Cak Imin Minta Pemerintah Optimalkan Faskes (DOK. Humas DPR RI)

Kasus Demam Berdarah Meningkat, Cak Imin Minta Pemerintah Optimalkan Faskes

Sari | Kesehatan | 11-08-2022

PARBOABOA, Jakarta – Pimpinan DPR RI melalui Wakil Ketua DPR bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Abdul Muhaimin Iskandar atau yang biasa disapa Cak Imin, meminta pemerintah untuk mengoptimalkan pelayanan rumah sakit dan fasilitas kesehatan (faskes).

Permintaan tersebut selaras dengan meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia.

“Saya mendapat laporan bahwa kasus DBD dalam beberapa minggu ini mengalami peningkatan. Karena itu, saya meminta pemerintah untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan, terutama di daerah yang tingkat kasus DBD tinggi,” ungkap Muhaimin dalam keterangan persnya, di Jakarta, Rabu (10/08/2022).

Menurut laporan data dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yang menunjukkan kasus DBD sampai pekan ke-30 tahun 2022, ada 68.903 kasus DBD di 465 kabupaten/kota di 34 provinsi, dengan 640 kasus kematian.

Pada pekan lalu, terjadi penambahan 1.311 kasus DBD dan 13 kasus kematian.

Dari banyaknya kasus, Cak Imin menegaskan, pemerintah harus pasang badan, terutama dalam hal pelayanan tes DBD, kesiapan tenaga medis, dan ketersediaan obat-obatan.

“Ini sebuah peringatan untuk pemerintah dan kita semua, bahwa kasus DBD ini jangan diabaikan. Apalagi terdapat kemiripan gejala awal pada pasien DBD dengan pasien Covid-19, sehingga perlu adanya pendeteksian dini yang lebih cepat dan akurat,” ujarnya.

Selain itu, Cak Imin juga mendorong Kemenkes dan Dinas Kesehatan (Dinkes) di segala penjuru untuk menggencarkan penyuluhan pencegahan penularan dan pengendalian peningkatan kasus DBD.

Salah satu langkah yang harus digalakkan adalah kegiatan bersih-bersih dan melakukan penyemprotan (fogging) secara berkala, khususnya di daerah pemukiman padat penduduk.

“Pemerintah diharuskan lebih gencar dalam mengampanyekan pola hidup sehat dan bersih kepada masyarakat, misalnya melalui gerakan 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur yang bisa memicu munculnya nyamuk penyebab DBD,” katanya.

Selain itu, Cak Imin mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap infeksi penularan DBD dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan imun tubuh.

“Perlu adanya kesadaran dari masyarakat untuk mencegah kembali naiknya kasus DBD di lingkungan. Masyarakat harus menjaga kebersihan lingkungan dan diri serta terus meningkatkan imun tubuh,” pungkasnya.

Tag : #kasus DBD    #cak imin    #kesehatan    #faskes    #kemenkes    #DPR RI   

Baca Juga