Rull Darwis, Musisi Country yang Eksis Hingga Usia Senja

Rull Darwis membawakan album "Kembali" pada tournya di Yogyakarta, Minggu 27 Agustus 2023 (Foto: Bisma Ally Hakim)

PARBOABOA, Jakarta - “Selama aku masih dikasih umur dan badan yang sehat, aku akan terus bernyanyi dan berkarya. Karena aku suka musik.”

Rull Darwis, seorang pria berdarah Jambi yang telah aktif dalam dunia musik sedari empat dekade lalu. Ia bahkan sudah belajar memainkan gitar sejak bersekolah di tingkat menengah pertama.

Hingga pada awal 1980-an, ia pun membentuk band saat berada di bangku menengah atas. Langkahnya kemudian membawanya ke Jogja dan bergabung bersama Komunitas Pengamen Jalanan Malioboro (KPJM).

Pengalaman inilah yang membuat Rull semakin mencintai musik. Selang beberapa waktu, ia juga berkesempatan membantu Egy Fredly merekam lagu untuk acara Uli Sigar Rusadi di TVRI kala itu.

Beberapa kali juga, ia sempat berpindah-pindah dari Jogja ke Ibu Kota. Main dari hotel ke hotel, dan akhirnya memutuskan untuk menetap di Jakarta pada 1990 hingga sekarang.

“Aku sama temen-temen bikin grup country main-main di hotel, cafe. Baru di tahun 2010 aku ditawari untuk membuat album,” tuturnya kepada PARBOABOA, Minggu (27/8/2023).

Kilas Balik Perilisan Album Perdana Rull

Setelah melewati lika-liku mengenal musik, Rull akhirnya merilis album perdana pada 2012. Saat itu, usianya sudah menginjak 48 tahun.

Namun, album yang bertajuk #Rull&TheUnderCover ini hanya berisi 7 buah lagu. Jumlah tersebut cukup sedikit untuk sebuah album apabila dibandingkan dengan skema musik mainstream pada umumnya.

“Kemana aja? Udah umur 40-an baru mulai. Tapi ya saya pikir, ini adalah waktu saya untuk rilis. Dan tidak ada yang terlalu cepat atau terlalu lambat,” ujarnya seraya menirukan perkataan beberapa temannya.

Bagi Rull, usia bukanlah penghalang untuk terus berkarya.  Seiring berjalannya waktu, ia semakin rajin menulis lagu dan sudah menghasilkan beberapa album, seperti Rull Darwis #2 pada 2018 silam serta album terbarunya yang berjudul Kembali yang dirilis tahun ini.

Album ‘Kembali’, Upaya Menilik Ulang Hal Yang Dilewati

“Album terbaru saya, saya namai Kembali. Sebuah upaya melihat ulang, perjalanan hidup saya dan menilik hal-hal yang sudah dilalui, didapatkan, dan kehilangan,” jelasnya.

Diusia yang sudah tidak lagi muda, Rull merasa bahwa penting untuk melihat kembali rekaman hidup manusia. Ia merekamnya melalui sebuah lagu.

Lagu-lagunya juga meneritakan tentang realitas sosial yang ada. Apa yang terjadi pada negeri ini, dan sebagainya. Misalnya saja, dalam lagu Lestarilah-Lestarilah yang merupakan bentuk cinta Rull pada Indonesia.

Kembara Sunyi, lagu tentang orang-orang yang mengabdikan diri untuk kepentingan orang banyak. Namun malah mendapatkan perhatian yang minim dari pemerintah.

“Ada guru honorer, ada suku anak dalam yang berusaha menjaga hutan adatnya dari gempuran industri, ada seorang bapak tua di Wonogiri yang menanam pohon di bukit yang gundul, nah itu semua bentuk kepedulian untuk orang lain. Tapi tak jarang tidak mendapat perhaian, tegas Rull.

Kemudian, terdapat lagu "Lay Down, Way Down" yang diciptakan saat pandemi COVID-19 melanda. Ia mengungkapkan kegelisahannya tatkala melihat begitu banyak individu yang berbicara tentang hal-hal yang tidak mereka pahami, namun karena posisi mereka, kata-kata tersebut didengar oleh banyak orang.

Dari situ, Rull berusaha menggabungkan pesan yang ingin dia sampaikan melalui lagunya.

“Cover album lagu ini juga berupaya merajut kembali hal-hal yang ada. Terbukti dengan gambar dengan rautan pensil, sobekan kardus, dan dicetak di atas kertas daur ulang,” jelasnya.

Kini, di usianya yang sudah menginjak kepala enam, Rull masih memiliki energi dan semangat berkarya. Sambil menjalankan tugasnya sebagi guru honorer musik untuk anak berkebutuhan khusus, Rull Darwis terus mengisi hidupnya dengan bermusik. 

 “Secara materi aku mungkin orang yang biasa saja, minimal aku  bisa ninggalin cerita abadiku,” pungkasnya. 

Editor: Atikah Nurul Ummah
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS