Omicron di Indonesia Tembus 565 Kasus

Ilustrasi Omicron (dok iStockphoto)

PARBOABOA, Jakarta - Penyebaran virus Covid-19 varian Omicron di Indonesia terus menunjukkan pertambahan kasus. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengumumkan Omicon di Jakarta bertambah 67 kasus pada Kamis (13/1), sehingga saat ini total kasus Omicron di Indonesia sudah tembus 565 kasus.

Kebanyakan kasus Omicron di Indonesia terkonfirmasi pada pelaku perjalanan luar negeri, namun masyarakat harus waspada karena saat ini sudah ditemukan 107 kasus transmisi lokal.

“Yang dari luar negeri 458 atau 81 persen, yang lokal 107 atau 18,9 persen," kata Ahmad Riza Patria kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Kamis (13/1/2022).

Melihat pertambahan kasus ini, Ahmad Riza mengimbau agar masyarakat mengurangi mobilitas dan tetap mematuhi protokol kesehatan, karena Omicron mempunyai tingkat penularan yang lebih cepat dari penularan varian delta.

“Tetap di rumah, karena tempat terbaik adalah di rumah” imbau Ahmad Riza.

Terpisah Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan jika kasus positif Covid-19 di Jakarta juga mengalami kenaikan. Hari ini dilaporkan ada penambahan 478 kasus, sehingga total kasus aktif di DKI mencapai 2.936 kasus.

“Yang mana 303 di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri," katanya.

Vaksinasi dosis ketiga

Pemerintah saat ini masih terus mengupayakan percepatan vaksinasi nasional, sebagai salah satu cara untuk segera lepas dari pandemi. Sebagai Langkah lanjutan, pemerintah saat ini sudah mengumumkan pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Vaksinasi booster akan diberikan secara gratis kepada masyarakat diatas usia 18 tahun, untuk meningkatkan ketahanan tubuh masyarakat terhadap Covid-19 termasuk varian Omicron. Untuk mendapatkan vakin ketiga ini ditetapkan syarat yaitu masyarakat telah menerima suntikan dosis kedua setidaknya 6 bulan sebelumnya.

Adapun jenis vaksin yang akan digunakan sebagai booster ada 5 jenis yaitu CoronaVac atau Vaksin Covid-19 Bio Farma, Comirnaty oleh Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Zifivax.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS