Perbedaan gagal jantung yang menyerang Hanna Kirana dengan serangan jantung

Artis Hanna Kirana Meninggal Karena Gagal Jantung, Simak Perbedaannya Dengan Serangan Jantung

rini | Kesehatan | 04-11-2021

PARBOABOA, Pematangsiantar - Kabar duka menyelimuti dunia hiburan tanah air setelah pesinetron Hanna Kirana meninggal dunia di usia 23 tahun karena gagal jantung.

Kebanyakan masyarakat mungkin mengira gagal jantung sama dengan serangan jantung. Namun kedua penyakit mematikan ini berbeda.

Berikut perbedaan gagal jantung dan serangan jantung:

Gagal Jantung

Gagal jantung adalah kondisi saat pompa jantung melemah, sehingga tidak mampu mengalirkan darah yang cukup ke seluruh tubuh. Penyebab gagal jantung adalah hipertensi, anemia, diabetes, kerusakan otot jantung, juga bisa berasal dari penyakit jantung bawaan.

Gagal jantung menyebabkan penderitanya mengalami sesak nafas, mudah lelah, detak jantung terasa cepat dan tiidak teratur, batuk berkepanjangang, pembengkakan tungkai kaki dan peningkatan berat badan.

Pada kasus gagal jantung, fungsi jantung yang sudah hilang biasanya tidak dapat dikembalikan. Namun, penanganan perlu dilakukan agar kondisi jantung tidak makin memburuk.

Jika seseorang terserang gagal jantung, ia biasanya akan diberikan teknik CPR (cardiopulmonary resuscitation). Pada kebanyakan kasus, gagal jantung merupakan kondisi seumur hidup yang tidak bisa disembuhkan sepenuhnya. Perawatan bagi penderita gagal jantung meliputi obat-obatan, implan alat yang membantu detak jantung normal kembali, dan operasi.

Serangan Jantung

Sedangkan serangan jantung adalah  kondisi saat pasokan darah menuju ke jantung tersumbat akibat adanya penggumpalan darah atau penumpukan lemak, kolesterol, dan unsur lainnya. Jika aliran darah tidak kembali normal, hal itu itu dapat menyebabkan bagian otot jantung itu mulai mati.

Biasanya, orang yang terkena serangan jantung akan mengalami gejala seperti adanya tekanan yang kuat pada area dada, nyeri di dada, rasa berat, sesak atau terbakar. Seseorang yang terkena serangan jantung perlu mendapatkan udara. Ketika terjadi serangan jantung, pasien perlu mendapatkan pertolongan pertama dengan pemberian nafas buatan.

Kesimpulannya gagal jantung terjadi Ketika jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh secara efisien, sedangkan serangan jantung ketika kurangnya suplai darah ke jantung. Namun kedua penyakit ini sangat berbahaya, sehingga untuk menghindarinya diperlukan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga dan mengkonsumsi makanan sehat.

Tag : kesehatan, hanna kirana, serangan jantung, gagal jantung, perbedaan

Berita Terkait