Penyebab Kucing Tidak Mau Makan (Dok. @99.co)

5 Penyebab Kucing Tidak Mau Makan dan Cara Mengatasinya

Olivia | Kesehatan | 13-04-2022

PARBOABOA – Hewan peliharaan kucing yang tidak mau makan atau kehilangan nafsu makan dikenal sebagai anoreksia. Mereka akan mendapat energi dari cadangan lemak yang dimiliki dan kemudian diproses melalui hati menggunakan protein.

Namun hal tersebut akan berdampak buruk jika berlangsung terus menerus. Karena jumlah protein yang terdapat pada tubuh kucing akan lambat laun menurun, sehingga membuat hati bekerja semakin keras.

Kondisi itu akan berujung kepada lipidosis atau hati berlemak yang memicu gagal hati pada kucing. Keadaan seperti inilah yang membuat pemilik hewan peliharan berbulu menjadi khawatir.

Oleh karena itu, penting buat kamu pemilik anabul (sebutan bagi pecinta kucing) mengetahui penyebab kucing tidak mau makan, serta cara mengatasinya, agar kucing peliharan kamu tetap sehat.

Penyebab Kucing Tidak Mau Makan

Ada beragam penyebab kucing tidak mau makan, berikut beberapa faktornya.

1. Sakit

Kucing sakit tidak mau makan itu wajar. Tetapi kamu harus tahu penyakit apa yang sedang dialami anabul milikmu. Beberapa penyakit kucing yang mengganggu nafsu makannya, seperti sakit gigi, gangguan pernapasan, hingga gangguan pencernaan.

Akan tetapi, terdapat gangguan kesehatan lain yang lebih serius dan sering diderita kucing, yakni gagal ginjal, pankreatitis, adanya infeksi bahkan kanker.

2. Masalah Psikologis

Sebagai makhluk hidup, kucing juga bisa mengalami stress yang bisa menyebabkan hilangnya nafsu makan. Perubahan rutinitas, pergantian pemilik atau kondisi lingkungan sekitar yang tiba-tiba berubah adalah pemicu utama si anabul terkena gangguan kecemasan.

Kamu wajib tahu, masa pemulihan kucing yang mengalami masalah mental membutuhkan waktu yang cukup lama, hingga dia dapat menyesuaikan dengan keadaan yang baru.

3. Jenis Makanan Kucing

Beberapa jenis kucing peliharaan memiliki selera yang berbeda-beda. Secara keseluruhan, anabul akan merasa bosan dengan jenis makanan yang sudah di konsumsinya selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Untuk kamu pemilik hewan berbulu ini, harus terus memantaunya sesaat sedang makan. Apakah dihabiskan, disisakan, atau bahkan tidak disentuh sama sekali. Jika tersisa, kamu harus mengganti makanan kucing yang biasa dengan yang baru.

4. Baru Melakukan Vaksinasi

Tidak hanya manusia yang membutuhkan vaksinasi, kucing juga perlu mendapatkan vaksin yang bertujuan menghindari resiko penyakit berbahaya, serta membuatnya semakin sehat.

Setiap setelah melakukan vaksin, pasti ada efek samping yang ditimbulkan, seperti tidak memiliki nafsu makan. Kamu tidak perlu khawatir karena hal tersebut wajar terjadi, dan hanya berlangsung sementara.

5. Hasrat yang Tinggi

Penyebab yang terakhir yaitu Hasrat sedang tinggi. Kondisi ini masuk kedalam fase birahi (masa kawin). Kucing akan terus mengalami penurunan nafsu makan sampai dia menemukan pasangan kawinnya.

Namun, kasus ini tidak dialami semua kucing peliharana. Karena beberapa dari mereka telah dikebiri yang bertujuan menghindari serangan kanker dan tumor pada testis dan kanker uteri (rahim) pada kucing betina.

Cara Mengatasi Kucing Tidak Mau Makan

Setelah mengetahui penyebab kucing tidak mau makan, kamu juga perlu tahu cara mengatasi permasalahan tersebut. Langkah yang paling tepat kamu lakukan adalah membawa si anabul ke dokter hewan agar mendapat penanganan dari ahlinya.

Dokter akan meresepkan obat-obatan stimulus nafsu makan, hingga memberi rekomendasi makanan cair melalui suntikan. Kamu juga bisa memberikan makanan kaleng, seperti tuna atau ayam sebagai stimulant nafsu makan pada si anabul.

Sekian informasi yang dirangkum untuk kamu pemilik hewan peliharaan, kucing. Semoga bermanfaat dan anabul kamu tetap sehat. Kamu juga bisa menemukan informasi lain seputar hewan peliharaan di website Parboaboa.

Tag : #kucing    #hewan peliharaan    #kesehatan    #makanan kucing    #penyakit kucing   

Baca Juga