Banjir Setinggi Pinggang Landa Kota Medan dan Deli Serdang

Rumah warga yang terendam air sepinggang orang dewasa di Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang, Selasa (2/11/2021).

PARBOABOA, Medan – Banjir melanda sebagian besar kawasan Medan dan Deli Serdang, Sumatera Utara. Banjir bahkan melebar hingga ke Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, pada Rabu (03/10/2021). Akibatnya ratusan rumah terendam banjir dan ratusan kepala keluarga terancam mengungsi. Sejak kemarin (02/10) selama satu malam hujan mengguyur sejumlah wilayah di kawasan Kota Medan dan sekitarnya. Akibatnya sejumlah tempat di kota Medan dan Deli Serdang mengalami banjir. Kali ini banjir meluas hingga beberapa kilometer dari sungai Batangkuis, Tembung dan Percut Sei Tuan.

Banyak warga yang tak menduga banjir tersebut. Pasalnya saat hujan mengguyur deras malam tadi, kebanyakan warga sedang terlelap tidur. Saat bangun dipagi hari tau tau saja kondisi rumah mereka sudah digenangi air hampir sepinggang orang dewasa.

Ilham, seorang warga Jalan Makmur Ujung Pasar 7 Desa Sambirejo, Percut Seituan, mengatakan bahwa banjir memang kerap terjadi setiap tahun akibat luapan Sungai Batangkuis.

Menurut Ilham, di dekat kawasan tempat tinggalnya tersebut terdapat dua aliran sungai yang bertemu. Akibatnya air hujan meluap karena tak mampu tertampung seluruhnya oleh sungai. Hal ini semakin parah karena sela satu malaman hujan turun dengan intensitas tinggi. Sementara parit yang berada di sisi jalan tidak sanggup menampung debit air.

"Hujannya malam tadi sekira pukul 23.00 WIB, nggak berhenti itulah makanya air naik, sudah satu malaman banjirnya ini. Kalau hujannya turun selebat ini beginilah keadaannya, kalau hujannya nggak lebat nggak banjir," kata Ilham, Rabu (03/11/2021).

Kota Medan sampai saat ini ternyata masih belum bebas banjir. Bahkan belakangan ini, hujan sedikit saja jalan-jalan protokol sudah digenangi air dan juga rumah -rumah warga disebagian wilayah di Medan terendam air banjir.

Selain wilayah Tembung, beberapa daerah juga terlihat digenangi air banjir seperti di Jalan Sunggal didepan komplek tomang elok, Jalan Seroja, dan jalan pasar 3 Padang Bulan kota Medan. Kondisi jalan banjir terparah adalah di kawasan jalan lintas Medan – Tanjung Morawa. Akibat banjir itu banyak kendaraan yang rusak dan mengakibatkan kemacetan total arus lalu lintas dilokasi tersebut.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS