Kesehatan Optimal: Ayo Simak Peranan Promotif, Preventif, Kuratif, dan Rehabilitatif

Ilustrasi Alat Kesehatan (Foto:PARBOABAO/Norben Syukur)

PARBOABOA, Jakarta – Masih kuat dalam ingatan kita, beberapa istilah kesehatan yang muncul dalam debat terakhir Calon Presiden RI yang diselenggarakan pada Minggu (4/2/2024) lalu.

Banyak istilah dalam bidang kesehatan memang kerap sulit dipahami oleh masyarakat yang tidak bergerak pada bidang tersebut.

Istilah-istilah kesehatan tersebut antara lain, promotif, preventif, kuratif dan Rehabilitatif. Lantas, apa arti dari istilah kesehatan tersebut?

Menurut UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan menyebut Pelayanan Kesehatan adalah segala bentuk kegiatan dan/ atau serangkaian kegiatan pelayanan yang diberikan secara langsung kepada perseorangan atau masyarakat.

Hal ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan/atau paliatif.

1. Promotif

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI, pelayanan kesehatan promotif adalah serangkaian kegiatan pelayanan kesehatan yang lebih berfokus pada promosi kesehatan.

Sementara Rural Health Information menjelaskan bentuk dari usaha promotif ini sangat bisa beragam.

Misalnya memberikan penyuluhan kesehatan tentang pengenalan terhadap faktor risiko, gejala, dan pencegahan penyakit, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Cuci tangan pakai sabun (CTPS).

Kemudian, mengkonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur. Tidak membuang sampah sembarangan. Melakukan kerja bakti untuk menciptakan lingkungan sehat.

Selain itu, menggunakan pelayanan kesehatan dan menjalankan gaya hidup sehat bersama anggota keluarga.

Usaha ini bermaksud mengajak masyarakat melakukan perubahan dan mengurangi risiko penyakit kronis. Misalnya, menjalankan kampanye kesadaran berhenti merokok.

2.  Preventif

Menurut KBBI, preventif merujuk pada tindakan pencegahan. Dalam konteks kesehatan, upaya pencegahan merupakan langkah proaktif untuk menjaga kesehatan.

Healthline menjelaskan langkah preventif dalam kesehatan sebagai langkah-langkah perawatan rutin yang bertujuan untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Upaya pencegahan dalam bidang kesehatan tidak hanya sebatas pada kampanye-kampanye atau promosi-promosi, tetapi juga melibatkan tindakan konkret. Misalnya, rutin mencuci tangan dengan sabun untuk mencegah infeksi.

Selain itu, melakukan pemeriksaan rutin untuk mendeteksi kondisi medis sebelum timbulnya masalah kesehatan. Termasuk pendeteksian dini penyakit seperti kanker dan stroke.

3. Kuratif

Kuratif merujuk pada upaya dalam praktik perawatan kesehatan yang bertujuan untuk menyembuhkan kondisi yang sudah ada.

Tindakan ini berbeda dengan pendekatan preventif yang bertujuan untuk mencegah timbulnya masalah kesehatan.

Langkah-langkah kuratif dilakukan setelah masalah kesehatan muncul, dan sering kali melibatkan pengobatan medis.

Usaha kuratif seringkali dijalankan bersamaan dengan pengobatan untuk mempercepat proses penyembuhan. Perawatan kuratif dijalankan sesuai dengan kondisi spesifik pasien.

Sebagai contoh, terapi untuk mencegah pembentukan gumpalan darah pada pasien stroke bertujuan untuk mengurangi resiko serangan berikutnya.

Sementara, dalam kasus kanker, kemoterapi merupakan salah satu metode kuratif yang digunakan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker dan menyembuhkan pasien.

4. Rehabilitasi

Menurut definisi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), rehabilitasi mengacu pada upaya untuk mengatasi konsekuensi yang timbul dari kondisi kesehatan terhadap aktivitas sehari-hari seseorang.

Rehabilitasi merupakan serangkaian tindakan yang bertujuan untuk memaksimalkan potensi dan kemampuan individu dalam menghadapi tantangan yang timbul akibat kondisi kesehatan yang dimilikinya.

Hal ini mencakup pengurangan dampak yang ditimbulkan oleh masalah kesehatan individu terkait aktivitas sehari-hari.

Sebagai contoh, terapi bicara dan bahasa digunakan untuk membantu seseorang memulihkan kemampuan komunikasinya setelah mengalami cedera otak.

Penting untuk dicatat bahwa rehabilitasi bukanlah sekadar sebuah istilah dalam bidang kesehatan, melainkan merupakan rangkaian tindakan konkret yang sesuai dengan kebutuhan individu yang bersangkutan.

Meskipun setiap kasus memiliki ciri khas dan tindakan yang berbeda, namun tujuan akhir dari rehabilitasi adalah meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Editor: Norben Syukur
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS