Dasco Bantah Ada Aliran Dana Korupsi BTS ke Gerindra

Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dalam acara penyerahan 100 unit kendaraan operasional berupa sepeda motor dalam lawatan kerjanya di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/02/2023). (Foto: Twitter/@prabowo)

PARBOABOA, Jakarta - Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad membantah adanya aliran dana dari dugaan korupsi pengadaan Base Transceiver Station (BTS) jaringan 4G ke Gerindra.

Menurutnya, kabar tersebut tidak benar dan menganggap bahwa masyarakat juga sudah pintar dalam menilai sesuatu.

“Saya membantah bahwa ada dugaan aliran dana yang mengalir ke Gerindra, karena itu memang tidak betul dan rakyat sudah pintar,” ucap Sufmi Dasco Ahmad dalam keterangannya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/05/2023).

Dasco menegaskan bahwa kabar adanya aliran dana BTS ke partai politik (parpol) merupakan gosip belaka. Mahfud MD, lanjut dia, juga telah menyatakan bahwa hal tersebut hanya gosip politik.

“Pak Mahfud Md dalam konpersnya itu tidak menyebut salah satu atau nama salah satu parpol,” kata dia.

“Ada wartawan yang coba menggiring pertanyaan kepada salah satu parpol termasuk Gerindra, tetap Pak Mahfud menyebut bahwa itu hanya gosip politik berarti itu faktanya gosip politik,” sambungnya.

Dia menuturkan bahwa gosip-gosip politik ini muncul usai hasil survei elektabilitas Prabowo Subianto naik. Di mana, framing-framing itu digunakan untuk menjatuhkan elektabilitas ketua umum partainya.

"Kita justru kaget denger ada aliran, sementara kita kaitannya ya enggak ada sama sekali soal BTS itu. Saya pikir adanya bagan adalah bagian framing untuk menjatuhkan elektabilitas partai dan Pak Prabowo," nilainya.

“Mudah-mudahan hal seperti ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua dan rakyat yang sudah semakin pintar,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan survei terbaru yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada Mei 2023, elektabilitas Prabowo Subianto berada di angka 33,9%, mengungguli Ganjar Pranowo yang berada di angka 31,9% dan Anies Baswedan 20,8%.

Editor: Maesa
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS