Love Bombing Adalah dan Ciri-cirinya

Ilustrasi Love Bombing adalah (Foto: Parboaboa/Ester)

PARBOABOA - Love bombing adalah taktik manipulatif dalam hubungan romantis yang dilakukan dengan memberikan perhatian yang berlebihan dan penuh kasih sayang untuk mengejar, memikat, dan mengontrol pasangan.

Istilah ini dapat dilakukan oleh siapa saja, baik pria maupun wanita, yang ingin mengejar, memikat, dan mengontrol pasangan. Namun, taktik ini sering dilakukan oleh orang-orang yang memiliki sifat posesif dan manipulatif, serta sulit menerima penolakan dari pasangan.

Apa Itu Love Bombing?

Pengertian love bombing (Foto: Parboaboa/Kathleen)

Love bombing adalah taktik yang dilakukan oleh seseorang dalam hubungan romantis untuk mengejar, memikat, dan menarik perhatian pasangannya dengan memberikan perhatian yang berlebihan dan penuh kasih sayang.

Taktik ini dilakukan dengan memberikan perhatian yang intens, mengirimkan pesan atau telepon yang sering, hadiah yang mengagumkan, dan janji-janji yang manis.

Pada awalnya, love bombing merupakan sesuatu yang menyenangkan dan membuat pasangan merasa dihargai. Namun, ketika taktik ini dilakukan secara berlebihan dan terus menerus, tindakan tersebut dapat menjadi manipulatif dan berbahaya.

Seseorang yang melakukannya dapat berubah menjadi sangat posesif dan menginginkan perhatian pasangannya terus menerus. Pasangan yang tidak memberikan perhatian yang diinginkan oleh si pelaku love bombing dapat mengalami penolakan dan bahkan penghukuman.

Ciri-ciri Love Bombing

Ciri ciri love bombing (Foto: Parboaboa/Kathleen)

Berikut adalah beberapa ciri-ciri love bombing dalam sebuah hubungan, di antaranya:

1. Perhatian yang berlebihan

Salah satu ciri yang harus diwaspadai adalah ketika ia sudah menyerang love language kamu. Biasanya, pelaku akan memberikan perhatian yang berlebihan pada pasangannya, seperti sering mengirimkan pesan atau telepon, memberikan hadiah yang mahal, atau mengajak pasangan ke tempat-tempat romantis.

2. Janji manis

Pelaku sering memberikan janji-janji manis pada pasangannya, seperti merencanakan masa depan yang indah bersama-sama atau memberikan kebahagiaan seumur hidup. Tujuannya adalah untuk membuat pasangan merasa terpikat dan terikat pada hubungan toxic tersebut.

3. Intensitas emosi yang tinggi

Taktik manipulatif sering menunjukkan emosi yang sangat intens, baik itu kebahagiaan atau kekecewaan yang berlebihan. Hal ini dapat membuat pasangan merasa tertekan dan sulit mengambil keputusan.

4. Kontrol dan manipulasi

Love bombing artinya sering mengontrol pasangannya dan menggunakan taktik manipulatif untuk mencapai tujuannya. Pasangan yang tidak memberikan perhatian yang diinginkan oleh si pelaku dapat mengalami penolakan dan bahkan penghukuman.

5. Perubahan yang tiba-tiba

Setelah melakukan taktik ini, pelaku sering kali mengubah sikap dan perilakunya secara drastis, seperti menjadi dingin dan jauh dari pasangannya. Arti love bombing ini dapat membuat pasangan bingung dan kehilangan kepercayaan pada hubungan tersebut.

Contoh Love Bombing

Contoh love bombing (Foto: Parboaboa/Kathleen)

Berikut adalah contoh love bombing yang wajib diketahui:

Sara baru saja berkenalan dengan Mike melalui sebuah aplikasi kencan online. Mike terlihat sangat menarik dan romantis pada awalnya. Dia terus mengirimkan pesan dan mengajak Sara untuk berkencan setiap hari. Dia memberikan hadiah-hadiah kecil, seperti bunga dan cokelat, setiap kali mereka bertemu. Sara merasa sangat terkesan dengan perhatian dan kebaikan Mike (sikap manipulatif).

Namun, setelah beberapa minggu berlalu, Mike mulai menunjukkan sikap posesif dan manipulatif. Dia terus meminta Sara untuk menghabiskan waktu bersamanya dan tidak memberikan ruang bagi Sara untuk bertemu dengan teman-temannya. Dia juga mulai menggunakan taktik manipulatif, seperti mengancam akan bunuh diri jika Sara tidak mau berkencan dengannya.

Sara merasa tertekan dan sulit mengambil keputusan. Dia masih terpikat dengan perhatian dan kasih sayang yang diberikan oleh Mike pada awalnya, namun merasa tidak nyaman dengan sikap posesif dan manipulatif yang ditunjukkan oleh Mike. Dia mulai merasa bahwa dirinya telah menjadi korban love bombing dalam hubungan tersebut dan memutuskan untuk mengakhirinya.

Penyebab Taktik Manipulatif

Penyebab love bombing (Foto: Parboaboa/Kathleen)

Penyebab taktik manipulatif pada dasarnya berasal dari masalah yang dimiliki oleh si pelaku. Beberapa penyebab yang mungkin terjadi adalah:

  1. Seseorang yang melakukan taktik manipulatif mungkin memiliki kebutuhan untuk merasa dicintai dan diterima, sehingga mereka mencoba untuk memperoleh perhatian dan cinta dari pasangan mereka dengan cara yang berlebihan.
  2. Si pelaku mungkin merasa takut kehilangan pasangannya, sehingga mereka menggunakan taktik manipulasi ini untuk membuat pasangan tetap tinggal.
  3. Seseorang yang mungkin kesulitan dalam berkomunikasi dengan pasangannya, sehingga mereka mencoba untuk mengekspresikan perasaan mereka dengan taktik manipulasi ini.
  4. Si pelaku mungkin memiliki pengalaman traumatis di masa lalu, seperti pengabaian atau penolakan, sehingga mereka menggunakan taktik ini untuk mengatasi rasa tidak aman dan tidak dicintai.
  5. Seseorang yang melakukan taktik manipulatif mungkin memiliki gangguan kepribadian tertentu, seperti gangguan kepribadian borderline, yang membuat mereka sulit dalam membangun hubungan yang sehat.

Cara Menghadapi Love Bombing

Cara menghadapi love bombing (Foto: Parboaboa/Kathleen)

Agar tak menjadi korban, kamu harus mengetahui cara menghadapi taktik manipulatif dengan benar. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan:

  • Kenali tandanya Seperti pujian dan perhatian yang berlebihan, serta hadiah yang berulang. Dengan mengenali tanda-tanda ini, kamu dapat mengetahuinya dengan segera dan mengambil tindakan yang tepat.
  • Jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan. Tetap tenang dan evaluasi situasi secara obyektif sebelum membuat keputusan.
  • Jangan ragu untuk menetapkan batasan yang jelas dan komunikasikan dengan pasangan. Jika pasangan Anda tidak menghormati batasan tersebut, maka bahaya love bombing ini bisa mengintaimu.
  • Cari dukungan dari teman, keluarga, atau dari profesional jika perlu. Berbicaralah dengan mereka tentang situasimu saat ini dan minta saran dan dukungan mereka.
  • Tingkatkan kepercayaan diri dan bangun hubungan yang sehat dengan diri sendiri. Ingatlah bahwa Anda memiliki hak untuk dipandang dan diperlakukan dengan hormat.
  • Jika Anda merasa bahwa hubungan Anda tidak sehat dan tidak berkelanjutan, putuskan hubungan tersebut. Ini mungkin sulit, namun pada akhirnya, keputusan yang tepat untuk kesehatan dan kebahagiaan Anda.

Demikianlah ulasan seputar love bombing, mulai dari pengertian, ciri, contoh ilustrasi, penyebab, dan cara mengatasinya. Semoga artikel ini dapat membantumu agar terhindar dari pelaku taktik manipulatif.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS