Ilustrasi seseorang yang menderita sakit kepala (Dok: suara.com)

Simak! Begini Cara Atasi Sakit Kepala Tanpa Obat

Dimas | Kesehatan | 15-06-2022

PARBOABOA, Jakarta -  Sakit kepala merupakan salah satu penyakit yang paling umum diderita oleh banyak orang. Meski begitu, penyakit yang satu ini dinilai sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Melansir dari Medical News Today, sakit kepala dapat terjadi karena banyak penyebab, mulai dari kondisi kesehatan hingga sesuatu benda yang dipakaikan di kepala. Adapun penyebab sakit kepala, yakni:

  • Dehidarasi
  • Kejang
  • Alergi makanan
  • Gangguan tidur, baik tidur terlalu lama, kurang tidur, atau tidur tidak nyenyak.
  • Melewatkan makan
  • Stres atau cemas
  • Ketegangan mata atau sakit mata
  • Flu, batuk, dan pilek
  • Penggunaan obat-obat tertentu, seperti parasetamol, opioid, NSAID.
  • Ikat rambut atau sanggul
  • Cahaya yang menyilaukan.

Seperti yang kita ketahui, sakit kepala membutuhkan penangangan yang berbeda-beda, tergantung dari penyebab yang menyertainya. Biasanya, penanganan yang paling umum dilakukan oleh para penderita sakit kepala adalah dengan mengonsumsi obat sakit kepala.

Namun, sebenarnya ada beberapa cara alami (tanpa obat) yang bisa dilakukan untuk meredakan bahkan menghilang sakit kepala. Berikut ini Parboaboa telah merangkum beberapa cara alami yang dapat dilakukan untuk mengatasi sakit kepala, di antaranya:

1. Minum Air Putih

Kondisi tubuh yang dehidrasi kronis merupakan salah satu penyebab utama munculnya sakit kepala. Oleh karena itu, untuk mengurangi sakit kepala  Anda bisa memperbanyak minum air putih.

Minum air putih telah terbukti mampu meredakan sakit kepala yang diderita seseorang yang mengalami dehidrasi dalam waktu 30 menit hingga 3 jam.

2. Kompres Kepala dengan Air Dingin

Mengompres kepala dengan air dingin dapat menjadi cara sederhana untuk mengatasi sakit kepala. Sebab, kompres air ingin atau beku ke daerah leher atau kepala dapat berfungsi untuk:

  • Mengurangi peradangan
  • Memperlambat konduksi saraf
  • Menyempitkan pembuluh darah.

Semua fungsi itu dapat membantu mengurangi sakit kepala.

3. Olahraga

Mengutip Medical News Today, olahraga dapat membantu menjaga tubuh tetap sehat dan meningkatkan sirkulasi yang dapat mengurangi kemungkinan munculnya sakit kepala.

Satu review penelitian 2018 diterbitkan dalam jurnal Children, mencatat bahwa kurang olahraga sebenarnya dapat mempengaruhi sakit kepala di kalangan remaja.

Dengan begitu, olahraga teratur dan sedang dapat menjadi cara sederhana untuk membantu mengatasi sakit kepala. Misalnya, jalan cepat atau bersepeda selama 30 menit sehari.

4. Tidur yang Cukup

Bila kurang tidur bisa menjadi salah satu pemicu sakit kepala, maka memiliki waktu tidur yang cukup adalah solusi paling tepat untuk menghilangkan sakit kepala tanpa obat.

Tidak hanya itu, tidur yang cukup dengan rutinitas yang teratur juga bisa menurunkan frekuensi atau bahkan mencegah sakit kepala pada masa mendatang.

Mengutip Cleveland Clinic, kebutuhan tidur manusia secara spesifik dibagi dalam 9 kategori, menurut National Sleep Foundation, yaitu:

  • Bayi baru lahir (0-3 bulan): 14-17 jam.
  • Bayi (4-11 bulan): 12-15 jam.
  • Batita (1-2 tahun): 11-14 jam.
  • Balita atau anak-anak prasekolah (3-5 tahun): 10-13 jam.
  • Anak usia sekolah (6-13 tahun): 9-11 jam.
  • Remaja (14-17 tahun): 8-10 jam.
  • Dewasa awal (18-25 tahun): 7-9 jam.
  • Dewasa (26-64 tahun): 7-9 jam.
  • Lansia (65 tahun ke atas): 7-8 jam.

5. Konsumsi Kopi atau Teh Hangat

Dalam kondisi yang masih wajar, kopi dan teh hangat bisa membantu mengurangi rasa sakit kepala yang muncul. Pembuluh darah yang melebar bisa sedikit disempitkan dengan kafein yang ada pada keduanya, sehingga rasa sakit kepala bisa dikurangi secara signifikan.

6. Hindari Konsumsi Alkohol

Alkohol adalah vasodilator, yang berarti melebarkan pembuluh darah dan memungkinkan darah mengalir lebih bebas. Faktanya, sakit kepala adalah efek samping umum dari vasodilator, seperti obat tekanan darah.

Selain itu, alkohol juga bertindak sebagai diuretik, menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan elektrolit dengan sering buang air kecil. Kehilangan cairan ini dapat menyebabkan dehidrasi, yang dapat menyebabkan atau memperburuk sakit kepala. S

ehingga, menghindari alkohol dapat menjadi cara sederhana untuk mengatasi sakit kepala tanpa obat.

7. Hindari Tekanan di Area Kepala

Saat sakit kepala menyerang, usahakan sebisa mungkin untuk menyingkirkan tekanan berlebih yang ada di area kepala.

Pasalnya, sakit kepala kadang dapat dipicu oleh ikat rambut yang terlalu kencang, topi yang kesempitan, memakai kacamata kekecilan atau terlalu lama, hingga memakai ikat kepala saat berolahraga.

Kendurkan ikatan pada area kepala Anda atau lepas dulu segala aksesoris yang menempel di kepala sampai sakitnya mereda sendiri.

Nah, itulah seputar informasi mengenai cara mengatasi sakit kepala tanpa obat. Apabila sakit kembali tidak kunjung membaik, Anda bisa mengonsusmsi obat sakit kepala ataupun bisa memeriksakan diri ke Dokter. Semoga Bermanfaat!

Tag : #sakit kepala    #penyakit umum    #kesehatan    #dehidrasi    #obat sakit kepala   

Baca Juga