Bupati Labuhan Batu jadi OTT KPK Pertama di 2024

Bupati Labuhan Batu, Erik Atrada Ritonga terjaring OTT KPK dalam dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa. (Foto: Instagram/@erikadtradaritonga)

PARBOABOA, Jakarta - Bupati Labuhan Batu, Sumatra Utara (Sumut), Erik Atrada Ritonga (Erik Ritonga) diseret oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), Kamis (11/1/2024).

OTT Erik Ritonga diduga berkaitan dengan perkara korupsi suap pengadaan barang dan jasa di daerah itu. Erik adalah orang pertama yang terjaring OTT KPK di tahun 2024.

Sebelumnya, di akhir tahun 2023 lalu, melalui OTT, Komisi Anti Rasuah menyeret Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kusuba. Sama seperti Erik, Abdul Gani terjaring OTT pengadaan barang dan jasa. 

Dalam OTT Erik Ritongga, KPK turut meringkus 10 orang lainnya yang terdiri dari Kepala Dinas, anggota DPRD hingga pihak swasta.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengatakan, dari unsur swasta, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan untuk mendalami keterlibatan pelaku, sehingga nanti dapat ditentukan siapa sebagai tersangka dan siapa hanya sebagai saksi.

Sementara, Kabag pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan, dari pelaku "turut pula diamankan sejumlah uang sebagai barang bukti, dan saat ini para pihak yang ditangkap masih dilakukan pemeriksaan oleh tim KPK."

Profil Erik Atrada Ritonga

Erik Atrada Ritonga adalah Bupati Labuhan Batu periode 2021-2024. Sebelum jadi Bupati, ia pernah menjadi anggota DPR RI dari dapil Sumut 2 selama 2 periode, 2014-2019 hingga 2019-2024.

Sebelum terjun ke dunia politik, ia berprofesi sebagai seorang dokter dan hingga saat ini masih menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Elpi Al Azis sejak 2015.

Pria berusia 43 tahun ini lahir Rantau Prapat, Labuhan Batu, Sumut pada 5 Mei 1980. Di Rantau Prapat, ia menamatkan SD dan SMP, lalu melanjutkan SMA di di SMA Negeri 16 Bandung.

Setelahnya, ia melanjutkan S1 di Universitas Sumatra Utara (USU) dan S2 di Universitas Sari Mutiara Indonesia. Pada tahun 2021 ia terpilih menjadi Bupati Labuhan Batu berpasangan dengan Ellya Rosa Siregar. 

Dilansri dari LKHPN, Erik memiliki harta kekayaan sejumlah Rp 15.595.539.150 atau 15,59 miliar. Harta kekayaan tersebut terdiri dari 15 bidang tanah yang tersebar di Labuhan Batu, Padang Lawas Utara, dan Medan.

Selain itu, ia tercatat memiliki harta bergerak sejumlah Rp 350 juta, 5 unit truk seharga 500 juta dan Rp 2,4 miliar khas dan setara khas, 1 unit Pajero Sport dan 1 unit Toyota Alphard.

Editor: Rian
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS