Penyakit Tiroid pada Wanita Beserta Gejalanya

Penyakit Tiroid pada Wanita Beserta Gejalanya (Foto: Shutterstock)

PARBOABOA - Tiroid adalah kelenjar yang berbentuk seperti kupu-kupu. kelenjar ini memiliki fungsi untuk menghasilkan hormon tiroid yang mengatur metabolisme pada tubuh.

Efek gangguan tiroid pada wanita dapat memengaruhi kesehatan reproduksi, mulai dari haid sampai menopause. Penyakit ini bukan tergolong penyakit yang menular, tetapi termasuk salah satu penyakit yang bisa diturunkan.

Ciri Penyakit Tiroid

Sekitar 60% wanita tidak menyadari bahwa ia memiliki masalah pada tiroidnya. Gejala yang ditimbulkan penyakit ini seperti:

  • Tremor
  • Jantung berdebar
  • Berat badan menurun
  • Mudah berkeringat
  • Gangguan tidur
  • Gugup, cemas, dan mudah tersinggung
  • Mudah mengantuk dan cepat letih
  • Mudah lupa
  • Mudah merasa kedinginan
  • Kulit dan rambut menjadi kering
  • Rambut mudah rontok
  • Suara serak
  • Pembengkakan di bagian tubuh
  • Menstruasi tidak teratur

Gangguan Tiroid pada Wanita

Berikut beberapa gejala yang ditimbulkan oleh penyakit tiroid pada wanita:

Penambahan atau Penurunan Berat badan Secara Tiba-Tiba

Tiroid memiliki efek yang besar terhadap metabolisme dalam menjaga berat badan.

Sementara itu, kadar hormon tiroid yang rendah dapat menyebabkan penambahan berat badan, tiroid yang terlalu aktif dapat membuat anda kehilangan berat badan secara tidak terduga. Penurunan berat badan ini adalah salah satu perubahan paling umum yang terjadi pada wanita.

Mudah Lelah

Kelelahan sering kali dianggap sebagai tanda penuaan dan stress. Meskipun demikian, perasaan lelah dapat disebabkan oleh masalah tiroid.

Secara signifikan, penyakit ini memengaruhi perlambatan metabolisme pada tubuh sehingga anda akan merasa mudah lelah dan menyebabkan hilangnya energi. Selain itu, jantung anda akan berdebar, melemahnya otot, dan juga tremor.

Menstruasi Tidak Normal

Pada wanita usia produktif, gangguan penyakit ini bisa menyebabkan haid tidak lancar, seperti debit haid yang sangat sedikit, debit haid yang sangat banyak, ataupun sama sekali tidak haid walaupun anda belum mengalami menopause.

Meningkatkan Resiko Kista

Penyakit hipotiroid atau kelenjar tiroid yang kurang aktif dapat meningkatkan resiko kista pada wanita, terutama pada organ reproduksi seperti rahim, leher rahim (kanker serviks), atau indung telur (ovarium).

Insomnia

Disfungsi tiroid sangat memengaruhi waktu tidur sehingga anda akan kesulitan untuk terlelap (insomnia). Penyakit ini juga menyebabkan rasa kantuk pada saat siang hari.

Kelenjar yang terlalu aktif juga dapat memengaruhi suasana hati, sistem saraf, sindrom kelelahan, kelemahan otot, berkeringat di malam hari, dan sering buang air kecil.

Komplikasi Kehamilan

Penyakit hipotiroid juga bisa meningkatkan bahaya kehamilan beresiko tinggi. Kekurangan hormon tiroid menyebabkan resiko keguguran, bayi lahir prematur, bayi lahir dalam keadaan meninggal dunia, dan pendarahan setelah melahirkan.

Menghitamnya Lipatan Kulit pada Leher

Gejala awal terjadinya gangguan tiroid adalah penggelapan kulit pada area sekitar leher. Penelitian telah membuktikan bahwa penggelapan lipatan kulit di leher biasanya disebabkan oleh peningkatan hormon seperti tiroid.

Selain itu, tiroid bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan kulit dan rambut. Penyakit ini juga dapat menimbulkan masalah seperti kulit kering, kulit kepala gatal, berminyak, dan kerapuhan pada kuku.

Cara Mengatasi Gangguan Tiroid

Dalam mengatasi gangguan tiroid pada wanita, harus dilakukan skrining atau tes terlebih dahulu untuk mengetahui jenis gangguan yang dialami. Beda jenis masalah tiroid, akan berbeda pula penanganan dan obatnya.

Pada kelainan hipertiroid, umumnya dokter akan memberikan obat antitiroid untuk mengatasi kelebihan hormon dalam tubuh anda. Pemberian obat antitiroid ini bisa dalam jangka waktu lama, pendek atau bahkan selamanya tergantung pada kondisi kesehatan anda.

Sementara itu, bagi anda yang mengalami masalah hipertiroid disertai menurunnya berat badan, dokter akan menganjurkan untuk meminum obat dan makanan penambah energi. Dengan meningkatkan asupan energi, protein, dan asam lemak, dapat menjadi cara alami untuk mengatasi gangguan penyakit ini .

Demikianlah penjelasan gejala penyakit tiroid pada wanita, semoga bermanfaat.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS