Kenali Gejala dan Cara Mencegah Asma Alergi Kambuh

Kenali Gejala dan Cara Mencegah Asma Alergi Kambuh (Foto: Parboaboa/ Felix)

PARBOABOA, Jakarta - Ketika mengalami bersin, itu adalah hal yang wajar. Namun jika bersin terjadi terus-menerus. Maka hal itu menjadi pertanda adanya asma alergi dalam tubuh kita. Karena saat kita mengalami bersin disertai tarikan nafas yang tinggi dan sesak nafas sekaligus, kita mungkin menderita asma alergi.

Asma Alergi merupakan kondisi dimana alergi terjadi bersamaa dengan asma. Hal itu bisa menyebabkan saluran udara kita mengencang setiap kali kita menghirup alergen.

Ada banyak alergen yang dapat memicu asma alergi. Semua jenis alergen tersebut berkumpul di dalam lingkungan, contohnya seperti berikut ini:

1. Bulu hewan peliharaan

2. Tungau debu

3. Kecoak

4. Cetakan

5. Serbuk sari

Jika serbuk sari atau jamur memicu kondisi tersebut, asma alergi dapat saja terjadi hanya saja secara musiman. Ketika hewan peliharaan kita atau tungau (serangga ukuran kecil) debu di tempat tidur kita dapat menyebabkan salah satu pemicunya, karena kita mungkin mempunyai gejala sepanjang tahun.

Gejala Asma Alergi

Ahli alergi dan imunologi Ronald Purcell menerangkan bahwa ada sejumlah tanda yang menunjukkan bahwa kita mengalami asma alergi.

Berikut ini beberapa gejala Asma Alergi yang perlu kita ketahui:

1. Bersin

2. Hidung tersumbat

3. Hidung dan mata gatal

Ketika asma telah mempengaruhi paru-paru, hal tersebut bisa menyebabkan batuk, sesak napas, dan sesak dada.

Cara Mencegah Asma Alergi

Untuk bisa mencegah kambuhnya asma alergi, kita bisa melakukan  langkah-langkah berikut ini:

1. Identifikasi penyebab alergi

Zat yang berbeda berpotensi menyebabkan alergi dan gejala asma. Setelah kita mengidentifikasi alergen mana yang menyebabkan gejala kita dapat menghindari pemicu tersebut. Cara ini membantu mengurangi resiko serangan asma.

Jika kita ingin mengetahui alergen mana yang dapat menyebabkan gejala bagi kita, maka kita dapat berkonsultasi ke dokter untuk melakukan beberapa tes, termasuk tes kulit dan darah.

2. Hindari alergen

Setelah mengetahui penyebab asma, kita bisa mencoba menghindarinya. Hal ini dapat dilakukan dengan menghilangkan atau mengurangi alergen di ruma kita.

Misalnya, jika tungau (serangga ukuran kecil) debu memicu gejala asma alergi, kita bisa mengurangi jumlahnya dengan mencuci tempat tidur secara teratur dan melepaskan karpet.

Jika jamur tersebut menjadi penyebabnya, kita dapat mulai menggunakan alat dehumidifier di rumah kita dan menghindari kipas angin yang membawa udara luar.

Dan ketika serbuk sari mempengaruh kita, cuci pakai kita setelah kita keluar rumah dan tutup jendela.

3. Lacak gejala

Melacak gejala dapat membantu kita untuk bersiap menghadapi serangan asma di kemudian hari. Cara ini juga membuat kita lebih sadar dengan gejala yang timbul.

Bagi kita telah merasakan tanda-tanda serangan asma alergi itu, kita dapat minum obat dan segera menjauhi diri dari pemicu alergi sebelum kondisi kita semakin memburuk.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS