Ilustrasi Penyakit Ain (Foto : Detik.com)

Apa Itu Penyakit Ain? Berikut Penjelasannya Menurut Al-Quran dan Hadits

Mei | Pendidikan | 17-08-2022

PARBOABOA - Pernahkah kamu mendengar seputar penyakit ain? Seperti yang kita ketahui, ain adalah sebuah penyakit yang tak bisa dideteksi secara medis karena merupakan salah satu bentuk dari penyakit iri hati atau dengki kepada orang lain.

Untuk itu, kita selaku umat muslim sangat dianjurkan untuk senantiasa meminta perlindungan kepada Allah SWT, agar dihindarkan dari yang namanya penyakit dengki, sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwayat Muslim sebagai berikut:

كانَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ يَأْمُرُنِي أَنْ أَسْتَرْقِيَ مِنَ العَيْنِ

Artinya :

"Dahulu Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam memintaku agar aku diruqyah untuk menyembuhkan 'ain." (HR. Muslim).

Sedangkan, jika ditelusuri berdasarkan sebuah buku yang berjudul 'Thibbun Nabawi' karya M. Saifudin Hakim & Siti Aisyah Ismail, penyakit ain adalah sebuah penyakit yang mucul karena pandangan mata orang yang memiliki sifat hasad (dengki) atau kagum (takjub) kepada anak-anak.

Hal ini sesuai dengan apa yang tercantum dalam hadits riwayat Muslim, dimana dikatakan bahwa ain adalah penyakit yang memang benar dan nyata adanya.

Sebagaimana juga dijelaskan oleh Imam Muslim dalam sebuah riwayatnya, yang berbunyi:

العين حق، ولو كان شيء سابق القدر سبقته العين

Artinya :

"Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh 'ain itu yang bisa." (HR. Muslim No. 2188).

Tak hanya sampai disitu saja, penyakit ain ini juga dapat sampai menimbulkan beberapa gangguan hingga berujung kematian bagi mereka yang menderitanya.

Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Al Lajnah Ad Daimah dalam fatwanya, yang berbunyi :

مأخوذة من عان يَعين إذا أصابه بعينه ، وأصلها : من إعجاب العائن بالشيء ، ثم تَتبعه كيفية نفْسه الخبيثة ، ثم تستعين على تنفيذ سمها بنظرها إلى المَعِين

Artinya:

"Ain dari kata 'aana - ya'iinu yang artinya: terkena sesuatu hal dari mata. Asalnya dari kekaguman orang yang melihat sesuatu, lalu diikuti oleh respons jiwa yang negatif, lalu jiwa tersebut menggunakan media pandangan mata untuk menyalurkan racunnya kepada yang dipandang tersebut.” (Fatwa Al Lajnah Ad Daimah, 1/271).

Selain itu, Allah SWT juga menerangkan penyakit ain melalui firman-Nya yang tercantum dalam QS. Al Falaq. Walaupun memang dalam surah tersebut tak dijelaskan ain secara gambling, namun namun Allah memberikan pemahaman dan cara menghindari penyakit dengki tersebut.

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلْفَلَقِ (1) مِن شَرِّ مَا خَلَقَ (2) وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (3) وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِى ٱلْعُقَدِ (4)وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (5)

Artinya :

"Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang mengembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki." (QS. Al Falaq: 1-5).

Tag : #pendidikan islam    #penyakit hati    #pendidikan    #perilaku tercela    #ajaran agama islam   

Baca Juga