7 Manfaat Bawang Dayak Bagi Kesehatan

Bawang dayak (Foto: Parboaboa/Olivia)

PARBOABOA - Sejak zaman dahulu kala, Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki banyak tanaman dengan sejuta khasiat. Akan tetapi tidak semua masyarakatnya mengenal bahkan mengetahui tanaman apa saja yang baik untuk kesehatan, atau dengan kata lain tanaman apa saja yang biasa dijadikan obat tradisional.

Salah satu tanaman yang memiliki segudang manfaat, namun jarang diketahui adalah bawang dayak. Bawang dayak atau bawang sabrang sebenarnya spesies tanaman asli Amerika Serikat yang tumbuh di daerah pegunungan dengan ketinggian antara 600-1500 m dpl.

Tanaman yang tumbuh secara liar ini dapat dengan mudah ditemukan di negara tropis seperti Indonesia. Salah satu lokasi yang banyak ditumbuhi bawang sabrang adalah pulau Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat. Masyarakat suku Dayak kerap menjadikannya sebagai obat tradisional, seperti mengobati karies gigi.

Bawang dayak (Foto: Parboaboa/Olivia)

Tanaman dengan nama ilmiah Eleutherine bulbosa ini mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti:

  • Alkaloid
  • Glikosida
  • Flavonoid
  • Fenolik
  • Saponin
  • Triterpenoid
  • Tanin
  • Kuinon
  • Steroid

Secara ilmu farmasi, bawang dayak juga berpotensi memiliki kadungan:

  • Antimikroba
  • Agen anti-inflamasi
  • Penghambat alfa-glukosidase
  • Penghambat Replikasi HIV topoisomerase II

Bawang dayak dan bawang merah sekilas mirip, tapi tak sama. Bentuk dari bawang dayak lebih lonjong, warna umbinya sedikit lebih gelap dibandingkan bawang merah. Daun bawang dayak merupakan jenis daun sejajar yang hampir mirip dengan rumput.

Nah, berikut sederet manfaat bawang dayak yang baik untuk kesehatan tubuh.

1. Mencegah Diabetes

Kandungan eleutherol, eleuthocide A, dan eleutherinoside B pada bawang dayak memiliki sifat antidiabetes sehingga dipercaya berkhasit mencegah penyakit diabetes. Kandungan tersebut bekerja dengan cara menurunkan kadar glukosa darah.

2. Menjaga Kadar Kolesterol

Khasiat bawang dayak berikutnya adalah menjaga kadar kolestrol total, trigliserida, dan kolesterol LDL “jahat” yang sudah mencapai ambang batas normal. Dengan mengonsumsi tanaman tradisional yang satu ini secara teratur, kamu juga akan terhindar dari risiko penyakit berbahaya yang disebabkan kolesterol tinggi.

3. Mencegah Infeksi Bakteri

Berbagai infeksi yang disebabkan oleh bakteri patogen bernama Staphylococcus aureus dapat diatasi dengan mengonsumsi bawang dayak. Kandungan ekstrak etanol pada tanaman umbi-umbian ini akan menyembuhkan infeksi kulit, sepsis dan osteomielitis.

4. Menurunkan Tekanan Darah

Jika kamu memiliki tekanan darah yang tinggi dapat mengonsumsi bawang dayak. Senyawa alisin pada bawang akan membantu menurunkan tekanan darah.

5. Mengobati Jerawat

Ilustrasi jerawat (Foto: PEXELS/ANNA NEKRASHEVICH)

Bawang dayak dapat dikonsumsi remaja atau orang dewasa yang sedang mengalami masalah kulit, seperti jerawat. Adanya kandungan etanol pada bawang terbukti berhasil menghambat pertumbuhan bekteri penyabab jerawat.

Masalah kulit lainnya, seperti luka dan bisul juga dapat diatas dengan cara mengkonsumsi bawang dayak, karena terdapat kandungan antimikroba.

6. Melawan Radikal Bebas

Manfaat bawang dayak selanjutnya adalah melawan paparan radikal bebas yang berpotensi merusak sel-sel dalam tubuh. Kandungan triterpenoid, polifenol, dan flavonoid akan bekerja sebagai antoksidan.

Dengan mengonsumsi bawang dayak secara rutin dan sesuai takaran juga bisa mengurangi resiko penuaan dini, demensia dan kanker.

7. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Ilustrasi tulang terawat (Foto: pomgen.gov.pg)

Kandungan ekstrak etanol pada tanaman tradisional ini mampu meningkatkan kepadatan dan bobot tulang, sehingga dapat terhindar dari risiko terkena osteoporosis.

Cara Mengkonsumsi Bawang Dayak

Teh bawang dayak (Foto: facebook Dayak Agabak)

Meski bawang dayak dijadikan sebagai obat tradisional, tetap saja ada aturan yang perlu diperhatikan saat akan mengonsumsinya, seperti berikut ini:

  • Jika ingin mengonsumsi bawang dayak yang segar, cukup mengambil 2 umbinya saja dan dikonsumsi sebanyak 3 kali sehari.
  • Jika dengan cara merebus bawang segar, kamu bisa menggunakan 10 butir. Rebus bawang dengan 3 gelas air sampai mendidih tanpa tambahan pemanis atau perasa apapun. Disarankan rebusan bawang dayak diminum 3 kali sehari.
  • Jika menggunakan bawang dayak yang sudah dikeringkan, kamu dapat menyeduhnya seperti menyeduh teh. Untuk bawang dayak yang dikeringkan dapat bertahan 2-3 bulan jika disimpan ditempat yang kering dan sejuk.

Itulah informasi penting seputar manfaat bawang dayak hingga cara mengonsumsinya. Semoga bermanfaat dan sehat selalu. Kamu juga dapat menemukan tanaman tradisional yang baik bagi kesehatan lainnya di laman Parboaboa.

Editor: Lamsari Gulo
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS