Olahraga Squash: Sejarah, Aturan Main, Teknik Dasar dan Manfaatnya

Olahraga squash (Foto: Insatagram/@squashub.id)

PARBOABOA - Olahraga squash adalah sebuah olahraga raket yang dimainkan oleh dua pemain atau empat pemain (dalam mode ganda) di dalam lapangan tertutup dengan dinding dan garis-garis yang ditandai pada lantai.

Tujuan dari olahraga ini adalah untuk memukul bola kecil ke dinding di atas garis tengah lapangan, dan membuat lawan tidak mampu mengembalikannya. Pemain harus bergerak dengan cepat dan melakukan pukulan dengan teknik yang baik.

Cabang olahraga yang pernah dipertandingan di Asia Games 2018 ini cukup populer ke berbagai negara. Bahkan squash juga menjadi salah satu point dalam kesiapan Pemerintah Provinsi untuk Pon 2024 mendatang.

Lantas bagaimana sih sejarah awal cabang olahraga popular ini? dan Bagaimana cara bermaian Olahraga squash? untuk mengetahuinya. Yuk, simak informasi selengkapnya di dibawah ini!

Sejarah Olahraga Squash

Sejarah olahraga squash (Foto: Freepik)

Olahraga squash berasal dari Inggris pada abad ke-19 dan kemudian menyebar ke seluruh dunia sebagai olahraga populer. Sejarah awal squash bisa ditelusuri kembali ke abad ke-18 di Inggris, di mana orang-orang mulai bermain dengan bola yang terbuat dari karet dalam ruangan tertutup.

Olahraga ini dikenal dengan nama "racquets" dan dimainkan di ruang bawah tanah. Pada tahun 1830, olahraga ini berkembang menjadi "squash racquets" yang kemudia dimainkan dalam ruangan yang lebih kecil dengan aturan yang sedikit berbeda.

Squash atau tenis dinding mulai menyebar ke seluruh dunia pada awal abad ke-20, dan menjadi olahraga yang populer di Inggris dan Amerika Utara pada tahun 1920-an. Pada tahun 1923, Asosiasi Squash Inggris didirikan, dan menjadi federasi internasional pertama untuk olahraga ini.

Pada tahun 1967, Kejuaraan Squash Dunia pertama diadakan di London, Inggris. Pada tahun 1986, olahraga ini diterima oleh Komite Olimpiade Internasional sebagai olahraga demonstrasi di Olimpiade Seoul 1988.

Meskipun demikian, olahraga squash belum dipertandingkan secara resmi di Olimpiade hingga saat ini. Sejak itu, squash terus berkembang sebagai olahraga populer di seluruh dunia, dengan lebih dari 20 juta pemain di lebih dari 185 negara.

Olahraga ini diakui oleh Komite Olimpiade Internasional dan diharapkan dapat dipertandingkan pada Olimpiade di masa depan.

Peraturan Permainan Squash

Peraturan permainan squash (Foto: iStock)

Teknis dinding ini memiliki kesamaan dengan permainan tenis, hanya saja pemain berinteraksi dengan dinding, bukan dengan lawan main. Dua pemain secara bergantian memukul bola ke dinding dan setiap kali salah satu pemain memenangkan reli, satu poin diberikan.

Lantas, mengapa squash berbeda dengan tenis atau bulu tangkis? Untuk bisa membedakannya, berikut ini dijelaskan aturan permainan squash:

1. Servis

  • Berdiri dengan satu kaki di kedua kotak servis.
  • Pukul bola ke dinding depan sehingga mendarat di atas garis servis dan di bawah garis keluar.
  • Bola harus bergerak dari dinding depan ke sudut belakang yang berlawanan (di belakang garis pendek dan di sisi lain garis setengah lapangan dari tempat servis).
  • Pemain dapat memantulkan bola dari tembok lain atau memukul bola penuh.

2. Reli

  • Bola harus mengenai dinding depan setiap kali dipukul, tetapi bisa mengenai dinding lain sebelum atau sesudahnya.
  • Lawan harus memukul bola sebelum pantulan kedua.
  • Pemain dapat memukul bola sebelum bola tersebut memantul di lantai.
  • Pemain dapat menggunakan seluruh lapangan setelah servis dipukul, dan tidak ada batasan di mana harus berlari.

Dalam peraturan permainan squash, bola dianggap keluar jika:

  1. Menyentuh pembatas atau garis keluar.
  2. Bola dipukul di atas garis di luar lapangan (saat servis atau selama reli).
  3. Bola memantul di lantai lebih dari sekali sebelum dipukul.
  4. Servis mendarat di area yang salah.

Poin akan dihitung jika:

  1. Pemain yang memenangkan reli akan mencetak satu poin.
  2. Permainan akan berakhir ketika salah satu pemain mencapai 11 poin, dan jika skornya 10-10, permainan akan terus berlanjut sampai salah satu pemain memenangkan dua poin berturut-turut.
  3. Pertandingan terdiri dari lima game.

Peralatan dan Lapangan Squash

Peralatan dan lapangan squash (Foto: Adobe Stock)

Squash adalah permainan yang dimainkan di dalam lapangan berukuran 10 x 6 meter yang dikelilingi oleh empat dinding setinggi sekitar 5-6 meter. Hanya diperlukan sebuah raket dan bola yang dirancang khusus untuk permainan squash.

Dalam pertandingan tunggal, dua pemain memainkan bola secara bergantian dengan tujuan memantulkannya ke dinding depan, dengan syarat bola tidak boleh memantul di lantai lebih dari satu kali.

Teknik Olahraga Squash

Teknik olahraga squash (Foto: Adobe Stock)

Penguasaan teknik tentu akan sangat mempengaruhi kemampuan pemain dalam menghasilkan pukulan yang tepat dan akurat. Berikut adalah teknik olahraga squah yang wajib dikuasai, yakni:

1. Servis

Servis adalah pukulan awal dalam permainan olahraga squash. Pukulan ini dilakukan dari area servis dengan mengarahkan bola ke dinding depan. Pemain harus memastikan bola melewati garis tin dan jatuh di area servis lawan.

Pemain juga harus memperhatikan posisi tubuh dan teknik pukulan yang tepat agar dapat menghasilkan servis yang baik dan menguntungkan.

2. Pukulan Drive

Pukulan drive adalah pukulan yang dilakukan dengan mengarahkan bola ke dinding belakang. Teknik ini dilakukan dengan menggunakan gerakan tangan dan bahu yang kuat untuk menghasilkan pukulan yang cepat dan kuat.

Pemain harus memperhatikan posisi tubuh yang benar dan mengarahkan bola ke sisi dinding yang diinginkan agar dapat menghasilkan pukulan yang efektif.

3. Pukulan Dropshot

Pukulan dropshot adalah pukulan yang dilakukan dengan mengarahkan bola ke dinding depan dengan sedikit mengurangi kecepatan bola agar jatuh dekat dengan dinding.

Teknik ini membutuhkan kecepatan dan akurasi yang tepat, karena bola harus jatuh dekat dengan dinding dan tidak mudah dijangkau oleh lawan.

4. Pukulan Cop

Pukulan cop adalah pukulan yang dilakukan dengan memukul bola dengan ujung raket agar bola memantul di atas kepala lawan.

Teknik ini membutuhkan akurasi dan kontrol yang baik, karena pemain harus memperhatikan kecepatan dan arah bola agar dapat memantul di atas kepala lawan.

5. Pukulan Smash

Pukulan smash adalah pukulan yang dilakukan dengan menggunakan tenaga yang kuat untuk menghantam bola ke dinding belakang dengan cepat dan kuat.

Teknik ini membutuhkan kecepatan dan kekuatan yang tepat, karena pemain harus dapat menghasilkan pukulan yang efektif dan sulit dijangkau oleh lawan.

6. Pukulan Boast

Pukulan boast adalah pukulan yang dilakukan dengan mengarahkan bola ke dinding belakang yang kemudian memantul ke dinding depan.

Teknik ini membutuhkan akurasi dan kontrol yang baik, karena pemain harus dapat memperhatikan arah dan kecepatan bola agar dapat memantul ke dinding depan dengan sempurna.

7. Pukulan Cross

Pukulan cross adalah pukulan yang dilakukan dengan mengarahkan bola ke dinding diagonal dari posisi pemain.

Teknik ini membutuhkan kecepatan dan akurasi yang tepat, karena pemain harus memperhatikan posisi bola dan arah yang diinginkan agar dapat menghasilkan pukulan yang efektif dan sulit dijangkau oleh lawan.

Manfaat Olahraga Squash

Manfaat olahraga squash (Foto: iStock)

Squash adalah olahraga yang menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Beberapa manfaat dari olahraga ini antara lain:

  • Meningkatkan kekuatan dan kebugaran tubuh
  • Meningkatkan kesehatan kardiovaskular
  • Membantu menurunkan berat badan dan mengontrol berat badan
  • Meningkatkan kesehatan tulang dan sendi
  • Meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan tubuh
  • Meningkatkan konsentrasi dan kepercayaan diri
  • Membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental
  • Meningkatkan keterampilan sosial dan kebersamaan

Demikian penjelasan tentang olahraga squash lengkap dengan sejarah, aturan main, teknik dasar, dan manfaatnya dalam menjaga kebugaran tubuh. Permainan ini membutuhkan kecepatan, ketepatan, serta ketahanan fisik yang tinggi.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS