Apa itu Integritas? (Dok: Parboaboa)

Integritas Adalah: Pengertian, Ciri-Ciri, Fungsi, dan Contoh Penerapannya

Juni | Pendidikan | 18-07-2022

PARBOABOA, Pematangsiantar - Kata integritas tentu sudah tak asing lagi didengar, khususnya bagi orang-orang yang bekerja dalam suatu perusahaan atau organisasi. Secara umum, arti integritas adalah gambaran dalam diri seseorang yang terlihat dari perilaku atau tindakan sehari-hari.

Pada dasarnya, setiap orang perlu memiliki integritas sebagai bentuk tanggung jawab, baik dalam mengerjakan tugas, pekerjaan, maupun aktivitas sehari-hari.

Seseorang bisa saja berbicara hanya di bibir, namun menyimpan sesuatu yang lain dalam hatinya, bisa itu kesombongan, iri, dengki, hingga dendam. Orang yang berintegritas tinggi biasanya berpikir lebih dulu sebelum berbicara, sehingga perilakunya sesuai dengan ucapannya.

Seseorang yang berintegritas biasanya dikenal sebagai pribadi yang baik, jujur, dan dapat dipercaya. Tak jarang mereka bisa menjadi sukses di segala aspek kehidupannya.

Untuk lebih memahami tentang apa itu integritas, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Pengertian Integritas

Integritas adalah kata yang berasal dari bahasa latin, yakni “integer” yang artinya lengkap dan utuh. Oleh sebab itu, integritas memerlukan perasaan batin yang menunjukkan konsistensi karakter. Dalam arti singkat, pengertian integritas adalah konsep konsistensi tindakan, metode, nilai, metode, prinsip, ukuran, harapan, dan hasil.

Dalam etika, integritas dianggap sebagai kejujuran, kebenaran, dan ketetapan tindakan pada dalam diri seseorang. Salah satu ahli mendefinisikan integritas sebagai tiga hal yang selalu bisa kita amati, yaitu menunjukkan kejujuran, memenuhi komitmen, dan mengerjakan sesuatu dengan konsisten.

Ciri-Ciri Pribadi Berintegritas

Seseorang disebut berintegritas ketika tindakan yang dilakukan sesuai dengan nilai, keyakinan, dan prinsip yang dipegang. Tak hanya sebatas kata-kata yang diucapkan, berikut ini beberapa ciri-ciri pribadi berintegritas, antara lain:

  • Tidak memiliki tujuan lain atau kedok tertentu ketika melakukan suatu tindakan atau mengemban tugas
  • Bertindak sesuai dengan ucapan serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam mengemban suatu pekerjaan
  • Memiliki kepribadian yang sama baik di depan maupun di belakang, berlaku transparan dan objektif dalam memandang segala sesuatu
  • Selalu konsisten antara hidup yang dijalankan dengan nilai hidup yang dianut serta memiliki komitmen tinggi untuk mengemban tanggung jawab.
  • Selalu konsisten dengan apa yang diimani dan diperbuat, baik dalam kehidupam sehari-hari ataupun dalam menyelesaikan pekerjaan

Fungsi Integritas

Berdasarkan fungsinya, integritas terbagi menjadi dua, antara lain:

  • Fungsi Kognitif (Cognitive Function)

Fungsi integritas secara kognitif merupakan fungsi yang meliputi moral dan diri sendiri. Dengan kata lain, berfungsi untuk memelihara moral, karakter, atau akhlak seseorang dan mendorongnya agar memiliki pengetahuan yang luas.

  • Fungsi Afektif (Affective Function)

Fungsi afektif meliputi hati nurani dan harga diri, yang mana integritas bisa dijadikan sebagai pembeda antara dirinya dengan hewan. Karena secara biologis, hewan dan manusia sama-sama mempunyai hati nurani.

Contoh Sikap Integritas

Integritas yang kuat dalam diri seseorang akan terbentuk jika menerapkan beberapa hal di bawah ini, antara lain:

  • Selalu tepat waktu
  • Menyampaikan dengan jelas tentang komitmen apa yang tidak bisa dilakukan
  • Selalu memenuhi tanggung jawab yang diberikan kepada kita.
  • Membuat klarifikasi tentang semua tindakan ataupun catatan yang kita tulis di setiap akhir pertemuan
  • Jangan biarkan stres mengontrol integritas diri

Setelah membaca ulasan diatas, kita tahu bahwa integritas adalah kualitas kejujuran dan prinsip moral dalam diri seseorang yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupannya. Dengan demikian, kita tak akan pernah kehilangan jati diri, karena telah menjadi pribadi yang konsisten.

Tag : #integritas    #kejujuran    #pendidikan    #jati diri    #konsisten   

Baca Juga