Pemerintah bakal wajibkan vaksin kanker serviks bagi seluruh masyarakat Indonesia di tahun 2023 (dok:blogdokter.net)

Pemerintah Bakal Wajibkan Vaksin Kanker Serviks di Tahun 2023

Dimas | Kesehatan | 20-04-2022

PARBOABOA, Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pastikan vaksin kanker serviks atau vaksin Human Papillomavirus (HPV) bakal menjadi vaksin wajib dan gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia pada 2023 mendatang.

“Vaksinasi HPV diberikan secara gratis, dibiayi oleh negara,” ucap Budi dalam keterangannya di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (19/4/2022).

Budi menjelaskan bahwa vaksinasi kanker serviks (HPV) penting dilakukan untuk mencegah wanita Indonesia terkena kanker serviks yang menjadi salah satu penyakit paling mematikan di Indonesia.

Ia juga mengatakan, program vaksinasi kanker serviks (HPV) merupakan salah satu jajaran vaksinasi wajib di Indonesia seperti imunisai lengkap maupun vaksin Covid-19.

“karena memang kita mau melakukan itu sebagai tindakan yang terkait preventif dan promotif. Seperti imunisasi lengkap maupun vaksin Covid-19,” ucap Budi.

Pemberian vaksinasi kanker serviks (HPV), dikatakan Budi, sebenarnya sudah dimulai dari tahun 2021 lalu. Namun,baru diberikan kebeberapa wilayah saja.

"Kita nanti akan lebih banyak (vaksin), bukan HPV saja. Jadi akan dan beberapa vaksin lainnya. Kenapa vaksin HPV ini wajib, karena untuk mencegah penularan kanker serviks," ucap Budi.

Sasaran program pemberian vaksinasi kanker serviks (HPV) akan dimulai dari kelompok anak perempuan usia sekolah dasar (SD). Vaksin akan diberikan secara berkala.

Selanjutanya, untuk kelompok perempuan remaja atau dewasa, vaksinasi bisa dilakukan secara mandiri dan berbayar di fasilitas kesehatan.

Program Pemberian Vaksin Gratis Sudah Mulai Diberikan di Beberapa Daerah

Program vaksinasi kanker serviks (HPV) secara gratis sudah dimulai oleh pemerintah pada tahun ini. Ada 131 daerah kabupaten dan kota yang telah menjalankan layanan vaksinasi kanker serviks (HPV).

Adapun daerah tersebut yakni DKI Jakarta, DIY Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sumatera Utara.

Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes, Prima Yosephine, mengatakan bahwa vaksinasi kanker serviks (HPV) bisa diakses gratis tanpa syarat yang rumit.

"Nggak pakai syarat, cukup si anak yang sudah berusia segitu, yakni kelas 5 dan 6 SD, nanti akan dikasih, jika memang daerahnya sudah masuk ke dalam pemberian layanan tersebut," ujar Prima saat dihubungi pada Selasa (19/4/2022).

Mengenal Vaksin Kanker Serviks (HPV)

1. Pengertian Vaksin HPV

Vaksin HPV adalah jenis vaksin yang berfungsi untuk mencegah infeksi virus HPV (human papillomavirus). Virus HPV dapat menyebabkan infeksi pada kulit, menimbulkan kutil pada organ kelamin, serta menyebabkan kanker.

Hingga saat ini, vaksin HPV diketahui sangat berperan penting menurunkan jumlah kasus dan penyebaran kanker serviks.

2. Dosis Vaksin

Untuk anak yang berusia 10-13 tahun, vaksin cukup diberikan dua kali dengan jarak 6 sampai 12 bulan setelah vaksin pertama.

Sementara itu, untuk para remaja atau dewasa, vaksin akan diberikan dengan dosis tiga kali lebih banyak dari vaksin anak-anak. Jarak pemberian vaksin pertama ke vaksin kedua rentang waktunya sebulan. Kemudian, vaksin ketiga akan dilakukan dibulan keenam setelah vaksin kedua.

Tag : #pemerintah    #kanker serviks    #kesehatan    #vaksin kanker serviks    #menkes    #covid 19    #imunisasi    

Baca Juga