Luhut Panjaitan menyampaikan hasil evaluasi PPKM

Waspada 43 Daerah Jawa dan Bali Alami Kenaikan Kasus Positif Covid-19

rini | Kesehatan | 09-11-2021

PARBOABOA, Jakarta – Dalam konferensi pers evaluasi Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan pada Senin (8/11), Luhut Panjaitan sebagai koordinator pelaksanaan PPKM menyampaikan dalam sepekan terakhir ada peningkatan kasus positif Covid-19 di 43 wilayah di pulau Jawa dan Bali.

“Di Jakarta, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, hampir semuanya trennya adalah naik (kasus Covid-19). Jadi saya mohon kita semua hati-hati," ujar Luhut dalam konferensi pers PPKM, Senin (8/11).

Pemerintah akan mengumpulkan 43 pimpinan kabupaten/kota tersebut untuk melakukan identifikasi dan intervensi guna menahan tren kenaikan. Namun, Luhut tidak menyebut secara detail Kabupaten/Kota mana saja yang mengalami kenaikan kasus Covid19.

"Saya dapat laporan epidemiolog bahwa tingkat kematian sangat turun sehingga jumlah pemakaman sama dengan sebelum pandemi. Jadi sebenarnya kalau kita lihat dari semua sisi, RS dan tempat pemakaman menunjukkan angka yang baik," ujar dia.

Untuk mengendalikan penularan Covid-19, pada pekan lalu Satgas telah menurunkan tim untuk melakukan evaluasi pelaksanaan PPKM. Sayangnya di wilayah Bandung ditemukan pelaksanaan protokol kesehatan yang sangat rendah.

Beberapa bar dan klub malam di Bandung masih beroperasi di luar jam operasional, melebih batas kapasitas maksimum dan mengabaikan ketentuan pengisian Peduli Lindungi.

"Mereka juga melakukan berbagai cara untuk mengelabui petugas diantaranya mematikan lampu depan, memisahkan tempat parkir mobil dari lokasi hingga tidak memperbolehkan pengunjung untuk mengambil gambar. Di sisi lain penegakan protokol kesehatan di tempat wisata di Kota Bandung juga masih lemah, kesadaran masyarakat juga semakin berkurang," ungkapnya.

Untuk itu, Luhut yang merupakan Koordinator Penanganan PPKM Jawa-Bali ini meminta kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat di wilayah tersebut agar memberikan tindakan tegas kepada segala bentuk pelanggaran protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Adapun untuk pelaksanaan PPKM Jawa dan Bali akan tetap dilaksanakan sampai 15 November mendatang.

Tag : covid-19, luhut panjaitan, evaluasi ppkm, ppkm jawa dan bali, kesehatan

Berita Terkait