Angkut Barang PKL, Petugas Patroli Satpol PP Siantar Diamuk Warga

Tangkapan layar video Pol PP diamuk warga.

Pematangsiantar. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dari Pemko Pematangsiantar diamuk warga di Lapangan Merdeka Kota Siantar. Diketahui hal ini dikarenakan salah satu pedagang cilok yang tidak terima barang dagangannya diangkut, seperti yang tertuang di dalam unggahan video milik @yudhawinatasaragih di laman instagramnya pada Minggu (18/7/2021) sore hari.

Terdengar teriakan-teriakan pedagang yang meminta barang dagangan tersebut dikembalikan. Tak sedikit juga dari warga yang mengolok-olok petugas Pol PP tersebut.

"Untuk apamu barang itu kaubawa wee, mau jualan siomay kau?," teriak salah satu warga.

“Gak otak kelen woi…” Teriak salah satu warga yang lain.

Bahkan beberapa warga yang lain juga berkata kasar.

Dalam video berdurasi 1 menit 42 detik tersebut terlihat petugas Satpol PP mengendarai mobil patroli yang bertuliskan “Tim Pemburu Orang Jogal” mengangkut dua buah asongan yang disita dari penjual siomay keliling.

Karena banyak warga yang terprovokasi dan meneriaki, kemungkinan petugas pol PP panik sehingga nyaris menabrak salah seorang pengendara sepeda motor. Pengendara yang kesal langsung turun dan ingin menghajar personel Pol PP yangmengemudikan Mobil Patroli itu.

Namun hal tersebut dihentikan oleh seorang pol PP wanita. Beberapa warga yang sudah diselimuti rasa kesal langsung berusaha merusak mobil patroli, warga memukuli mobil patroli hingga spion mobil patah.

Demi menghindari amarah warga semakin besar, petugas Pol PP terlihat langsung tancap gas hingga salah satu asongan milik penjul siomay yang sempat diangkut terjatuh dari mobil patroli. Asongan siomay itu pun berserakan di tengah jalan.

Di kesempatan yang sama, seorang personil Pol PP juga melarikan diri namun langsung dikejar oleh warga disekitar lokasi kejadian. Tidak diketahui apa yang terjadi dengan petugas yang lari tersebut.

Dalam kejadian yang mengundang kerumunan massa tersebut terlihat massa yang berkerumun juga tanpa mengenakan masker. Sangat disayangkan dalam kondisi pandemi seprrti ini banyak kerumunan massa yang abai dengan protokol kesehatan.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS