8 Cara Melaporkan Penipuan Online yang Cepat dan Uang Bisa Kembali

Cara Melaporkan Penipuan Online (Foto: Freepik)

PARBOABOA - Dalam era digital yang semakin maju, penipuan online menjadi ancaman yang serius bagi para pengguna internet. Penjahat cyber menggunakan berbagai trik licik untuk mencuri informasi pribadi, mengakses akun bank, atau bahkan merampas identitas seseorang.

Namun, dengan pengetahuan yang tepat dan langkah-langkah yang tepat, kita dapat melawan penipuan online dan melaporkannya kepada pihak berwenang.

Artikel ini akan memberikan panduan lengkap tentang cara melaporkan penipuan online beserta delapan langkah yang efektif untuk mengatasi kejahatan digital.

1. Jaga Bukti dan Dokumentasikan Semuanya

Ketika Kamu menjadi korban penipuan online, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menjaga bukti dan mendokumentasikan semua detail terkait kejadian tersebut.

Simpan salinan pesan, email, atau transaksi yang relevan. Hal ini akan sangat berguna saat melaporkan penipuan kepada pihak berwenang.

2. Laporkan ke Pihak Layanan Online

Jika Kamu terlibat dalam penipuan melalui platform online seperti situs web e-commerce atau media sosial, laporkan insiden tersebut ke pihak yang menyediakan layanan tersebut. Biasanya, ada opsi untuk melaporkan penipuan, dan mereka memiliki tim yang akan menangani kasus yang menimpamu.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Cari tahu apakah ada nomor telepon, alamat email, formulir online, atau opsi pelaporan lainnya yang tersedia.
  • Jika ada nomor telepon atau alamat email yang disediakan, hubungi tim dukungan pelanggan pihak layanan online. Jelaskan dengan jelas bahwa Kamu menjadi korban penipuan dan sampaikan semua informasi yang relevan tentang kejadian tersebut. Mintalah bantuan mereka dalam menangani masalah ini.
  • Jika pihak layanan online memiliki formulir pelaporan online, isi dengan lengkap dan akurat.
  • Sertakan bukti-bukti yang relevan sebagai lampiran dalam laporanmu. Lampirkan salinan dokumen penting yang dapat memperkuat laporan.
  • Setelah mengirim laporan penipuan, ikuti instruksi yang diberikan oleh pihak layanan online. Pastikan Kamu merespons dengan cepat dan memberikan informasi yang diminta.
  • Simpan salinan semua komunikasi yang Kamu lakukan dengan pihak layanan online.
  • Jika pihak layanan online memiliki sistem pelacakan atau nomor referensi untuk laporan, gunakan fasilitas tersebut untuk melacak status laporan milikmu.

3. Laporkan ke Penyedia Layanan Keuangan

Jika penipuan melibatkan transaksi keuangan, segera hubungi penyedia layanan keuangan yang terkait, seperti bank atau lembaga kartu kredit. Laporkan insiden tersebut kepada mereka dan mintalah bantuan untuk meninjau atau membatalkan transaksi yang mencurigakan.

Berikut langkah-langkahnya:

Hubungi layanan pelanggan atau tim keamanan.

  • Laporkan semua rincian yang relevan tentang kejadian penipuan.
  • Lampirkan bukti-bukti pendukung yang Kamu miliki, seperti tangkapan layar percakapan, email, transaksi atau faktur penipuan
  • Periksa kebijakan keamanan dan perlindungan pelanggan penyedia layanan keuangan. Mereka mungkin memiliki prosedur khusus untuk melaporkan penipuan dan proses yang harus diikuti. Pastikan Kamu mengikuti petunjuk dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
  • Jika Kamu menemukan transaksi yang mencurigakan atau tidak sah dalam laporan, mintalah penyedia layanan keuangan untuk membatalkan atau menangguhkan transaksi tersebut.
  • Setelah melaporkan penipuan secara lisan, mintalah petunjuk tentang langkah-langkah lanjutan yang harus diambil.
  • Setelah melaporkan penipuan, selalu periksa dan pantau aktivitas di rekening milikmu dengan cermat.

4. Laporkan Ke Pusat Kejahatan Cyber Nasional

Ilustrasi penipuan online (Foto: Instagram@jana.telon)

Banyak negara memiliki pusat kejahatan siber nasional yang bertanggung jawab untuk menangani tindakan kejahatan online.

Seperti negara kita sendiri yaitu Indonesia, dapat mengakses kominfo.go.id yang berperan sebagai pusat kejahatan cyber nasional. Mereka akan membantu dalam investigasi lebih lanjut.

Dilansir dari situs kominfo.go.id, berikut langkah-langkah pelaporannya:

  • Buka laman layanan kominfo.go.id dan klik menu ADUAN BRTI
  • Pelapor diwajibkan untuk mengisi daftar isian berupa identitas Pelapor, yaitu nama, alamat email dan nomor telepon seluler.
  • Pelapor diminta untuk memilih Pengaduan pada kolom Pengaduan atau Informasi, kemudian menulis isi aduannya.
  • Klik ‘Mulai Chat’ atau ‘Start Chat’ agar pengguna terhubung dengan petugas.
  • Siapkan bukti lapor berupa screenshot percakapan tersebut.
  • Petugas akan melakukan verifikasi dan analisis terhadap pengaduan tersebut berdasarkan bukti terlampir.
  • Berikutnya, petugas akan membuat tiket laporan ke sistem SMART PPI dan mengirimkan notifikasi melalui email ke penyelenggara jasa telekomunikasi. Pesan tersebut berupa permohonan agar nomor telepon penipu itu diblokir.
  • Pihak penyelenggara jasa telekomunikasi dan informasi pun menindaklanjutinya dalam 1x24 jam.
  • Kemudian pihak penyelenggara jasa komunikasi dan informasi akan memberitahu ke BRTI terkait pengaduan yang telah ditindaklanjuti ke sistem SMART PPI.
  • Proses pengaduan dan tindak lanjut pun selesai.

5. Laporkan ke Kepolisian

Jika Kamu menjadi korban penipuan online, laporkan kejadian tersebut ke kantor kepolisian setempat. Berikan bukti dan informasi yang Kamu miliki agar mereka dapat memulai penyelidikan.

Meskipun mungkin sulit untuk menindak pelaku yang beroperasi secara internasional, melaporkan ke polisi adalah langkah penting dalam mencatat kejadian tersebut.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Ajukan laporan di kepolisian
  • Sampaikan semua detail yang relevan
  • Serahkan semua bukti-bukti yang ada
  • Berikan informasi kontak yang valid
  • Setelah laporan selesai dibuat, mintalah salinan laporan tersebut dari petugas polisi. Salinan ini akan menjadi bukti bahwa Kamu telah melaporkan penipuan online dan dapat digunakan untuk keperluan selanjutnya.
  • Pantau kemajuan laporan dengan menghubungi kantor kepolisian yang menerima laporan milikmu.
  • Jika penyidik ditugaskan untuk menyelidiki kasus yang menimpamu, berikan kerjasama penuh dan jawab dengan jujur ​​setiap pertanyaan yang diajukan.

6. Laporkan Melalui Situs Lapor.go.id

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Masuk ke laman lapor.go.id
  • Lalu masuk ke menu Kategori Pelaporan, dan pilih Pengaduan
  • Kemudian tuliskan judul pelaporan serta rincian kronologi penipuan online yang anda alami, pilih tanggal dan lokasi kejadian, serta pilih instansi tujuan yang terkait dengan pengaduan tersebut.
  • Berikutnya pilih kategori Tindak Pidana, lalu unggah berkas lampiran
  • Setelah itu. pilih kategori Pengadu, dan klik Lapor!
  • Langkah terakhir yaitu mengisi data diri dan lengkapi semua persyaratan.

7. Laporkan Melalui CekRekening.id

Berikut langkah-langkahnya:

  • Masuk ke laman CekRekening.id
  • Klik 'Laporkan Rekening'
  • Masukkan data rekening seperti jenis akun, nama bank, serta nomor rekening yang ingin dilaporkan. Setelah itu klik 'Selanjutnya'.
  • Isi biodata pelaku seperti nama lengkap dan nomor seluler yang ingin dilaporkan.
  • Pilih kategori 'Penipuan Transaksi Online' dan pilih jenis penipuannya.
  • Masukkan nominal kerugian, media transaksi beserta semua detailnya.
  • Isi biodata pelapor, mulai dari nama hingga nomor telepon.
  • Jelaskan kronologi dengan sejelas-jelasnya.
  • Unggah bukti penipuan
  • Klik 'Submit'.

8. Laporkan Melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Berikut langkah-langkah membuat laporan penipuan melalui OJK:

  • Yang pertama, ajukan surat tertulis kepada Anggota Dewan Komisioner OJK di bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen
  • Langkah selanjutnya, laporkan melalui call center dengan menghubungi nomor 157. Jam operasional layanan pengaduan ini mulai dari jam 08.00 sampai 17.00 WIB
  • Setelah itu, laporkan penipuan dengan menggunakan form pengaduan online dari OJK
  • Langkah terakhir, lakukan pengaduan dengan cara mengirim email ke konsumen @ojk.go.id

Selalu ingat untuk tetap bersabar dalam proses pelaporan dan memberikan informasi yang akurat dan jelas. Semakin lengkap dan tepat laporan Anda, semakin besar kemungkinan pihak layanan online untuk mengambil tindakan yang sesuai terhadap penipuan tersebut.

Melaporkan penipuan online adalah langkah penting dalam memerangi kejahatan digital. Dalam artikel ini, telah dibahas delapan cara efektif untuk melaporkan penipuan online, termasuk menjaga bukti, melaporkan ke pihak layanan online, ke penyedia layanan keuangan, pusat kejahatan siber nasional dan lainnya.

Dengan mengambil tindakan segera dan melaporkan penipuan kepada pihak berwenang yang tepat, kita dapat melindungi diri sendiri dan membantu mencegah penipuan yang lebih luas di dunia digital yang terus berkembang.

Editor: Sari
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS