Kue khas Banjarmasin, foto: Tribun Wiki

10 Kue Khas Banjarmasin yang Saat Ini Paling Dikenal

Wanovy | Travel | 23-06-2022

PARBOABOA, Banjarmasin - Banjarmasin merupakan salah satu daerah di Kalimantan Selatan yang dikenal menawarkan banyak tempat wisata sekaligus kuliner kue khas Banjarmasin yang lezat.

Saat berkunjung ke Banjarmasin, tidak ada salahnya untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata yang ditawarkan.

Berkunjung ke destinasi wisata di Banjarmasin, Anda juga dapat mencoba berbagai jajanan termasuk kue khas Banjarmasin.

Ada cukup banyak pilihan kue khas Banjarmasin dengan bentuk yang unik serta cita rasa khas. Berikut daftar kue khas Banjarmasin yang sayang untuk Anda lewatkan:

1. Apam Barabai

Kue khas Banjarmasin yang saat ini paling dikenal adalah yaitu Apam Barabai. Apam Barabai merupakan salah satu makanan ringan khas Kalimantan Selatan, yang mampu menganjal perut yang sedang lapar.

Makanan ringan ini terbuat dari adonan tepung beras, gula merah, atau gula putih, dan santan, serta ditambah tape singkong.

Kue basah yang satu ini cocok dijadikan teman perjalananmu selama berada di Kota Banjarmasin.

2. Bobongko

Kue khas Banjarmasin yang terkenal enak dan lezat berikutnya yaitu Bobongko. Kue yang satu ini juga dibuat dari tepung beras dan santan, yang kemudian dibungkus dengan daun pisang.

Bobongko memiliki tekstur yang lembut dengan diisi gula merah, atau buah pisang.

Bobongko ada dua jenis, yaitu Bobongko Gula Merah, dan Bobongko Sagu, yang rasanya sama-sama enak dan lezat

Kue ini juga cocok kamu bawa sebagai oleh-oleh khas Banjarmasin untuk dibagikan ke orang-orang tersayang.

3. Kue Masubah

Kue langka khas Banjarmasin berikutnya yang bisa kamu jumpai di Banjarmasin adalah kue masubah. Kue masubah memiliki bentuk lingkarannya yang mirip rebana.

Seperti namanya, kue langka dari Banjarmasin ini terdengar mirip dengan kue maksubah khas daerah Palembang.

Selain itu tekstur kue masubah ini mirip dengan kue lapis legit dan kue lam khas Barabai, Kalimantan Selatan.

4. Kue Bingka

Kue Bingka merupakan salah satu kue tradisional dari Banjarmasin. Warga Banjar sangat menggemari kue bingka karena memiliki cita rasa manis, legit, dan teksturnya lembut setengah berminyak.

Kue bingka bahan dasar utamanya dari kentang, telur bebek (itik), dan santan kelapa. Orang Banjar menyebut kue ini dengan wadai bingka alias kue bingka.

Jika dilihat sekilas, bentuk kue khas Banjarmasin ini menyerupai enam kuntum bunga.

5. Kokoleh

Kokoleh yang biasa hadir pada momen bulan puasa dan Lebaran. Tekstur kue kokoleh lembut dan membuat siapa pun suka.

Dibuat dari adonan tepung beras dan santan mirip saat membuat bubur sumsum. Bedanya ada tambahan sedikit larutan kapur sirih yang berfungsi untuk mengeraskan kue kokoleh saat dicetak di loyang.

Warna alami daun pandan juga membuat tampilan kokoleh menjadi semakin menarik. Kokoleh makin nikmat dengan kuah gula merah yang disiram di atas kokoleh.

6. Amparan Tatak

Kue khas Banjarmasin yang selalu hadir di pasar-pasar kue di bulan Ramadan dan selalu diburu oleh para pembeli di Pasar Ramadan adalah amparan tatak. Kue ini juga dikenal dengan sebutan kue pisang

Kue ini tampilannya mirip dengan kue lapis, namun memiliki cita rasa berbeda. Teksturnya lembut dan memiliki rasa manis cocok untuk berbuka puasa.

Amparan tatak ini terbagi dua bagian, bagian bawah dan bagian atas. Bahan yang digunakan untuk membuat kue ini adalah untuk pisang, tepung beras, santan, vanili, tepung sagu, serta daun pandan. Kue ini dimasak dengan cara dikukus. Pisang juga bisa digantikan dengan nangka

7. Sarimuka

Satu lagi kue khas Banjarmasin lainnya adalah sarimuka. Kue atau wadai ini memiliki bahan dasar gula merah dan ketan.

Bagian lapisan atas kue ini sangat lembut dan manis. Sedangkan bagian bawah kue ini adalah ketan putih.

Beberapa jenis sarimuka antara lain sarimuka pandan, sarimuka lakatan/ketan sarikaya gula merah.

Rasa manis gula merah pada bagian atas kue sangat terasa, namun manis ini kemudian diimbangi degan rasa gurih saat, kue bagian atas dan bawahnya dimakan secara bersamaan.

8. Lapis India

Meskipun namanya kue atau wadai Lapis India tetapi ini adalah makanan khas Banjar. Kue ini juga salah satu jenis kue yang jarang diketahui orang. Kue ini berbeda dengan kue lapis biasa.

Kue Lapis India ini memiliki lapisan tipis yang banyak dan memiliki bentuk yang unik meliuk-liuk pada bagian sisinya.

Karena meliuk-liuk mirip goyangan India, kue ini disebut lapis India.  Teksturnya lembut dan rasanya begitu sedap dan istimewa. Manisnya kue ini begitu menggugah selera terutama untuk berbuka puasa.

9. Kelepon Martapura

Kelepon Martapura adalah salah satu jajanan pasar khas Kota Banjarmasin, yang juga memiliki citarasa manis khas gula merah.

Kue khas Banjarmasin yang satu ini memiliki semboyan yaitu " pecah di ilat " yang artinya " pecah di lidah ".

Memang, jajanan berbentuk bulat ini terkenal dengan kelezatannya, memiliki tekstur yang lembut dipadu dengan taburan parutan kelapa disekelilingnya, dan dibagian dalamnya terdapat gula merah, yang akan meleleh disaat dimakan

10. Wadai Rangai

Wadai Rangai adalah salah satu kue khas Banjarmasin, yang berbahan dasar sagu dengan citarasa manis dan gurih.

Jaman dulu, kue ini hanya disajikan pada acara-acara adat saja, atau acara-acara formal lainnya.

Namun sekarang, Wadai Rangai sangat mudah ditemukan di Kota Banjarmasin dan sekitarnya. Kue yang satu ini sangat bagus dijadikan sebagai oleh-oleh untuk keluarga, tetangga, maupun teman-temanmu.

Nah, itulah tadi 10 kue khas Banjarmasin yang wajib kamu coba jika berkunjung ke Kota ini. Happy holiday!

Tag : #wisata banjarmasin    #banjarmasin    #daerah wisata    #kue khas banjar    #travel    #kalimantan selatan   

Baca Juga