Gambar Gerhana Bulan Total (Foto: detik.com via AP/Ringo H.W. Chiu)

Proses Terjadinya Gerhana Bulan: Pengertian dan Jenis-jenisnya

Patrick | Pendidikan | 09-11-2022

PARBOABOA - Proses terjadinya gerhana bulan merupakan sebuah fenomena alam yang terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampakan bulan tertutup oleh bayangan bumi.

Hal ini akan terjadi sekitar empat atau tujuh kali dalam setahun. Bumi, Bulan dan Matahari akan berbaris tepat untuk menciptakan pertunjukan bayangan skala kosmik yang dikenal sebagai gerhana.

Terdapat dua jenis gerhana yaitu gerhana matahari dan bulan. Selama gerhana bulan, bayangan Bumi akan mengaburkan Bulan. Begitu juga sebaliknya selama gerhana matahari, bulan menghalangi Matahari dari pandangan.

Pada kesempatan kali ini, kita akan lebih fokus membahas tentang gerhana yang terjadi pada bulan. Sebelum itu, kita harus mengetahui terlebih dahulu pengertian gerhana ini dan seterusnya jenis hingga ke proses terbentuknya.

Pengertian Gerhana Bulan

Proses tertutupnya Bulan oleh bayangan Bumi merupakan pengertian dari apa itu gerhana bulan. Peristiwa ini hanya akan terjadi jika posisi Matahari, Bulan dan Bumi tepat membentuk garis lurus dan pada saat Bulan berada dalam fase Bulan Purnama.

Bulan yang mengalami gerhana total juga sering disebut blood moon (bulan darah) karena warna kemerahannya. Warna tersebut merupakan akibat dari cahaya Matahari yang terefraksi oleh atmosfer Bumi dan mencapai permukaan Bulan.

Alasan yang sama juga menyebabkan warna kemerahan di langit Bumi saat Matahari terbit dan Matahari terbenam.

Proses terjadinya Gerhana Bulan

Jelaskan secara singkat proses terjadinya gerhana bulan! Secara Astronomi,  gerhana bulan muncul bila Bulan sedang beroposisi dengan Matahari.

Namun, karena kemiringan bidang orbit Bulan terhadap bidang ekliptika sebesar 5°, maka tidak setiap oposisi Bulan dengan Matahari akan mengakibatkan gerhana bulan.

Perpotongan bidang orbit Bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan dua buah titik potong yang disebut node, yaitu titik tempat Bulan memotong bidang ekliptika.

Gerhana bulan terjadi karena Bulan beroposisi pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya.

Maka seharusnya, gerhana bulan akan diikuti dengan gerhana Matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara Matahari dengan Bumi.

Pada peristiwa gerhana bulan, sering kali Bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar Matahari yang dibelokkan ke arah Bulan oleh atmosfer Bumi dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah.

Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, Bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun cokelat. Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali.

Jenis-jenis Gerhana Bulan

Gerhana bulan ini dibagi menjadi 3 jenis yaitu gerhana bulan total, gerhana bulan sebagian dan gerhana bulan penumbra. Tahukah teman-teman apa perbedaan dari ketiga jenis gerhana tersebut? Untuk lebih jelasnya, simak uraian berikut!

Gerhana Bulan Total

Gerhana bulan total terjadi ketika seluruh bayangan umbra Bumi menutupi Bulan, sehingga Matahari, Bumi dan Bulan berada tepat di satu garis yang sama.

Baca juga: Daftar Wilayah untuk Amati Gerhana Bulan Total 8 November

Gerhana Bulan Sebagian

Gerhana bulan sebagian disebut juga sebagai gerhana yang terjadi sebagai gerhana parsial atau setengah. Hal ini terjadi ketika bumi tidak seluruhnya menghalangi bulan dari sinar matahari.

Sebagian permukaan bulan berada di daerah penumbra, sehingga masih terdapat sebagian sinar matahari yang sampai ke permukaan bulan.

Gerhana Bulan Penumbra

Gerhana ini terjadi ketika seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang sedikit buram.

Sebagai catatan jika ada kata yang tidak dimengerti akan kami jelaskan dibawah ini:

Orbit: Jalur yang dilalui oleh objek disekitar objek lainnya di dalam pengaruh gaya gravitasi

Ekliptika:  Jalur yang dilalui oleh suatu benda dalam mengelilingi suatu titik pusat sistem koordinat tertentu

Node: Dua buah garis atau jalur yang saling bersinggunan kemudian menghasilkan titik potong

Spektrum: sebuah keadaan atau harga yang tidak terbatas hanya pada suatu set harga saja tetapi dapat berubah secara tak terbatas di dalam sebuah kontinum.

Umbra: bayangan inti yang berada di bagian tengah sangat gelap pada saat terjadi gerhana bulan.

Penumbra: Bayangan kabur yang terjadi pada saat gerhana atau terjadi bayangan pada benda gelap (tidak tembus pandang)

Demikianlah penjelasan mengenai apa itu gerhana bulan dan proses terjadinya gerhana bulan. Semoga melalui Artikel ini dapat menambah wawasan teman-teman sekalian. Semoga Bermanfaat!

Tag : #gerhana bulan    #gerhana    #pendidikan    #luar angkasa    #bulan    #matahari    #fenomena alam    #astronomi    #geofisika   

Baca Juga