Fungsi, Ciri-ciri, Hingga Cara Kerja Ribosom Pada Sel Makhluk Hidup

Simak Fungsi, Ciri-ciri, Hingga Cara Kerja Ribosom Pada Sel Makhluk Hidup!

Huira | Pendidikan | 25-07-2022

PARBOABOA - Apa itu ribosom, dan bagaimana ciri-ciri serta apa fungsinya?

Tentu kamu akan setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa semua makhluk hidup tersusun dari ribuan bahkan triliunan sel. 

Sel adalah unit terkecil dari sebuah sistem penyusun seluruh makhluk hidup yang dapat melaksanakan kehidupan. Sel disebut unit terkecil karena sel tidak bisa lagi untuk dibagi menjadi bagian yang lebih kecil yang dapat berdiri sendiri.

Sel juga dapat melakukan proses kehidupan seperti melakukan perombakan, respirasi, penyusunan, reproduksi dengan cara pembelahan sel, dan peka terhadap rangsangan. Berdasarkan strukturnya, tubuh makhluk hidup tersusun dari banyak sel, sehingga sel sering disebut sebagai satuan struktural  dari makhluk hidup.

Salah satu bagian dari sel ada yang disebut dengan ribosom, ribosom merupakan organel penting dalam sel eukariotik maupun sel prokariotik.

Ribosom terletak di retikulum endoplasma kasar dan berenang bebas di sitoplasma. Selain itu, ribosom juga banyak terdapat pada matriks mitokondria. Ribosom pertama kali dijelaskan pada tahun 1955 oleh ahli biologi sel asal Amerika, George E. Palade.

Pengertian Ribosom

Ribosom adalah organel ukuran kecil dan padat yang terdapat dalam sel dan berperan sebagai tempat sintesis protein.

Saat proses sintesis protein sedang berlangsung, ribosom akan melekat pada RE dan akan berbentuk sub kecil dan sub besar ketika sintesis protein sedang tidak berlangsung. Ribosom terdapat dalam sitoplasma dan merupakan komponen sel yang membuat asam amino.

Ciri-ciri Ribosom

Adapun ciri-ciri ribosom adalah sebagai berikut.

1. Mampu menghasilkan protein.

2. Memiliki bentuk seperti butiran kecil dengan diameter 20 hingga 22 nanometer.

3. Terdapat di RE kasar dan tersebar di sitoplasma.

4. Merupakan organel terkecil dalam sel.

5. Terdapat pada seluruh sel hidup, seperti tumbuhan, hewan, prokariotik, dan eukariotik.

6. Terdiri dari 35% protein ribosom 65% RNA ribosom (Rrna).

Komponen Penyusun Ribosom

Ribosom tersusun dari ARN dan protein. ARN penyusun ribosom terdiri dari ARN Ribosom (ARNr), tetapi ketika sedang mengalami sintesis protein ada ARN lain yang terlibat, seperti ARN Duta (ARNd) dan ARN Transfer (ARNt) yang melekat pada ribosom.

ARNd berfungsi sebagai penyampai informasi genetik tentang protein yang harus disintesis, sedangkan ARNt berfungsi menyediakan jenis-jenis asam amino yang akan diproses menjadi protein.

Fungsi Ribosom

Fungsi ribosom pada sel tumbuhan maupun pada sel hewan adalah untuk membuat protein dan melakukan sintesis protein dalam sel.

Sel perlu diproduksi agar bisa mempercepat proses biologis, semetara protein merupakan bagian penting bagi organ tubuh. Dalam tubuh manusia misalnya, fungsi protein diperlukan untuk memelihara jaringan, mempercepat reaksi kimia, menjaga daya tahan tubuh, hingga membentuk struktur tubuh.

Ribosom membangun protein pada dua lokasi sitoplasma. Ribosom bebas tersuspensi dalam sitosol, sedangkan ribosom terikat diletakkan diluar jalinan membran atau disebut dengan retikulum endoplasmik.

Sebagian besar protein yang dibuat oleh ribosom bebas nantinya akan berfungsi di sitosol. Misalnya, enzim yang mengkatalis proses metabolisme di dalam sitosol.

Mekanisme Kerja Ribosom

1. Transkripsi

Transkripsi protein adalah proses percetakan atau penulisan ulang informasi genetik pembuatan protein dari DNA oleh RNA yang terjadi didalam nukleus atau inti sel. Kemudian, RNA yang sudah menyalin infornasi tersebut, kembali berproses menjadi produk akhir yang disebut mRNA (messenger RNA)

Secara singkat, DNA dapat disebut sebagai komponen pemilik resep protein. Sedangkan RNA adalah penyalin resep sekaligus orang yang memberikan resep kepada organel lain. Untuk memberikan resep tersebut, RNA perlu berubah terlebih dahulu menjadi mRNA.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa produk akhir dari transkripsi adalah mRNA beserta resep/informasi untuk membuat protein.

2. Translasi

mRNA hasil proses transkripsi masuk ke sitoplasma. Dengan kata lain, mRNA keluar dari inti sel menuju sitoplasma membawa resep pembuatan protein ke ribosom. Lalu, ribosom akan menggunakan resep tersebut untuk membuat rantai asam amino, sebagai bahan dasar pembuatan protein.

Saat proses penerjemahan resep/informasi dari mRNA menjadi rantai asam amino inilah yang disebut dengan proses translasi.

Jadi, jika ditanya apakah fungsi ribosom? Apakah kamu sudah tahu apa jawabannya?

Tag : #Sel    #ribosom    #pendidikan    #George E. Palade    #protein    #sitoplasma   

Baca Juga