Healing Artinya Apa? Istilah Populer di Media Sosial

Juni | Pendidikan | 10-12-2022

Contoh kegiatan healing (Parboaboa/Michael)

PARBOABOA, Pematang Siantar – Istilah healing kerap digunakan di dunia maya belakangan ini hingga menjadi viral. Mungkin diantara kamu banyak yang bertanya-tanya, healing artinya apa dalam bahasa gaul?

Healing adalah bahasa gaul yang menjadi trend di sosial media yang kerap muncul pada caption, komentar, postingan status, dan lain sebagainya. Umumnya, istilah ini digunakan sebagai ungkapan bepergian ke tempat wisata.

Bukan hanya sekadar jalan-jalan, ternyata healing artinya cukup mendalam dilihat dari segi psikologi. Panasaran?  Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Healing?

Dalam kamus bahasa Inggris terjemahan Indonesia, healing artinya adalah penyembuhan secara psikologis, yakni jiwa, batin, perasaan dan pikiran. Karena itulah kemudian muncul istilah self healing.

Self healing adalah sebuah proses penyembuhan diri dari luka batin masa lalu yang diakibatkan oleh diri sendiri atau orang lain. Sebab tak bisa dipungkiri bahwa setiap orang pernah terluka, salah satunya adalah luka batin.

Secara umum, luka batin dapat terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama. Meski demikian, ada beberapa cara untuk menyembuhkannya, misalnya dengan melakukan yoga, meditasi, dan relaksasi.

Tanda Seseorang Perlu Healing

Terkadang kita tak menyadari jika diri sendiri ataupun orang di sekitar sedang memendam luka batin. Sebab, beberapa orang kerap merasa dirinya baik-baik saja tanpa mengetahui bahwa perubahan yang dilakukannya adalah dampak dari adanya luka batin.

Namun tahukah kamu, ada beberapa pertanda jika seseorang sedang mengalami luka batin dan membutuhkan healing time, antara lain:

1. Lebih Sensitif dari Sebelumnya

Seseorang yang sedang memendam luka batin umumnya menjadi lebih sensitif dari biasanya. Misalnya seperti mudah sedih dan menangis terhadap hal yang dianggap sepele sekalipun.

Bahkan, peristiwa yang menyakitkan hati juga bisa membuat seseorang jadi lebih mudah tersinggung. Kondisi lebih sensitif juga dapat dilihat saat seseorang lebih mudah marah jika orang lain tidak memperlakukan dirinya seperti apa yang diharapkannya.

Dapat disimpulkan, adanya luka batin membuat seseorang tak bisa menyaring peristiwa atau kejadian yang ada dalam proses perlindungan diri terhadap rasa sakit berlebih.

2. Cuek dan Tidak Peduli dengan Apapun

Kondisi ini merupakan salah satu dampak terburuk dari adanya perasaan memendam luka batin pada diri sendiri. Jika sudah demikian, cobalah untuk segera menyelesaikan dengan cara penyembuhan.

Healing artinya mengobati luka batin yang terpendam dengan cara melakukan hal-hal positif yang menyenangkan hati dan pikiran.

3. Sering Muncul Perasaan Negatif

Bukan hanya cuek dan sensitif, seseorang yang mengalami luka batin juga akan lebih sering memiliki perasaan negatif dalam dirinya dalam kehidupannya sehari-hari. Sebagai contoh, mereka akan mudah mengalami pesimis dalam menghadapi sesuatu dalam hidupnya.

Tak hanya itu, mereka juga akan lebih mudah putus asa dan khawatir terhadap suatu hal buruk yang dikira akan datang menghampirinya kembali.

4. Melakukan Hal Negatif Sebagaimana Orang Memperlakukan Mereka

Salah satu hal terburuk dari adanya luka batin terpendam ialah seseorang bisa memiliki perilaku yang sama dengan apa yang didapatnya dari orang lain. Orang tersebut akan memaksa agar diutamakan dari orang lain.

Bahkan, orang tersebut akan memiliki kecenderungan untuk memuaskan ego pribadi.Hal itu karena mereka cenderung merasakan kekosongan dan menggunakan perhatian orang lain untuk mengisi kehampaan.

Secara tak langsung kondisi tersebut disebut juga dengan pelampiasan dendam pribadi terhadap orang lain yang tentunya juga bisa menyakiti diri mereka sendiri.

5. Sulit Memberikan Maaf dan Mempercayai Orang Lain

Healing artinya kemampuan melepaskan luka batin dengan mencoba berdamai dan memaafkan masa lalu. Namun terkadang meski sudah memaafkan, masih ada rasa ragu sehingga sulit untuk berdamai.

Hal ini akan membuatnya sulit bergaul dengan orang lain sehingga sulit mempercayai orang lain. Oleh sebab itu, terkadang orang yang memendam luka batin lebih mementingkan diri sendiri tanpa peduli keberadaan orang sekitar.

Cara Melakukan Healing

  • Memusatkan Perhatian pada Diri Sendiri

Pengalaman pahit masa lalu menyebabkan seseorang menyimpan luka batin berkepanjangan. Untuk mengatasinya, seseorang harus disadarkan tentang apa yang terjadi pada dirinya saat ini, sehingga tidak terpaku pada masa lalu.

Cara yang juga disebut dengan istilah mindfulness ini memungkinkan seseorang untuk dapat melihat dari sisi lain dan menyadari bahwa dirinya baik-baik saja saat ini.

  • Me Time

Jika ditelaah dari artinya, me time adalah menyediakan waktu untuk diri sendiri. Self healing artinya kamu dapat melakukan berbagai hal yang berguna untuk diri sendiri. Contohnya dengan melakukan hobi yang dianggap menyenangkan atau bahkan bisa berlibur ke beberapa tempat yang memang ingin dikunjungi.

Healing artinya menemukan cara terbaik yang mampu membuat diri merasa rileks dan nyaman. Hal itu tentunya bisa menjadi metode pengobatan mental yang sebelumnya dalam kondisi terluka.

  • Memaafkan Diri Sendiri

Tahukah kamu, salah satu penyebab luka batin ialah tidak bisa memaafkan diri sendiri terhadap keadaan yang pernah mereka perbuat. Cara self healing terbaik dalam hal ini ialah dengan menerima keadaan dan memaafkan diri sendiri.

Hal ini memang bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan, namun cobalah perlahan menerima kenyataan. Dengan demikian, kamu akan merasa lebih tenang dan menemukan cara penyembuhan diri terbaik.

Bagaimana, sudah pahamkan healing  artinya apa dan bagaimana cara menerapkannya? Kamu juga dapat merencanakan healing terbaik bersama bestie mu loh.

Tag : #healing    #kesehatan mental    #pendidikan    #bestie    #trend   

Baca Juga