Jelang Libur Akhir Tahun, Tiket KA Masih Tersedia 60 Persen

PT KAI Divre I SU masih menyediakan 60 persen tiket kereta api jarak jauh. Saat ini destinasi favorit para penumpang kebanyakan tujuan Tanjung Balai, di mana penjualanan tiket sudah mencapai 30.610 kursi (Foto : Parboaboa/Isnaini Kharisma)

PARBOABOA, Medan - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat saat ini ketersediaan tiket angkutan kereta jarak jauh di masa liburan akhir tahun masih tersedia 60 persen. 

Manager Humas PT KAI Divre I Sumatra Utara, Anwar Solikhin mengatakan, dari 112.958 tiket kereta api jarak jauh yang disediakan pada masa Natal dan Tahun Baru (22 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023), sudah terjual 43.709 tiket, atau sama dengan hampir mencapai 40 persen.

Dijelaskan Anwar, angka tersebut masih akan terus bertambah menjelang akhir tahun. Untuk itu, PT KAI mengimbau pelanggan KA untuk melakukan pemesanan tiket secara jauh-jauh hari (tidak mendekati waktu keberangkatan).

"Destinasi yang menjadi favorit para pelanggan KA tujuan Tanjung Balai, di mana penjualanan tiket sudah mencapai 30.610," jelas Anwar, Selasa (27/12/2022).

Anwar memprediksi, puncak libur akhir tahun akan terjadi pada 1 Januari 2023, dengan total pembelian tiket diperkirakan sebanyak 4.175.

PT KAI sendiri pada masa angkutan Nataru, dari sisi operasional mengoperasikan 12 KA jarak jauh, terdiri 6 KA Putri Deli relasi Medan - Tanjung Balai (PP) dan 6 KA Sribilah relasi Medan - Rantauprapat (PP). Untuk armada sarana, KAI menyiapkan 31 lokomotif dan 71 kereta. 

Untuk mengantisipasi masa angkutan Nataru yang juga memasuki musim penghujan, PT KAI menyiapkan alat material untuk siaga (AMUS) di beberapa stasiun, di antaranya, Stasiun Medan, Pulubrayan, Binjai, Araskabu, Perbaungan, Bamban, Tebing tinggi, Siantar, Perlanaan, Seibejangkar, Kisaran, Telukdalam, Mambangmuda, Rantauprapat

Alat meterial untuk siaga yang disediakan berupa lori, alat bangunan, karung, bantalan, rel, penambat, pasir, perancah, H-beam, bendel dan lainnya. 

Tercatat di wilayah Divre I SU terdapat 11 titik rawan yang terbagi menjadi 3 titik rawan longsor, 6 titik rawan banjir dan 2 titik rawan ambles. Untuk mengantisipasi gangguan perjalanan KA di titik rawan, juga telah menyiagakan sebanyak 33 tenaga ekstra.

"Kami secara konsisten mengingatkan pelanggan untuk terus menerapkan protokol kesehatan agar kesehatan para pelanggan dapat terjaga dengan baik. Kami berkomitmen melayani pelanggan sebaik mungkin pada masa libur Nataru melalui perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman," pungkas Anwar Solikhin.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS