Trihari Suci: Sabtu Suci Masa Perenungan Setelah Penyaliban Yesus

Sabtu Suci (dok iStockphoto)

PARBOABOA, Pematangsiantar - Peringatan penyaliban Yesus Kristus telah dilaksanakan pada Jumat Agung. Para umat akan menantikan kebangkitan-Nya pada Minggu Paskah. Namun sebelum sampai pada Paskah, ada satu perayaan Trihari Suci yang harus dilakukan oleh umat Kristen dan Katolik, yaitu Sabtu Suci.

Sabtu Suci merupakan hari keheningan sebagai peringatan pada tubuh Yesus yang dibaringkan di dalam kuburan setelah pada hari Jumat Agung Yesus wafat dan disalibkan.

Pada hari ini setiap orang yang percaya pada Yesus merenungkan kesalahan yang telah diperbuat, selain itu malam ini juga digunakan untuk merenungkan besarnya pengorbanan Yesus terhadap umatnya.

Penguburan Yesus dijelaskan dalam Matius 27:57-60, dimana setelah Yesus mati di kayu salib, menjelang tengah malam datanglah Yusuf yang merupakan orang kaya dari Arimatea, pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus. Yusuf lalu menguburkan Yesus di bukit batu yang baru di gali, kemudian menggulingkan batu besar ke pintu kubur.

Para imam-imam Farisi yang mengingat ucapan Yesus semasa hidupnya mengatakan akan bangkit setelah 3 hari, sehingga mereka pergi menghadap Pontius Pilatus, untuk memerintahkan penjaga untuk menjaga kubur Yesus sampai 3 hari setelah kematiannya (Matius 27:56-66).

Pada Sabtu Suci, umat akan melakukan ibadah malam Paskah yang dikenal dengan Vigili Paskah. Vigili dari Bahasa Latin yang artinya berjaga-jaga / bersiap-siap. Artinya berjaga bersama Yesus Kristus yang beralih dari kematian menuju kebangkitan.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS