Ragam Penyakit yang Biasa Menyerang Anak Usai Libur Lebaran

Anak-anak sangat rentan terserang berbagai jenis penyakit usai libur lebaran (dok:orami.co.id)

PARBOABOA, Jakarta – Setelah libur lebaran, sering kali para orang tua khawatir anak-anaknya terserang berbagai jenis penyakit. Pasalnya, banyaknya aktivitas dan perjalanan jauh saat lebaran bisa membuat anak-anak mengalami kelelahan yang berujung pada munculnya berbagai macam penyakit.

Menurut dokter spesialis anak konsultan gastrohepatologi Muzal Kadim, anak-anak memang sangat rentan terserang beberapa penyakit usai libur lebaran. Salah satunya penyakit yang menyerang saluran cerna seperti diare, sembelit dan yang lainnya.

Untuk itu, penting bagi para orang tua untuk mengetahui penyakit-penyakit apa saja yang sering menyerang anak usai libur lebaran. Sebab, hal itu berguna untuk mencegah anak terserang penyakit-penyakit tersebut.

Berikut ini merupakan ragam atau jenis-jenis penyakit yang biasa menyerang anak usai libur lebaran.

1. Sembelit

Sembelit atau susah buang air besar bisa terjadi pada anak setelah Lebaran. Hal ini terjadi karena bisa kurangnya mengonsumsi buah, sayur, dan air putih saat lebaran. Akibatnya, feses menjadi keras dan sulit dikeluarkan.

Oleh karena itu, pastikan anak Anda kembali memperbanyak menu sehat seimbang selama Lebaran. Sebagai contoh, jika Anak diberi makan daging, para orang tua juga harus membarenginya dengan makan sayuran dan air putih yang cukup.

2. Batuk, Pilek dan Flu

Penyakit ini ditandai dengan gejala hidung tersumbat, batuk terus menerus, dan bisa juga disertai demam ringan. Hal ini biasanya terjadi akibat reaksi alergi maupun virus yang mudah menyerang anak saat daya tahan tubuhnya sedang menurun. Apalagi, selama libur anak Anda pasti menemui banyak orang yang bisa menjadi pemicu masuknya virus ke dalam tubuh anak.

Sebenarnya, Anda bisa melakukan antisipasi untuk mencegah anak tertular batuk dan pilek. Caranya, dengan memastikan anak tetap istirahat dengan cukup meski begitu bersemangat bermain dengan saudara yang lain.

Selain itu, jangan lupa ingatkan anak untuk sering mencuci tangan dengan sabun. Saat silaturahmi, ingatkan anak untuk bersalaman dengan mengarahkan tangan orang tua yang disalaminya ke dahi, bukan ke hidung atau mulut.

3. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)

Gejala ISPA yang bisa dialami anak antara lain demam ringan, bersin-bersin, hidung tersumbat, hingga tenggorokan badan. Penyebab seseorang bisa mengalami ISPA karena terinfeksi virus.

ISPA sendiri dapat menyerang, saat anak-anak sedang kelelahan dan kurang tidur selama liburan yang membuat imunitasnya menjadi menurun.

Apabila anak sudah menunjukkan gejala ISPA, Anda bisa memberikan anak makan dan minum yang cukup. Kemudian berikan istirahat yang cukup atau bisa juga dengan menggunakan alat pelega pernapasan.

4. Sakit Gigi

Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis seperti kue kering khas Lebaran, cokelat, permen, minuman dengan sirup, dan lainnya membuat anak bisa sakit gigi. Maka dari itu, Anda wajib ingatkan anak agar menggosok gigi setelah makan makanan manis dan minum air putih yang cukup

5. Diare

Anak- anak memang sangat rentan terkena diare usai libur lebaran. Hal ini bisa terjadi saat makanan yang dikonsumsi anak telah terkontaminasi parasit maupun bakteri, apalagi sistem pencernaan anak juga masih cukup sensitif.

Selama libur lebaran para anak-anak tentunya akan makan berbagai jenis makanan, entah itu yang terlalu pedas atau bersantan.

Untuk itu, jika anak Anda teserang diare, segera berikan oralit yang bisa Anda buat sendiri di rumah. Setelah itu, tetap beri anak makanan dan minuman yang bersih atau steril.

Nah, itulah informasi seputar ragam penyakit yang biasa menyerang anak usai libur lebaran. Semoga bermanfaat!

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS