Kinerja KPK Selama 2022: 10 OTT dan Tetapkan 149 Tersangka

Konferensi Pers Kinerja dan Capaian KPK 2022. (Foto: B Universe Photo/Joanito De Saojoao))

PARBOABOA, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan 10 Operasi Tangkap Tangan (OTT) sepanjang tahun 2022. Dari seluruh pengungkapan tindakan korupsi yang dilakukan KPK tahun ini, sebanyak 149 orang yang terjerat telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi.

"Selama 2022, KPK melakukan 10 kegiatan tangkap tangan," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers kinerja akhir tahun KPK 2022 yang digelar di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (27/12/2022).

Berikut adalah daftar OTT yang dilakukan KPK selama tahun 2022:

Di awal tahun 2022, KPK berhasil menjaring Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi atau Pepen atas kasus penerimaan suap terkait pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Bekasi.

Pepen yang ditangkap pada OTT 5 Januari 2022 divonis pada November lalu dengan pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Menyusul, KPK kembali melakukan OTT pada 12 Januari 2022 dan mengamankan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud. Gafur diamankan KPK karena terlibat kasus korupsi kegiatan pekerjaan pengadaan barang dan jasa hingga perizinan di Kabupaten Penajam Panser Utara pada 2021-2022.

Setelah menjalani persidangan, hakim memutuskan untuk menjatuhkan hukuman lima tahun enam bulan penjara terhadapnya. Pembacaan vonis dilakukan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Samarinda, Kalimantan Timur pada 27 September 2022.

Kemudian KPK juga menciduk mantan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin atas penerimaan suap ratusan juta dari seorang kontraktor. Dalam kasus ini, Terbit dijatuhi hukuman penjara sembilan tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider lima bulan kurungan.

OTT keempat dilakukan KPK terhadap Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hidayat. Dia  dijatuhi hukuman lima tahun penjara atas kasus suap dan gratifikasi yang menjeratnya.

Pada 26 April 2022, KPK melakukan OTT kelima dan berhasil menjerat Bupati Bogor Ade Yasin. Ade Yasin diseret ke pengadilan karena terlibat dalam kasus suap terkait pemeriksaan laporan keuangan pada Pemkab Bogor. Atas perbuatannya, Ade Yasin dijatuhi hukuman penjara selama 4 tahun.

Keenam, KPK melakukan OTT terhadap eks Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti pada Juni 2022. Dia diamankan karena menerima suap untuk pengurusan perizinan di wilayah Pemerintah Kota Yogyakarta.

OTT berikutnya dilakukan pada Agustus 2022. Saat itu, KPK mengamankan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo. Dirinya ditangkap karena diduga telah menerima suap dan gratifikasi terkait promosi jabatan di Kabupaten Pemalang. Persidangan perdana kasus ini telah digelar di Pengadilan Tipikor, Semarang, Jawa Tengah pada hari ini, Selasa (27/12/2022).

KPK kembali beraksi pada 20 Agustus 2022 dan berhasil mengamkankan Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani pada 20 Agustus. Rektor Unila ini dijerat atas dugaan penerimaan suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri di Unila.

Selanjutnya pada bulan September, KPK mengamankan Hakim Agung Mahkamah Konstitusi Sudrajad Dimyati. Sudrajad ditetapkan menjadi tersangka pada kasus dugaan suap serta pungutan liar terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Terakhir, KPK menjaring Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak. Ia diduga menerima suap miliaran Rupaiah dari pengurusan alokasi dana hibah APBD DPRD Jawa Timur.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS