Konprensi Pers Polda Metro Jaya kasus begal yang menewaskan karyawati Basarnas.

Polisi Ultimatum Pelaku Begal yang Menewaskan Karyawati Basarnas

Maraden | Hukum | 02-11-2021

PARBOABOA, Jakarta – Kepolisian mengultimatum satu dari empat pelaku penganiayaan yang menwaskan seorang karyawati Badan SAR Nasional (Basarnas) untuk segera menyerahkan diri kepada pihak berwajib.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan ada empat pelaku dalam kasus perampokan tersebut, tiga di antaranya sudah ditangkap atas perannya masing-masing.

"Saya ultimatum saudara T. Saya minta secepatnya menyerahkan diri. Saya kasih waktu untuk menyerahkan diri. Kami sudah tahu identitasnya," kata Kombes Pol Yusri Yunus, di Jakarta, Senin (1/11/2021).

Menurut Yusri, satu tersangka yang masih buro yakni inisial T, adalah pelaku yang melakukan penyerangan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam hingga tewas. Yusri menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan segan mengambil tindakan tegas jika T tidak segera menyerahkan diri.

"Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku utamanya yang membacok korban. Kami kasih waktu secepat mungkin menyerahkan diri atau kami tindak tegas," kata Yusri.

Sebelumnya polisi telah menagkap tiga pelaku lain yakni RP (18) ditangkap di Tamansari Jakarta Barat, MG (18) ditangkap di Klender Jakarta Timur, serta MR (24) ditangkap di Bogor. Saat diperiksa lebih lanjut, ketiga pelaku mengaku menggunakan uang hasil kejahatannya untuk membeli narkoba. Keterangan itu juga diperkuat dengan hasil tes urine ketiganya yang positif mengandung narkotika.

•        Kronologi

Yusri mengatakan tiga pelaku yang sudah diamankan bersama seorang lagi yang masih buron melakukan pembegalan dan penganiayaan yang berujung kematian korban. Korban yaitu MN (22), seorang karyawati Basarnas yang tewas dibacok oleh komplotan pelaku.

Aksi pembegalan berujung maut itu terjadi di dekat kantor Basaranas tempat MN bekerja, di Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (22/10/2021) dini hari.

Saat itu, MN bersama pacarnya sedang menunggu ojek online di pinggir jalan depan Kantor Basarnas. Kemudian datang 4 orang dengan menggunakan 2 unit sepeda motor. Lalu 2 orang turun dari motor sambil menenteng senjata tajam. Pelaku sempat menuduh pacar MN telah memukul adiknya.

Pacar korban kemudian lari menyelamatkan diri karena para pelaku membawa senjata tajam. Lantas pelaku kemudian membacok MN. Setelah membacok, pelaku merampas telepon seluler milik korban dan langsung kabur meninggalkan lokasi.

Korban sempat dilarikan ke RS Hermina, namun nyawanya tak tertolong. Ia meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS pukul 02.47 WIB.

Tag : huku, kriminal, polda metro jaya, pembegal, korban begal, karyawati basarnas

Berita Terkait