Rekomendasi Wisata Kuliner di Tarutung Tapanuli Utara yang Khas dan Tak Boleh Dilewatkan

Penulis : Wanovy | Travel | 22-01-2022

Wisata kuliner di Tarutung

PARBOABOA, Tarutung - Hawa sejuk selalu berakibat pada meningkatnya selera makan. Ini terjadi juga saat kita bertandang ke Tarutung.

Tarutung merupakan salah satu daerah di Sumatera Utara yang terletak di dataran tinggi. Tempat ini memang terkenal sebagai surga bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu liburan mereka.

Tarutung menyediakan banyak destinasi dan pilihan wisata menarik bagi para pelancong. Urusan perut, Tarutung pun menyediakan beragam Makanan Khas di Tarutung Tapanuli Utara yang wajib kita coba.

Bahkan tidak sedikit wisatawan yang rela datang jauh-jauh hanya untuk mencicipi makanan khas di sini.

Berikut ini rekomendasi wisata kuliner di Tarutung Tapanuli Utara yang bisa kamu jadikan referensi saat berkunjung kesini. Liburanmu akan terasa kurang lengkap jika kamu tidak sampai mencicipi kuliner khasnya.

1. Ikan Tombur

Wisata kuliner di Tarutung yang sangat khas ini lezat untuk dinikmati. Ikan Tombur ini sering juga disebut " Natinombur ". Sebenarnya, Ikan Tombur (Natinombur) merupakan olahan ikan bakar.

Hanya saja, olahan ikan bakar yang satu ini sedikit berbeda dengan olahan ikan bakar pada umumnya. Pasalnya, olahan ikan bakar ini mengunakan bumbu khas Tapanuli yang terkenal mempunyai citarasa unik.

Biasanya, jenis ikan yang digunakan sebagai bahan dasarnya adalah ikan air tawar seperti ikan nila, ikan mas, ikan lele, mujahir, dan lainnya. Untuk cara memasaknya adalah ikan dibakar terlebih dahulu hingga matang, kemudian dilumuri bumbu khas tapanuli.

2. Dekke Naniura

Dekke Naniura menjadi wisata kuliner di Tarutung yang wajib kamu coba jike berkunjung ke kota ini. Walaupun sama-sama menggunakan ikan dengan olahan ikan tombur, namun Dekke Naniura tak begitu mudah didapat.

Pasalnya, kuliner ini sejatinya merupakan makanan para raja Batak dan hanya disuguhkan saat acara-acara adat. Dekke Naniura biasa disajikan di restoran-restoran besar saja.

Yang membuat Dekke Naniura sangat spesial adalah lantaran ikan yang digunakan tidak dimasak, alias mentah. Sebelum disajikan, ikan akan direndam di larutan asam jungga dan perasan jeruk limau.

Masyarakat Tapanuli Utara percaya dengan cara ini bakteri berbahaya dalam ikan akan mati dan bau amis pun hilang. Setelah direndam, ikan akan dilumuri bumbu halus yang sangat nikmat.

3. Dali Ni Horbo

Wisata kuliner di Tarutung yang ketiga adalah Dali Ni Horbo. Untuk cara memasaknya sebenarnya sama yakni dengan menggunakan bumbu arsik yang ditambahkan ikan. Namun perbedaannya yakni dali ni horbo tidak menjadikan ikan sebagai bahan utama. Bahannya berasal dari susuk kerbau yang sebelumnya dipadatkan.

Tidak sedikit masyarakat di Tarutung atau Tapanuli Utara menamai hidangan ini sebagai kejunya orang Batak. Hal ini karena proses pemadatan susu kerbau tersebut hampir sama ketika kamu hendak membuat keju.

4. Ombus-ombus

Rekomendasi wisata kuliner di Tarutung yang berikutnya adalahh Ombus-Ombus. Selepas kenyang menyantap makanan utama, ada baiknya kita jadikan panganan ini sebagai pencuci mulut.

Ombus-ombus terbuat dari tepung beras dan gula merah yang dibungkus dengan daun pisang. Tepung dan gula kemudian dikukus hingga matang. Di Jawa juga ada kudapan seperti ini, namanya dongkal.

5. Kopi Lintong

Kalau kamu adalah seorang pecinta kopi sejati, dan saat ini sedang berada di Kota Tarutung (Tapanuli Utara) dan sekitarnya, itu artinya kamu wajib mencicipi Kopi Lintong, yaitu kopi khas Tarutung (Tapanuli Utara).

Pasalnya, selain memiliki citarasa yang khas tiada duanya, kopi ini juga sangat mudah ditemukan karena hampir semua kedai kopi atau coffee shop di Kota Tarutung dan sekitarnya menyediakan jenis kopi ini.

6. Wisata kuliner ala Belanda di Tarutung: Beryl Farm and Resto

Jalan-jalan ke Tapanuli Utara, jangan lupa singgah ke Beryl Farm and Resto, persisinya di Desa Siarang-arang, Kecamatan Tarutung, tak jauh dari wisata rohani Salib Kasih. Di lokasi ini kamu bisa menikmati kopi dengan bangunan desain Belanda.

Konsep Belanda dilihat dari desain bangunan, kincir, dan pakaian yang bisa disewa pengunjung seharga Rp 50 ribu.

Untuk harga makanan relatif terjangkau, mulai dari Rp 9 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Di sini juga ada permainan ramah anak, mulai ayunan, flying fox, dan lainnya.

Nah, itulah beberapa wisata kuliner di Tarutung Tapanuli Utara yang bisa kamu coba tak boleh dilewatkan jika berada di kota ini. Semoga bermanfaat!

Editor : -

Tag : #wisata tarutung    #tarutung    #wisata kuliner    #sumatera utara   

Baca Juga