Kenali Ciri-ciri Gejala Kanker Mata yang Harus Diperhatikan

Ilustrasi. Mata seorang pria yang terkena kanker mata (Foto: doktersehat.com)

PARBOABOA, Jakarta - Kanker mata adalah kondisi ketika sel-sel di organ mata atau jaringan di sekitarnya tumbuh dengan cepat, tidak terkendali, bersifat ganas, dan dapat menyebar ke bagian atau organ tubuh lainnya. Saat tumbuh dan menyebar, sel-sel kanker tersebut dapat merusak sel-sel normal di mata dan sekitarnya.

Sebagai informasi, mata terdiri dari 3 bagian utama, yakni:

•    Bola mata: berisi zat seperti jeli yang disebut humor vitreus.
•    Orbit: jaringan dan tulang yang mengelilingi bola mata.
•    Adneksa: terdiri dari kelopak mata dan kelenjar air mata.

Perlu diketahui, kanker mata yang dimulai di mata disebut sebagai kanker intraokular primer. Sedangkan, kanker mata yang dimulai dari bagian tubuh lain disebut sebagai kanker intraokular sekunder.

Mengutip American Cancer Society, kanker mata termasuk penyakit kronis yang jarang terjadi dan ciri-ciri gejalanya sering kali tidak terdeteksi sejak dini. Tidak ada tes skrining yang direkomendasikan secara luas untuk kanker mata pada orang dengan risiko.

Ciri-ciri Gejala Kanker Mata

Adapun ciri-ciri gejala kanker mata yang umum seperti dikutip dari MD Anderson Cancer Center, adalah berikut ini:

•    Penglihatan kabur atau kehilangan penglihatan tiba-tiba.
•    Kehilangan bidang visual (kehilangan sebagian dari bidang penglihatan).
•    Floaters (bintik-bintik atau coretan melayang di bidang penglihatan) atau kilatan cahaya. 
•    Muncul area berpigmen (gelap) pada konjungtiva.
•    Benjolan kecil, keras, menonjol dengan lesi di tengah kelopak mata.
•    Ulserasi di kelopak mata.
•    Kehilangan bulu mata.
•    Lesi berwarna coklat atau berpigmen pada kelopak mata.
•    Benjolan yang tidak sembuh-sembuh.
•    Menumbuhkan bintik hitam pada iris.
•    Perubahan bentuk atau ukuran pupil.
•    Perubahan posisi bola mata atau cara mata bergerak dan mata menonjol. 
•    Penglihatan ganda.
•    Nyeri orbital atau okular.
•    Air mata yang berlebihan, air mata berdarah.

Sementara itu, mengutip dari Medical News Today, kanker mata jarang menyebabkan munculnya rasa sakit, kecuali tumornya sudah membesar. Oleh karena itu, profesional kesehatan akan menggunakan tes berikut untuk mendiagnosis gejala kanker mata:

•    Oftalmoskopi: instrumen genggam yang terdiri dari cahaya dan lensa pembesar kecil. 
•    Ultrasound (USG): tes yang sangat umum digunakan untuk membantu mendiagnosis kanker mata 
•    Angiografi fluoresen: memungkinkan dokter melihat pembuluh darah di dalam mata.

Pencegahan Kanker Mata

Kanker mata sulit dicegah, karena tidak semua kanker mata diketahui penyebabnya. Upaya terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan menghindari faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini, antara lain dengan:

•    Menghindari paparan sinar matahari atau sinar ultraviolet dengan memakai kacamata UV-protected ketika matahari sedang terik.
•    Mencegah terjadinya infeksi HIV, salah satu faktor yang bisa meningkatkan risiko limfoma intraokular.
•    Menjalani pemeriksaan mata sejak dini pada anak jika ada anggota keluarga yang memiliki riwayat retinoblastoma.
•    Menjalani pemeriksaan mata rutin minimal 1 kali dalam 1 tahun.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS