CES 2023 Pamerkan Fufuly, Bantal Pintar yang Bisa Hilangkan Stress Hanya 5 Menit

Ilustrasi memeluk bantal pintar, Fufuly dapat mengurangi stress hanya dalam 5 menit, foto: bendbulletin.com

PARBOABOA - Consumer Technology Association atau biasa dikenal dengan CES akan memulai pertunjukannya pada Jumat (6/1), namun sudah bisa terlihat beberapat teknologi menarik hingga aneh yang akan dipamerkan.

Merupakan acara teknologi paling berpengaruh di dunia, CES adalah acara tahunan dimana banyak penemu-penemu teknologi hadir dan memamerkan hasil temuannya.

Menjadi salah satu ajang dimana brand besar melakukan bisnis dan mencari mitra hingga pencipta teknologi untuk dikembangkan bersama nantinya.

Tahun ini, perusahaan robotika asal Jepang itu membawa prototipe bantal yang lembut dan bisa "bernafas" bernama Fufuly.

Fufuly jelas tidak benar-benar bernafas layaknya manusia. Sebaliknya, bantal akan perlahan mengembang dan berkontraksi untuk membuatnya terasa seperti itu. Fufuly dimaksudkan sebagai bantal untuk mengurangi kecemasan dan stres.

Bantal ini memiliki denyut ritmis sebagai alat terapi utama. Idenya adalah saat Anda memeluk Fufuly, alat terapi itu akan merangsang perut Anda untuk mendorong pernapasan lebih lambat dan lebih dalam. Dan saat Anda tenggelam dalam irama santai itu, stres mungkin mulai reda.

Dilansir dari Engagdet (3/1/2022), untuk proyek ini, Yukai Engineering menggandeng Universitas Tokyo, yang meneliti "fenomena sinkronisasi ritmis antara individu atau antara individu dan objek" saat mereka berinteraksi satu sama lain.

Perasaan merasa tenang ini sama seperti saat memeluk bayi atau menggendong hewan peliharaan, yang melibatkan alam bawah sadar.

"Menggunakan bantal hanya 5 menit dapat mengurangi tingkat stres pengguna dan membuat mereka lebih waspada," menurut Shunsuke Aoki, CEO Yukai Engineering.

Disebut demikian karena bantal pintar yang memiliki nama Fufuly ini bisa mengirimkan getaran atau suara halus yang bisa membantu menenangkan pengguna.

Gelombang suara atau getaran yang dikirimkan Fufuly ini lantas diklaim mirip seperti seseorang yang sedang bernapas.

Lalu, bagaimana cara kerja bantal yang memiliki desain seperti balon berwarna putih ini?

CEO Yukai Engineering, Shunsuke Aoki mengatakan bahwa mekanisme kerja Fufuly diadaptasi dari sebuah studi yang dilakukan ilmuwan di Universitas Tokyo, Jepang.

Studi tersebut mengatakan bahwa irama kekuatan, suara, atau getaran yang dihasilkan dari napas seseorang atau benda serupa lainnya bisa menenangkan pikiran pengguna yang merasa atau mendengarkannya.

Teori dalam studi itu bisa digambarkan dalam suatu kondisi ketika pengguna memangku seekor kucing yang sedang tidur, di mana dengkuran kucing tersebut diklaim bisa membuat pengguna sedikit lebih tenang dari sebelumnya.

Nah, Fufuly akan bekerja sesuai dengan prinsip ini. Artinya, pengguna bisa memeluk atau memangku Fufuly dan merasakan suara atau getaran halus yang dihasilkan bantal tersebut, untuk sekadar menenangkan diri atau menghilangkan stres.

Secara fitur, Fufuly hadir dengan tiga mode yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Fitur ini bisa diaktifkan secara melalui bantal secara langsung, mungkin melalui tombol-tombol yang menghiasi bantal, tanpa menggunakan aplikasi.

Ketiga mode itu terdiri dari "Regular" untuk mode standar yang diklaim bisa bikin nyaman, "Deep" untuk mode menenangkan pikiran, dan "Third" untuk mode pengiriman gelombang getaran yang bisa disesuaikan dengan irama napas pengguna.

Yukai Engineering memang dikenal sebagai perusahaan teknologi yang mengembangkan perangkat unik nan canggih.

Sebelumnya, perusahaan ini mengembangkan Amagami Ham Ham, yaitu robot kucing penggigit jari yang dipajang pada CES tahun lalu. Sejak diluncurkan, Yukai Engineering mengklaim telah menjual sekitar 30.000 Amagami Ham Ham di Jepang.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS