Cara Melancarkan Haid yang Terlambat 2 Bulan Menggunakan Bahan Alami

Jamu Kunyit Pelancar Menstruasi (Foto: Keepo)

PARBOABOA – Setiap wanita yang sudah masuk masa pubertas pasti akan mengalami menstruasi atau biasa dikatakan dengan haid. Rata-rata siklus menstruasi pertama kali dialami di usia 12 tahun atau 2-3 tahun setelah payudara tumbuh. Dan siklus tersebut akan terus dialami setiap wanita hingga masuk masa menopause.

Siklus tersebut terbagi menjadi beberapa fase, yakni fase menstruasi, fase folikuler, fase ovulasi dan fase luteal. Dan normalnya, siklus menstruasi ini berlangsung setiap 28 hari sekali. Akan tetapi setiap wanita akan mengalami siklus yang berbeda-beda, dimulai dari yang normal sampai yang tidak teratur (tidak normal).

Apabila ada wanita yang mengalami siklus haid kurang atau lebih dari 24 – 38 hari dapat dikatakan tidak normal (tidak teratur). Bahkan mengalami keterlambatan haid hingga 2 bulan, maka harus segera diobati dan jika semakin parah, lakukan pemeriksaan ke dokter.

Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti stres, mengalami penurunan atau kenaikan berat badan, sedang hamil, mengonsumsi pil KB, gangguan hormon, hingga mengidap penyakit serius.

untuk pencegahan dan cara melancarkan haid yang terlambat 2 bulan ataupun lebih, kamu bisa lakukan dengan cara alami, dimulai dari mengonsumsi minumam herbal sampai berolahraga secara rutin.

Berikut beberapa cara alami melancarkan haid yang terlambat 2 bulan:

1. Mengonsumsi Minuman Herbal

Cara melancarkan haid yang pertama bisa kamu lakukan dengan meminum minuman herbal seperti Jamu. Jamu yang direkomendasikan untuk kamu minum adalah jamu kunyit.

Kandungan zat aktif yang terdapat pada kunyit akan mempengaruhi hormon esterogen dan progesterone, sehingga siklus menstruasi kamu kembali normal.

Untuk pembuatan jamu ini tidaklah sulit, cukup kupas kulit kunyitnya dan dicuci bersih. Kemudian parut, lalu tambahkan segelas air dan direbus. Kamu bisa menambahkan sedikit gula agar rasanya tidak hambar.

2. Yoga (Relaksasi)

Kebanyakan wanita gampang sekali mengalami stress, inilah yang dapat menyebabkan siklus menstruasinya tidak lancar. Ketika stres, tubuh akan melepaskan hormon kortisol atau adrenalin yang dapat menghambat produksi hormon estrogen dan progesteron.

Jika kamu mengalami hal tersebut, cobalah menenangkan pikiran dengan melakukan beberapa gerakan relaksasi seperti yoga, meditasi, mencari hiburan dan yang lainnya.

3. Mempertahankan Berat Badan Ideal

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa salah satu pemicu terganggunya fase menstruasi karena berat badan yang kurang ideal, seperti kegemukan atau terlalu kurus.

Jika berat badanmu meningkat bahkan sampai obesitas, disarankan untuk melakukan diet ketat. Karena sel lemak pada tubuh akan mempengaruhi hormon dan insulin yang dibutuhkan tubuh.

Begitu juga dengan wanita yang memiliki tubuh terlalu kurus, dianjurkan untuk menaikkan berat badan hingga kebentuk atau berat idealnya.

4. Mengonsumsi Air Jahe

Minuman herbal lainnya yang bisa kamu konsumsi ketika mengalami keterlambatan menstruasi yakni Air Jahe. Air jahe juga berfungsi mengontrol pendarahan berat saat menstruasi, mengurangi rasa nyeri saat haid dan gejala perilaku premenstrual syndrome (PMS).

Pembuatan air jahe ini juga tidak sulit, kamu bisa mengiris atau menghancurkan jahe yang sudah dicuci bersih lalu diseduh menggunakan air panas (direbus) kemudian diberi sedikit gula dan jeruk lemon sebagai penambah rasa.

5. Menghindari Diet Tinggi Serat

Bagi kamu penderita amenorrhea atau mengalami keterlambatan menstruasi tidak disarankan melakukan diet tinggi serat. Hal ini dapat menurunkan konsentrasi progesteron, estrogen, hormon luteinizing (LH), hormon, dan perangsang folikel (FSH).

Tidak hanya menderita amenorrhea, wanita yang melakukan diet serat tinggi akan memiliki resiko terkena kanker payudara dibandingkan dengan yang tidak diet sama sekali.

6. Mengonsumsi Lemak yang Cukup

Cara alami melancarkan haid yang terlambat 2 bulan yang  terakhir adalah mengonsumsi makanan yang mengandung lemak. Mengonsumsi lemak yang cukup dapat mendukung kadar hormon dan ovulasi. Sementara asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) akan membuat perbedaan yang cukup besar.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan disaat mengalami amenorrhea. Semoga bermanfaat dan salam sehat untuk semuanya.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS