Bacaan 2 Kalimat Syahadat: Arti, Makna, Kandungan, Keutamaan, dan Waktu yang Tepat Mengucapkannya

Bacaan dua kalimat syahadat (Foto: Parboaboa/Ratni)

PARBOABOA - Syahadat adalah kalimat yang menjadi dasar keyakinan dalam agama Islam. Dalam kalimat ini, terkandung makna yang sangat penting, yaitu mengakui bahwa Allah SWT Maha Esa dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah.

Melansir buku Rukun Islam oleh Slamet Mulyono (2012), Rukun Islam yang pertama adalah mengucapkan dua kalimat syahadat. Syahadat artinya persaksian. Persaksian mengakui adanya Allah dan Nabi Muhammad sebagai Rasul Allah. Orang yang beragama Islam harus hafal dua kalimat syahadat.

Berdasarkan hadits Bukhari dan Muslim menyebutkan bahwa Nabi Muhammad bersabda:

"Agama Islam berdiri atas lima dasar utama, yakni mengucapkan dua kalimat syahadat yang bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan dan mengerjakan haji ke Makkah jika mampu."

Sabda Rasulullah tersebut menjadi bukti bahwa kepercayaan umat Islam adalah Allah tidak memiliki anak, tidak berayah, dan tidak memiliki ibu. Tidak ada satupun di dunia ini yang menyerupain-Nya.

Seseorang tidak dapat disebut sebagai muslim tanpa mengucapkan rukun Islam yang pertama ini. Oleh sebab itu penting bagi kita mengetahui arti dua kalimat syahadat, dan maknanya.

Pada kali ini, Anda akan mengupas secara mendalam tentang kalimat syahadat, mulai dari arti, makna dan keutamaannya. Untuk itu, mari simak ulasan di bawah ini sampai selesai.

Tulisan Kalimat Syahadat Arab, Latin dan Artinya

Tulisan Kalimat Syahadat (Foto: Parboaboa/Nada)

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الل

Tulisan syahadat latin: Asyhadu an laa ilaha illallah, wa asyhadu anna muhammadar rasulullah.

Artinya: "Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah, dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu utusan (Rasul) Allah."

Dua kalimat syahadat dan artinya wajib dilafazkan jika seseorang ingin memeluk agama Islam atau menjadi Mualaf. Kalimat ini menyatakan bahwa seseorang tidak ada keraguan dan yakin sepenuh hati untuk meyakini agama Islam.

Sebagaimana termaktub dalam hadist berikut ini:

"Barang siapa mengucapkan "laa ilaha illallaah" (syahadat) dan mengingkari terhadap penyembahan selain hanya kepada Allah, maka terjagalah hartanya dan dirinya, sedangkan perhitungan batin orang tersebut terserah kepada Allah." (HR Muslim)

Arti Syahadat

Arti Syahadat (Foto: Parboaboa/Nada)

Syahadat artinya sebuah kalimat pengakuan keimanan seorang muslim kepada Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan Yang Maha Esa dan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai utusan dan rasul-Nya.

Melansir buku Panduan Syahadat oleh Taufiqurrohman (2015), kalimat syahadat merupakan peneguh yang diberikan Allah untuk meneguhkan orang yang beriman.

Hal ini telah ada dalam surat Ibrahim "Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan 'ucapan yang teguh' dalam kehidupan di dunia dan di akhirat dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki" (QS Ibrahim: 27)

Dalam Islam, kalimat ini merupakan kalimat yang sangat penting karena dengan mengucapkannya, seseorang akan menjadi seorang muslim yang sah. Kalimat tersebut juga menjadi syarat sahnya ibadah dan perbuatan lainnya.

Bacaan dua kalimat syahadat disebut dengan syahdatain karena terdiri dari 2 kalimat, yaitu

1. Syahadat Tauhid

اَشْهَدُاَنْالَااِلَهَ اِلَّاالله 

Asyhadu alla ilaaha illallah.

Dalam bahasa Arab, tauhid artinya satu atau tunggal. Dinamakan syahadat tauhid karena kesaksian tersebut merupakan bentuk pengakuan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan semesta ini. 

Melansir dari buku Pandungan Muslim Sehari-hari oleh Dr. KH. M Hamdan Rasyid, MA dan Saiful Hadil El-Sutha (2016), kalimat syahadat tauhid adalah ikrar yang menyatakan bahwa bawah tidak ada Tugan yang layak disembah dan diibadahi di dunia selain Allah. Sebab, Allah merupakan satu-satunya pencipta seluruh makhluk dan alam semesta.

Jika seseorang telah berikrar syahadat tauhid, maka dalam hidupnya harus berkomitmen bahwa segala ibadahnya hanya ditujukan kepada Allah dan meninggalkan segala yang dilarang.

2. Syahadat Rasul

اَثْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًا رَسٌؤلُ اللهِ 

Ashadu anna muhammadar rasulullah.

Syahadat rasul merupakan pegakuan tulus bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT yang terakhir sebagai nabi dan rasul pembawa ajaran Islam. Sekaligus meyakini bahwa apapun yang diajarkan dan dilakukan Nabi Muhammad adalah benar sesuai dengan syariatnya.

Makna Dua Kalimat Syahadat

Makna 2 kalimat Syahadat (Foto: Parboaboa/Nada)

Kalimat ini adalah ungkapan keyakinan dalam agama Islam yang diucapkan oleh umat Muslim sebagai syarat utama untuk menjadi seorang Muslim. 

Dalam bahasa Arab, kalimat ini disebut "ash-shahādah" dan terdiri dari dua bagian:

  • Lā ilāha illā Allāh yang artinya Tidak ada Tuhan selain Allah.
  • Muhammadur Rasulullāh yang artinya Muhammad adalah Rasul Allah.

Makna dari kalimat ini adalah bahwa seseorang mengakui bahwa hanya ada satu Tuhan, yaitu Allah, dan Muhammad adalah utusan atau nabi terakhir Allah untuk membawa ajaran-Nya kepada manusia.

Dalam Islam, pengakuan ini dianggap sebagai kunci utama untuk masuk ke dalam agama dan menjadi seorang Muslim yang sejati. Kalimat ini juga menunjukkan bahwa seseorang siap untuk menaati ajaran Islam dan melakukan tindakan-tindakan yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Kandungan Syahadat

Kandungan Syahadat (Foto: Parboaboa/Nada)

Berikut ini adalah hal yang terkandung dalam rukun Islam yang pertama:

1. Ikrar

Ikrar adalah suatu bentuk pengakuan dan pernyataan keyakinan seseorang terhadap keesaan Allah SWT dan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah. Ikrar dalam bahasa Arab diartikan sebagai "al-'azm" yang berarti tekad atau keputusan untuk melakukan sesuatu.

Dalam konteks syahadat, ikrar terkandung dalam pengucapan 2 kalimat syahadat, yaitu "Ashhadu an la ilaha illallah, wa ashhadu anna Muhammadan rasulullah." (Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah).

2. Sumpah

Sumpah adalah pernyataan yang diucapkan dengan memanggil nama Allah SWT sebagai bentuk pengakuan yang lebih kuat. Artinya, seorang muslim harus siap dan bertanggung jawab dalam menegakkan ajaran Islam

3. Janji

Syahadat bermakna sebagai janji. Artinya, setiap muslim berjanji sampai akhir hayatnya memeluk agama Islam, serta taat kepada Allah SWT dalam segala keadaan.

4. Persaksian

Persaksian artinya bawah setiap muslim menjadi saksi atau ikrar, sumpah, ataupun janji yang dilafazkan. Dalam hal ini maksudnya kesaksiannya terhadap keesasn Allah dan kerasulan Nabi Muhammad.

Keutamaan Dua Kalimat Syahadat

Keutamaan Dua Kalimat Syahadat (Foto: Parboaboa/Nada)

Dalam agama Islam, kalimat ini memiliki keutamaan yang sangat besar dan penting. Beberapa keutamaannya antara lain:

  • Syarat Utama untuk Masuk Islam

Kalimat ini digunakan sebagai syarat utama untuk menjadi seorang Muslim dan diterima di dalam agama Islam. Dengan mengucapkan kalimat ini, seseorang mengakui keesaan Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasul-Nya.

  • Menghapus Dosa

Dalam Islam, mengucapkan kalimat ini dengan sepenuh hati dapat menghapus dosa-dosa sebelumnya. Hal ini disebut dengan istilah "taubat nasuha" atau taubat yang sungguh-sungguh.

  • Dzikir Paling Utama

Suatu ketika Ali bin Abi Thalib menemui Rasulullah dan memohon agar memberinya zikir khusus yang ringan namun berat pahalanya dari dunia seisinya.

Rasulullah Saw. menjawab, “Jangan begitu Saudaraku Ali, bahwa ucapan yang paling utama yang aku ucapkan dan juga diucapkan nabi-nabi sebelumku adalah Laa ilaha Illallah.”

أَفْضَلُ الذِّكْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

Artinya: “Zikir yang paling utama adalah bacaan laa ilaha illallah.”

  • Membuka Pintu Surga

Mengucapkan kalimat ini juga membuka pintu masuk ke surga. Sebagaimana disebutkan dalam hadis, "Siapa yang meninggal dalam keadaan mengucapkan kalimat ini dengan sungguh-sungguh, maka dia akan masuk surga."

  • Memberikan Perlindungan dari Neraka

Kalimat ini juga memberikan perlindungan dari neraka dan menghindarkan seseorang dari siksa Allah di akhirat.

  • Meningkatkan Iman

Mengucapkan kalimat ini secara rutin juga dapat meningkatkan keimanan seseorang kepada Allah dan agama Islam.

  • Menjadi Pintu Awal Menuju Kebaikan

Kalimat ini juga menjadi pintu awal bagi seseorang untuk melakukan kebaikan dan mendapatkan keberkahan dalam hidupnya.

Kapan Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat?

Kapan Dua Kalimat Syahadat Diucapkan? (Foto: Parboaboa/Nada)

Mengutip buku Akidah Akhlak Madrasah Ibtidaiyah karya Fida’ Abdullah dan Yusak Buhanudin (2021), waktu yang tepat untuk mengucapkan dua kalimat syahadat adalah sebagai berikut:

  • Ketika seseorang memutuskan untuk memeluk agama Islam dan masuk Islam (mualaf).
  • Saat menjelang akhir hayat atau saat sakaratul maut, di mana seseorang dapat mengucapkan bacaan 2 kalimat syahadat sebagai pernyataan keyakinan dan kesediaan untuk meninggalkan dunia dengan keimanan yang kuat.
  • Saat seorang bayi baru lahir memperdengarkan adzan dan iqomah di telinga bayi, sebagai simbol pemanggilan kepada keimanan, namun hal ini bukanlah wajib.
  • Saat seseorang ingin melakukan shalat, di mana dua kalimat syahadat dan artinya diucapkan sebagai bagian dari pembukaan shalat dan menjadi syarat sahnya shalat.
  • Ketika seseorang ingin memperkuat keyakinannya dalam menghadapi berbagai tantangan hidup atau merasa perlu untuk menyatakan kembali komitmen keislamannya.
  • Saat mendengar azan dan iqamah, meskipun mengucapkan bacaan 2 kalimat syahadat bukanlah bagian dari adab dan tata cara mendengarkan azan dan iqamah.

Demikianlah penjelasan lengkap tentang dua kalimat syahadat (ash-shadatan) dalam agama Islam. Jika seseorang ingin masuk Islam, maka dapat dilakukan di Kantor Urusan Agama atau masjid terdekat yang dibimbing oleh ustaz atau ulama.

Editor: Lamsari Gulo
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS