Manfaat Lilin Aromaterapi, Lengkap dengan Rekomendasi Essential Oil dan Cara Membuatnya

Manfaat Lilin Aromaterapi dan Cara Membuatnya (Foto:iStockPhoto)

PARBOABOA - Mengandalkan pesona lilin aromaterapi di tengah riuhnya kehidupan sehari-hari kini menjadi opsi yang tak dapat diabaikan oleh banyak individu. Mengapa tidak?

Lewat aroma yang memikat yang dihasilkan oleh lilin ini, tak heran jika lilin aromaterapi seringkali menjadi pilihan yang sangat tepat untuk menghadirkan kedamaian dan ketenangan dalam berbagai situasi.

Tak sampai situ, beragam pilihan aroma, seperti lavender, peppermint, bahkan chamomile, dapat menjadi pilihan utama untuk meningkatkan suasana hati.

Aroma dari lilin ini juga mampu merangsang bagian otak yang bertanggung jawab atas emosi, sehingga dapat menciptakan suasana yang lebih damai dan rileks. 

Maka tak heran, lilin aromatik sangat cocok digunakan untuk meredakan kelelahan setelah beraktivitas seharian.

Untuk mengetahui lebih dalam apa manfaat lilin aromaterapi di dalam kehidupan sehari-hari, berikut Parboaboa telah merangkumnya pada ulasan kali ini, lengkap dengan cara membuatnya.

Pengertian Lilin Aromaterapi

Lilin Aromaterapi (Foto: iStockPhoto) 

Mengutip laman resmi KKN Universitas Diponegoro (UNDIP), lilin aromaterapi adalah jenis lilin aromatik yang tidak hanya berfungsi sebagai pewangi ruangan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menenangkan pikiran dan bahkan mengusir serangga.

Dengan menggunakan bahan-bahan yang umumnya ada di sekitar kita, lilin aromatik dapat dibuat secara sederhana.

Keunikan dari lilin aromaterapi adalah, adanya aroma khusus dari minyak essensial, menjadikannya alternatif menarik bagi lilin konvensional yang hanya berfungsi sebagai sumber cahaya.

Manfaat Lilin Aromaterapi

Manfaat Lilin Aromaterapi (Foto: iStockPhoto) 

Tak hanya sekedar lilin biasa, candle aromatic memiliki sejumlah peran penting yang bisa dirasakan oleh siapa saja saat menghirup aromanya. Adapun manfaat lilin aromaterapi antara lain adalah:

1. Efek Relaksasi

Manfaat yang sering kali dihubungkan dengan penggunaan lilin aromatik adalah kemampuannya dalam membantumu merasa lebih rileks dan tenang.

Saat menyalakan lilin aromatik, maka aroma dari minyak esensial akan tersebar ke udara.

Menghirup aroma ini diyakini memiliki efek menenangkan pada tubuh dan pikiran, membantumu mencapai tingkat relaksasi yang lebih baik.

2. Kepenatan Mental

Terdapat beberapa aroma minyak esensial juga dianggap bermanfaat meningkatkan kejernihan mental dan konsentrasi.

Jika kamu sering merasa sulit untuk berkonsentrasi atau memusatkan perhatian pada tugas-tugas tertentu, maka bisa mencoba menggunakan lilin aromatik dengan aroma yang segar seperti peppermint atau lemon.

3. Peningkatan Kualitas Tidur

Tak sedikit, jenis lilin aromaterapi dirancang khusus untuk meningkatkan kualitas tidur.

Aroma dari beberapa minyak esensial, seperti lavender, diyakini mampu merangsang tidur yang lebih nyenyak dan bahkan membantu mengatasi masalah insomnia.

4. Mengurangi Rasa Cemas

Kecemasan bisa memiliki dampak negatif pada keseharian kita dan mengganggu fungsionalitas normal.

Lilin yang digunakan dalam aromaterapi mampu membantu mengurangi rasa cemas dengan menurunkan kadar adrenalin dan membantu mengatur pernapasan.

Bagi mereka yang mengalami kecemasan, mengombinasikan aromaterapi dengan penggunaan kristal bisa menjadi solusi yang bermanfaat.

5. Penyembuhan Alternatif bagi Ibu Hamil

Merujuk pada buku berjudul "Terapi Komplementer untuk Mengatasi Keluhan Selama Kehamilan" oleh Siska Agustina Lestari, salah satu manfaat utama aromaterapi adalah sebagai bentuk penyembuhan alternatif yang memiliki dampak positif bagi ibu hamil.

Hal ini disebabkan oleh keberadaan minyak esensial dan senyawa aromatik lainnya dalam aromaterapi yang mampu berpengaruh pada aspek jiwa, emosi, dan bahkan fungsi kognitif dalam kesehatan seseorang, termasuk ibu hamil.

Jenis Aromaterapi dan Manfaatnya

Dikutip dari Candle Junkies, menjelaskan bahwa tindakan menyalakan lilin aromatik sebelum tidur memiliki kepercayaan dapat mempercepat proses tidur, terutama jika sedang mengalami insomnia.

Meski demikian, menggunakan jenis aromatik sesuai kebutuhan, mood, dan kepribadianmu juga berperan penting untuk mendapatkan fungsi dari candle aromatic ini.

Untuk itu, berikut beberapa jenis aromaterapi dan manfaatnya yang bisa kamu gunakan di dalam lilin aromatik favoritmu!

A. Neroli

Varian dengan aroma bunga neroli menjadi pilihan aromaterapi yang bagus untuk kesehatan. Pilihan essential oil ini memiliki kemampuan menghasilkan ketenangan, terutama saat mendekati waktu tidur.

Keajaiban aroma neroli mampu meredakan pikiran serta mengurangi tingkat stres.

Tidak mengherankan, bunga neroli sering digunakan sebagai antidepresan dan pendongkrak suasana hati. Dengan efek ini, aroma neroli menjadi pilihan yang ideal sebelum tidur.

B. Jeruk

Aroma buah seringkali dihubungkan dengan kemampuan memberikan kesegaran dan energi, namun aroma jeruk juga memiliki daya menenangkan yang luar biasa terhadap stres.

Penggunaan aroma jeruk telah dikenal sejak lama oleh mereka yang mengalami insomnia, dan juga diakui secara luas sebagai opsi alami untuk meredakan gejala Sindrom Pramenstruasi (PMS).

Aroma jeruk sangat cocok untuk menciptakan aroma segar di dalam rumah dan bisa dicampur dengan nuansa neroli atau melati untuk membantu menciptakan suasana yang tenang di malam hari.

C. Melati

Aroma melati adalah aromaterapi yang bagus untuk kesehatan, yang mana varian ini dapat menjadi alat bantu tidur yang sangat istimewa, karena mampu merilekskan tubuh dan memudahkan proses tidur.

Hal ini terbukti sangat bermanfaat bagi mereka yang mengalami sindrom kaki pegal, karena otot-otot akan rileks sebelum tidur, mengurangi risiko gangguan tidur dan gejala gemetar pada tungkai dan kaki.

D. Kamomil

Tidak hanya untuk diminum sebagai teh, varian aroma chamomile juga sangat cocok untuk dijadikan aromaterapi yang bermanfaat bagi kesehatan saat malam hari.

Menggabungkan kehadiran minuman teh kamomil dengan lilin aromatik yang memiliki aroma serupa bisa menjadi kombinasi yang sempurna untuk menikmati tidur malam yang nyaman.

Aroma ini mampu merangsang ketenangan dan relaksasi tubuh, sambil membantu meredakan ketegangan dan stres.

Keistimewaan aroma chamomile terletak pada wanginya yang lembut dan ringan, menjadikannya pilihan yang cocok bagi mereka dengan indera penciuman sensitif yang tidak menyukai aroma manis yang terlalu kuat.

E. Kayu Cendana atau Sandalwood

Aroma ini memiliki sentuhan manis yang menarik, namun jangan meremehkannya, karena aroma ini memiliki potensi yang nyata untuk membantu tidurmu.

Salah satu keuntungan utama menggunakan lilin aromatik dengan aroma kayu cendana adalah kemampuannya memperpanjang durasi tidurmu dibandingkan pola tidur biasa.

Namun jangan khawatir, kamu masih bisa merasakan semua manfaat tidur nyenyak sambil menambah waktu tidur yang lebih lama.

Penggunaan lilin aromatik membantu menciptakan suasana ketenangan di ruangan, dan menghirup aroma yang menawan ini akan merangsang tubuhmu untuk bersantai dan mempersiapkan diri untuk tidur.

F. Lavender

Manfaat aroma lavender dalam membantu menciptakan suasana tidur yang nyaman sangatlah terasa.

Misalnya dengan meneteskan minyak esensial lavender pada bantal, menggunakan masker mata dengan aroma lavender, atau merendam diri dalam air hangat yang dicampur dengan minyak esensial lavender yang menenangkan.

Namun, jika kamu sudah mencoba berbagai cara tersebut dan masih sulit tidur, jangan ragu untuk mencoba lilin aromatik dengan aroma lavender.

Lavender sangat efektif, terutama saat menghadapi kecemasan, karena dipercaya mampu memberikan efek menenangkan dan meredakan detak jantung yang berpacu kencang.

Cara Buat Lilin Aromaterapi

Cara Membuat Lilin Aromaterapi (Foto: iStockPhoto) 

Melihat beragam manfaat yang ditawarkan, tidak heran bahwa banyak orang mulai tertarik untuk mengetahui bagaimana cara membuat lilin aromaterapi sendiri.

Jika kamu juga penasaran tentang proses pembuatan lilin aromaterapi, Parboaboa telah menyediakan panduan cara membuatnya yang dapat kamu praktikkan langsung di rumah.

Berikut adalah bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat candle aromatic:

  • Pilih jenis lilin, seperti lilin parafin konvensional atau lilin alami seperti beeswax, kedelai, atau kelapa sawit.
  • Minyak aromaterapi, pilih jenis dan variasi yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhanmu.
  • Siapkan wadah untuk lilin, seperti toples, kaleng, gelas, mangkuk kecil, atau wadah dengan desain unik dan menarik.
  • Sumbu lilin.
  • Panci untuk melelehkan lilin.
  • Pewarna makanan sesuai dengan warna pilihanmu.

Setelah menyiapkan bahan dalam membuat lilin ini, berikut cara buat lilin aromaterapi yang wajib kamu pahami!

  1. Pertama, siapkan wadah untuk lilin dan letakkan sumbu di tengahnya. Pastikan sumbu tertata rapi. Tahan sumbu dengan menggulungkannya atau merekatkannya pada pensil, pulpen, atau sumpit yang diletakkan di atas wadah.
  2. Potong lilin menjadi bagian kecil agar mudah dicairkan, lalu masukkan ke dalam panci kecil atau mangkuk tahan panas.
  3. Panaskan air dalam panci hingga mendidih, lalu kecilkan api. Letakkan panci atau mangkuk yang berisi potongan lilin di atas air mendidih.
  4. Aduk adonan lilin hingga mencair dan teteskan pewarna makanan sesuai dengan warna yang diinginkan.
  5. Matikan kompor dan turunkan suhu lilin dengan menganduknya. Teteskan minyak aromaterapi dan aduk hingga tercampur merata. Jumlah tetesan minyak aromaterapi dapat disesuaikan dengan preferensi.
  6. Biasanya dibutuhkan sekitar 10 tetes minyak aromaterapi per 450 gram lilin untuk menghasilkan wangi yang menyenangkan tanpa terlalu kuat.
  7. Tuangkan campuran lilin ke dalam wadah dan tunggu hingga membeku. Pastikan ujung sumbu tidak terendam dalam lilin saat menuangkan.

Demikianlah ulasan lengkap mengenai apa saja sebenarnya manfaat lilin aromaterapi, lengkap dengan rekomendasi aromaterapi dan cara membuatnya.

Dengan memahami ulasan di atas, kamu dapat menciptakan suasana yang menenangkan dan relaksasi di dalam rumahmu sendiri. Selamat mencoba!

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS