Produk Kinder Joy yang dijual di Indonesia (dok SHUTTERSTOCK/mohd kamarul hafiz)

BPOM: Kinder Joy Negatif Salmonella, Boleh Dijual Kembali

Rini | Ekonomi | 28-04-2022

PARBOABOA, Jakarta - Polemik Kinder Joy yang disebut tercemar bakteri Salmonella, telah menyebabkan produk jajanan tersebut ditarik oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dari peredarannya di Indonesia sejak Selasa (14/4) lalu.

Namun, menurut rilis terbaru dari BPOM setelah dilakukan pengujian di laboratorium, jajanan berbentuk bola coklat tersebut dinyatakan tidak terpapar bakteri Salmonella. Sehingga, produk Kinder Joy yang terdaftar di BPOM Indonesia, termasuk  Kinder Joy, Kinder Joy for Boys, dan Kinder Joy for Girls dapat kembali diperjualbelikan.

"Berdasarkan hasil analisis risiko terhadap keamanan pangan produk cokelat merek Kinder Joy, Kinder Joy for Boys, dan Kinder Joy for Girls yang dihentikan sementara waktu peredarannya di Indonesia, maka dengan ini diumumkan bahwa produk tersebut dapat beredar kembali di Indonesia sejak penjelasan publik ini diterbitkan," kata BPOM dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (28/4).

Hal ini senada dengan data dari International Food Safety Authorities Network Global Alert (INFOSAN), yang menyatakan cokelat Kinder yang diproduksi di Belgia menyebar di 77 negara, dan Indonesia tidak termasuk di dalamnya.

Keseluruhan produk cokelat merek Kinder yang ditarik di luar negeri tersebut pun tidak terdaftar di BPOM Indonesia.

Lebih lanjut, BPOM mengimbau kepada masyarakat untuk selalu melakukan Cek KLIK, yakni cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.

Awal Mula Kegaduhan Produk Kinder

Adapun kegaduhan produk Kinder ini berawal dari munculnya 63 kasus salmonella di Inggris yang mayoritas dialami anak usia di bawah lima tahun.

Badan Standar Makanan Inggris (FSA) kemudian mengeluarkan peringatan jika produk cokelat merek Kinder Surprise diduga terkontaminasi bakteri Salmonella yang menyebabkan para korban mengalami diare, demam, dan kram perut, namun tidak sampai menyebabkan kematian.

FSA kemudian menerbitkan peringatan publik terkait penarikan secara sukarela produk Kinder Surprise kemasan tunggal 20 gram dan kemasan isi 3 @ 20 gram.

Inggris kemudian melakukan penarikan beberapa produk Kinder lainnya yang diproduksi oleh Ferrero N.V/S.A di Belgia, seperti produk Kinder Surprise kemasan 100 gram, Kinder Mini Eggs kemasan 75 gram, Kinder Egg Hunt Kit kemasan 150 gram, dan Kinder Schokobons kemasan 200 gram dengan tanggal kedaluwarsa 20 April 2022-21 Agustus 2022.

Setelah Inggris, 8 negara lainnya juga melakukan penarikan produk Kinder yaitu Prancis, Irlandia, Belgia, Jerman, Luksemburg, Belanda, Swedia, dan Norwegia.

Tag : #kinder joy    #bpom ri    #ekonomi    #bakteri salmonella    #produk kinder    #kinder joy bebas salmonella   

Baca Juga