Dari Berenang ke Yoga: Kegiatan Harian yang Mendorong Pertumbuhan Anak

Ilustrasi kegiatan fisik anak yang bisa membantu tumbuh kembang. (Foto: PARBOABOA/Fika)

PARBOABOA – Memberikan nutrisi yang baik serta menerapkan aktivitas fisik penunjang tumbuh kembang anak merupakan kewajiban bagi setiap orang tua.

Salah satu ciri-ciri seorang anak tumbuh secara optimal adalah dengan memiliki berat dan tinggi badan yang sesuai dengan usianya.

Tinggi badan anak berpotensi tumbuh pesat ketika berada di masa pertumbuhan dan akan berhenti pada usia 14 sampai 20 tahun.

Agar anak bisa tumbuh dengan maksimal, ada beberapa cara mudah yang bisa diterapkan oleh orang tua.

Meskipun faktor genetik memegang peranan penting dalam menentukan tinggi badan, namun ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk memastikan anak tumbuh sebaik mungkin.

Dilansir dari Times of India, Rabu (29/05/2024), beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menambah tinggi badan anak di antaranya adalah aktivitas fisik harian.

Kemajuan teknologi seringkali membuat anak-anak lebih memilih bermain di ponsel daripada melakukan aktivitas fisik yang sehat.

Hal ini dapat berpengaruh pada berkurangnya gerakan tubuh pada anak. Sehingga, penting bagi orang tua untuk aktif mendorong anak-anak melakukan berbagai aktivitas fisik.

Orang tua perlu mendorong anak-anak untuk melakukan aktivitas fisik setiap harinya. Aktivitas fisik ini bisa berjalan-jalan ringan, bermain di luar rumah serta berpartisipasi dalam olahraga.

Selain itu, latihan peregangan juga bisa membantu meningkatkan kelenturan tubuh dan menjaga postur yang baik.

Peregangan yang bisa dilakukan seperti peregangan jari kaki yang dapat membantu anak-anak dalam perkembangan postur yang baik.

Aktivitas lainnya yaitu melompat seperti lompat tali dan lompat jack. Aktivitas ini diyakini dapat mendukung pertumbuhan tulang dan otot. Aktivitas ini juga bisa menjadi salah satu cara yang menyenangkan bagi anak-anak untuk tetap aktif.

Kegiatan lain adalah yoga. Diketahui yoga tidak hanya membantu dalam meningkatkan fleksibilitas tubuh. Namun, yoga juga bisa memberikan manfaat bagi mental anak.

Orang tua bisa mengajarkan anak-anak pose yoga sederhana. Misalnya pose pohon atau kobra untuk memperbaiki postur tubuh mereka.

Kegiatan lainnya yang bisa dilakukan untuk menambah tinggi badan dan pergerakan tubuh anak adalah bersepeda.

Bersepeda merupakan latihan kardiovaskular yang baik untuk kesehatan tulang dan otot. Anak-anak bisa diajarkan bersepeda untuk mendukung aktivitas fisik mereka.

Berenang juga merupakan salah satu cara yang sering dilakukan oleh orang tua untuk menambah tinggi badan anak.

Berenang merupakan salah satu kegiatan yang sangat dianjurkan untuk menambah tinggi badan anak. Berenang melibatkan gerakan tubuh secara menyeluruh. Kegiatan ini juga membantu dalam pengembangan otot serta postur tubuh.

Tidak hanya itu, berenang juga bisa meningkatkan kapasitas dari paru-paru. Di mana paru-paru merupakan aspek penting dari keseluruhan pertumbuhan dan kesehatan anak.

Kegiatan lain yang paling mudah untuk dilakukan adalah latihan menggantung. Jika ada pohon besar di sekitar rumah, orang tua bisa mengajak anak-anak untuk melakukan latihan menggantung.

Kegiatan seperti menggantung pada dahan pohon atau menggunakan monkey bars bisa membantu memperbaiki postur tubuh dan mendukung pertumbuhan tulang.

Demikianlah beberapa kegiatan fisik yang bisa membantu menambah tinggi badan anak-anak dengan lebih maksimal.

Dalam seluruh kegiatan ini, peran orang tua sangat diperlukan untuk melakukan aktivitas ini menjadi rutin.

Editor: Fika
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS