sangat sadis saat menganiaya korban. Ia menjambak rambut korban lalu menendang tubuhnya. Ia melakukan hal itu berulang-ulang. Tak hanya itu, ia juga meninju wajah korban berkali-kali.

Kejadian ini bermula saat korban bertemu dengan seorang pria dewasa. Pria tersebut kemudian mengajak korban untuk berkeliling menggunakan sepeda motor. Usai berkeliling, pria ini membawa korban ke rumah pelaku di kawasan Kecamatan Belimbing, Kota malang.

Pelaku kemudian mengikat tangan korban dengan selendang dan membekap mulut korban. Pelaku kemudian menyetubuhi korban. Korban sempat melawan, namun ia diam usai diancam dengan sebilah pisau.

Pencabulan ini ternyata tercium oleh istri pelaku. Istri yang mengetahui hal itu pun merencanakan untuk melakukan tindakan kekerasan kepada korban. Sang istri kemudian membawa korban bersama delapan temannya ke sebuah lapangan sepi.

Di sana, penyiksaan dan penganiayaan terhadap korban pun terjadi. Pada saat penganiayaan, ternyata terduga pelaku juga sempat merampas HP milik korban. Tak hanya itu, ia diketahui telah menjual HP tersebut.

Setelah menyiksa korban, para pelaku mengunggah penganiayaan tersebut di Tiktok. Para pelaku juga mengunggah foto korban yang tengah babak belur. Mereka tampak berpose dengan senyum kemenangan sambil mengerumuni korban.

Korban tersebut merupakan salah satu anak panti asuhan di Kota Malang. Ibu korban adalah pembantu rumah tangga, sementara ayahnya ODGJ. Setelah menyiksa korban, para pelaku kemudian memulangkan korban ke panti asuhan tempatnya tinggal.

Mengetahui hal itu, orangtua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota pada 19 November 2021. Pihak kepolisian kemudian bertindak dan telah mengamankan para pelaku. 10 pelaku tersebut sekarang sedang menjalani pemeriksaan di Mapolresta Malang Kota untuk mengungkap duduk perkara.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS