10 Negara Termiskin di Asia, Nomor 9 Pernah Jadi Bagian dari Indonesia

Ilustrasi Negara Termiskin di Asia (Foto:ajaib.co.id)

PARBOABOA – Asia merupakan benua terbesar di dunia, dimana Indonesia juga menjadi salah satu bagian di dalamnya. Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), setidaknya terdapat 48 negara yang terdaftar di dalam benua ini.

Setiap negara tersebut tentunya memiliki tingkat ekonomi yang berbeda-beda. Hal tersebut diukur dari beberapa aspek, terutama dalam jumlah pendapatan per kapita.

Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata penduduk dari suatu negara, yang menggunakan variabel Produk Domestik Bruto (PDB) dan jumlah penduduk.

Dalam hal ini, pendapatan per kapita mampu mengukur tingkat kemakmuran suatu negara sehingga dapat dikategorikan sebagai negara terkaya dan negara termiskin.

Nah, berikut ini kami akan memberikan daftar negara termiskin di Asia yang mungkin belum kamu ketahui. Negara termiskin di bawah ini diukur dari beberapa indikator seperti, kemampuan bernegosiasi, mengakses layanan dan perlindungan sosial, status sosial, pekerjaan, dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui negara mana sajakah yang paling miskin di Asia, simak ulasan di bawah ini.

1. Afghanistan

Negara termiskin di Asia yang pertama adalah Afghanistan. Negara multietnis yang berada di bagian selatan-tengah Asia ini memiliki pendapatan per kapita US$ 508,80. Hal tersebut membuat Afghanistan menjadi urutan teratas dalam kategori negara termiskin di Asia.

Negara dengan luas 652.230 kilometer persegi ini juga memiliki sejarah panjang yang didominasi oleh konflik internal antar faksi. Tidak hanya itu, menurut Bank Dunia, sebagaian besar dari penduduk Afghanistan juga diprediksi akan berada di bawah garis kemiskinan yang terancam hidup.

2. Korea Utara

Negara termiskin di Asia selanjutnya adalah Korea Utara. Negara ini berada di wilayah Asia Timur dan memiliki luas wilayah mencapai 120.538 kilometer persegi. Berdasarkan Council on Foreign Relations (CFR), Korea Utara merupakan satu negara yang dipimpin oleh kediktatoran dinasti terlama di dunia.

Dalam negara ini, yang memerintah otoritas mutlak selama tiga generasi adalah kelaurga Kim. Meski demikian, negara yang sangat tertutup ini memiliki estimasi pendapatan per kapita sebanyak US$ 642.

3. Yaman

Yaman adalah salah satu negara termiskin di Asia dengan total pendapatan per kapita sebanyak US$824,12. Negara ini berada di wilayah Asia Barat yang berdekatan dengan Arab Saudi di sebelah utara, Oman di sebelah timur laut, dan berbagi perbatasan laut bersama Eritrea, Djibouti, dan Somalia.

Saat ini, Yaman tengah mengalami krisis ekonomi karena adanya perang sipil yang terjadi. PBB juga mendeklarasikan kondisi di negara Yaman sebagai ‘krisis kemanusian terburuk di dunia’.

4. Tajikistan

Beralih ke Asia Tengah salah satu negara termiskin di Asia ditempati oleh Tajikistan. Negara yang berbatasan dengan Kirgistan di utara, Cina di timur, Afghanistan di selatan, dan Uzbekistan di barat dan barat laut ini memiliki pendapatan per kapita sebanyak US$ 859,13.

Dilansir dari Bank Dunia, Tajikistas diketahui mengalami kemajuan yang cukup signifikan dalam mengurangi angka kemiskinan. Dalam kurun waktu hampir 20 tahun, tingkat kemiskinan dapat turun dari 83% dan ekonomi tumbuh rata-rata 7% per tahun.

5. Suriah

Di urutan kelima terdapat Suriah yang menjadi negara termiskin di Asia. Negara ini berada di wilayah Timur Tengah dan berbatasan dengan Laut Mediterania. Negara dengan pendapatan per kapita sebanyak estimasi US$ 870 ini tengah dihadapkan dengan berbagai konflik yang terjadi.

Hal tersebut semakin diperburuk dengan kurangnya akses berkelanjutan terhadap Kesehatan, pendidikan, perumahan, dan makanan yang membuat Suriah menjadi negara termiskin di Asia.

6. Nepal

Selanjutnya adalah Nepal. Negara yang terletak di lereng selatan pegunungan Himalaya ini memiliki pendapatan per kapita sebanyak US$ 1155,14 yang membuatnya menjadi negara termiskin di Asia keenam.

Menurut UNICEF, sebanyak 17,4% warga Nepal tergolong miskin secara multidimensi pada tahun 2019. Pengangguran yang signifikan menjadi salah satu alasan negara satu ini berada di tingkat kemiskinan yang tinggi.Sselain itu, tingginya harga rumah juga membuat banyak warga Nepal kesulitan dalam memperoleh tempat tinggal.

7. Kirgistan

Kirgistan adalah negara yang berada di Asia tengah dan memiliki angka pendapatan per kapita sebanyak US$ 1173,61. Negara ini berbatasan dengan Kazakhastan, Cina, Tajikistan dan Uzbekistan. Berdasarkan data Asia Development Bank, sebanyak 20,1% penduduk Kirgistan hidup di bawah garis kemiskinan nasional di tahun 2019.

Selain itu, Bank Dunia juga melaporkan jika sumber utama dari tingkat kemiskinan yang ada di negara ini adalah pendapatan tenaga kerja, peralihan pekerja imigran, serta tingginya kenaikan harga pangan.

8. Pakistan

Diurutan kedelapan sebagai negara termiskin di Asia adalah Pakistan. Negara multietnis terpadat di Asia Selatan ini memiliki angka pendapatan per kapita sebanyak US$ 1193,73.

Meski demikian, hal tersebut mengalami penurunan kemiskinan yang konsisten dan signifikasi selama 14 tahun dari 2001 hingga 2015. Biasanya, daerah yang paling banyak mengalami kemiskinan di negara inia dalah pedesaan dibanding perkotaan.

9. Timor Leste

Negara termiskin di Dunia selanjutnya adalah Timor Leste, dimana negara ini merupakan salah satu negara yang berada di Asia Tenggara dan berdekatan dengan Indonesia, bahkan pernah menjadi bagian di dalamnya sebelum akhirnya memutuskan untuk berpisah. Timor Leste memiliki angka US$ 1381,17 untuk pendaptan per kapitanya.

Menurut data Bank Dunia, kemiskinan yang ada di negara ini cukup tinggi namun kemajuan sudah ada dalam meningkatkan standar hidup. Kemiskinan di Timor Leste turun dari 50% pada tahun 2007 menjadi sekitar 42% di tahun 2014.

10. Myanmar

Negara terakhir yang berada kategori ini adalah Myanmar. Negara ini memiliki angka US$ 1.400,21 untuk pendapatan per kapitanya. Berdasarkan data Bank Dunia, kemiskinan di Myanmar telah turun dari 48% menjadi 25% antara tahun 2005 dan 2017.

Meski demikian, kemiskinan di Myanmar diperkirakan akan naik lagi karena dampak kudeta militer dan Covid-19 pada 2022. Kudeta Myanmar diketahui dimulai pada pagi hari tanggal 1 Februari 2021, yang terjadi akibat pihak militer merebut kekuasaan dari pemerintahan Aung San Suu Kyi.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS