BPOM: Pastikan Obat Paracetamol di Gambia Tidak Terdaftar di Indonesia

Maharani | Kesehatan | 12-10-2022

Ilustrasi obat batuk paracetamol. (Foto: Istockphoto)

PARBOABOA, Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI) memastikan empat produk obat batuk sirup mengandung paracetamol, yang diduga memicu kematian puluhan anak di Gambia, Afrika Barat, tidak terdaftar di Indonesia.

“Terhadap keempat produk yang diberitakan di Gambia, BPOM telah melakukan penelusuran data dan diketahui bahwa keempat produk tersebut tidak terdaftar di Indonesia,” demikian keterangan resmi BPOM yang dikonfirmasi melalui Humas BPOM RI di Jakarta, pada Selasa (11/10/2022).

Hasil itu didapatkan setelah BPOM melakukan penelusuran data, BPOM juga menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan rutin terhadap produk obat yang beredar.

“BPOM terus melakukan pengawasan rutin terhadap produk obat yang beredar,” sambungnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada Rabu (05/10/2022), mengeluarkan peringatan atas empat sirup obat batuk dan pilek yang dibuat oleh Maiden Pharmaceuticals di India.

WHO memperingatkan bahwa obat tersebut diduga berkaitan dengan kematian 66 anak di Gambia.

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menjelaskan empat obat flu dan batuk yang diproduksi Maiden Pharmaceutical itu berpotensi berkaitan dengan cedera ginjal akut dan mengakibatkan kematian 66 anak-anak di Gambia.

“Hilangnya nyawa anak-anak muda ini sangat memilukan bagi keluarga mereka,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus, dilansir dari AFP, Kamis (06/10/2022).

Tedros mengatakan bahwa WHO juga melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan perusahaan dan otoritas berwenang di India terkait masalah ini.

Menurut peringatan produk medis yang dikeluarkan WHO, keempat produk tersebut adalah Promethazine Oral Solution, Kofexmalin Baby Cough Syrup, Makoff Baby Cough Syrup dan Magrip N Cold Syrup.

Tag : #bpom    #obat batuk    #kesehatan    #paracetamol    #obat paracetamol di gambia    #tidak terdaftar di indonesia    #gambia afrika barat   

Baca Juga