Cara menentukan arah mata angin (Foto: Parboaboa/Wulandharahap)

Ingin Menentukan Arah Mata Angin? Gunakan Cara Lengkap ini

Wulan | Pendidikan | 22-09-2022

Ingin Menentukan Arah Mata Angin? Gunakan Cara Lengkap ini

PARBOABOA – Manusia yang hidup di bumi sangat bergantung pada arah mata angin. Mata angin bisa menjadi penentu arah kiblat untuk menjalankan ibadah salat, menentukan waktu yang tepat untuk nelayan saat hendak berlayar, pemandu pesawat terbang agar tidak salah arah, dan jika kamu memiliki hobi berpetualang tentunya arah mata angin sangat diperlukan.

Memang di zaman yang sudah modern seperti sekarang ini sangat mudah untuk mentukan arah mata angin, contohnya dengan menggunakan gawai kita sudah bisa mengaksesnya, namun saat gawai kita sudah kehabisan tenaga, kamu bisa gunakan cara-cara ini untuk menentukan arah mata angin.

1. Amati ciri-ciri pohon

Pertama, lihat kelebatan pohon atau arah batang pohon. Kelebatan pohon dan arah pohon (yang masih kecil) biasanya akan mengarah ke timur karena cenderung mencari sinar matahari pagi yang baik untuk proses fotosintesis.

Kedua, pada pohon besar, rabalah dan rasakan adanya lumut. Jika pohon tersebut terasa lebih basah dan berlumut, artinya berada di sisi timur karena sinar matahari yang menyinarinya belum terik saat pagi hari.

Ketiga, rasakan suhu pohon. Jika satu sisi pohon terasa hangat maka tandanya ia mengarah ke arah barat karena kemungkinan matahari terbenam belum lama sehingga cahayanya masih menghangatkan sisi barat pohon.

2. Jam Tangan

Selain berfungsi untuk mengetahui waktu secara pasti, jam tangan ternyata juga bisa digunakan sebagai pengganti kompas, lho. Namun, yang bisa digunakan hanya jam tangan yang memiliki jarum jam saja.

Coba kamu lihat angka 12 pada jam tangan kalian, kemudian arahkan tepat ke rah matahri. Lalu, lihatlah jarum pendek pada jam tangan kalian. Di antara angka 12 dan jarum pendek itu adalah angka utara (jika berada di sisi selatan garis khatulistiwa).

3. Kompas sederhana

Cara menentukan arah mata angin selanjutnya yakni dengan kompas sederhana yang bisa kamu gunakan kapan saja, di waktu siang ataupun malam hari.

Bagaimana caranya dan apa saja bahan yang diperlukan?

Siapkan jarum, silet, gabus, atau benda yang bisa mengapung, dan semangkuk air. Sebelumnya, gosokkan jarum atau silet ke permukaan kering sehingga benda ini nantinya akan mendapatkan agay listrik dan gaya magnetis.

Kemudian, letakkan jarum pada gabus yang tipis, lalu apungkan di atas semangkuk air yang telah kamu siapkan tadi. Perhatikan dengan seksama pada dua ujung jarum tersebut, akan menunjukkan arah utara dan selatan.

4. Matahari

Matahari adalah cara yang paling mudah dan paling pasti untuk menentukan arah mata angin. Perhatikan dimana matahari terbit dan tenggelam untuk menentukan arah timur dan barat.

Jika kita berdiri menghadap matahri terbit, sudah pasti kanan dan kiri kita adalah selatan dan utara. Begitu pula saat kita menghadap kearah matahri terbenam, maka kanan dan kiri kita adalah utara dan selatan.

5. Batangan kayu

Ini juga menjadi cara menentukan arah mata angin yang mudah, yakni dengan menggunakan bantuan cahaya matahari jika suatu saat kamu sedang tersesat di siang hari. Ambillah sebilah kayu dengan panjang sekitar 50 cm. tancapkan di tanah dan tandai ujung bayangannya. Kemudian tunggu sekitar 10-15 menit dan tandai lagi ujung bayangan yang baru.

Pada kedua ujung bayangan yang sudah ditandai tadi, buatlah garis lurus yang menghubungkan keduanya. Pada titik tengah di antara garis itu, buatlah garis yang berlawanan seperti symbol plus (+). Namun, pastikan terlebih dahulu garis berlawanan itu sudutnya 90 derajat. Garis yang berlawanan tadi menghadap ke matahari sisi utara.

6. Rasi Bintang Pari/Crux

Saat sedang membicarakan rasi bintang, pasti kamu akan membayangkan satu kaitan rumit bintang-bintang yang memperlihatkan suatu bentuk. Namun, rasi bintang pari/crux bisa dengan mudah kita lihat dan rasi ini adalah sisi selatan.  Rasi bintang ini sangat berfungsi sebagai petunjuk arah bila kita tersesat di malam hari. Bentuknya seperti salib/layang-layang dan sedikit condong miring.

Berdasarkan Ensiklopaedia Penggalang: Materi Kepramukaan Lengkap untuk Penggalang (2015), mata angin terbagi menjadi 4, 8, 16, hingga 32.

Namun, mata angin yang banyak digunakan adalah 8 arah mata angin. 8 arah mata angit tersebut yaitu timur, timur laut, barat, barat laut, barat daya, utara, selatan, dan tenggara.  Delapan arah mata angin kemudian terbagi menjadi cardinal points dan ordinal point. Berikut penjelasannya:

Empat mata angin disebut sebagai cardinal points, sekaligus menjadi arah mata angin utama, yaitu: Utara = 0 atau 360 derajat

  • Barat = 270 derajat
  • Timur = 90 derajat
  • Selatan = 180 derajat

Ordinal points

Ordinal points atau arah pertengahan yaitu:

  • Timur laut = antara timur dengan utara, terletak di 45 derajat
  • Tenggara = antara timur dengan selatan, terletak di 135 derajat
  • Barat daya = antara barat dan selatan, terletak di 225 derajat
  • Barat laut = antara utara dan barat, terletak di 315 derajat

Demikianlah seputar cara menentukan mata angin lengkap dengan penjelasnnya. Semoga artikel kali ini bisa membantu dan menambah wawasan kita semua, ya.

Tag : #mata angin    #cara menentukan arah mata angin    #pendidikan    #9 arah mata angin    #kompas   

Baca Juga