PN Jaksel Pastikan Sidang Ferdy Sambo Terbuka untuk Umum

Proses pelimpahan tahap kedua kasus pembunuhan berencana Brigadir J dan obstruction of justice di Kejagung RI pada Rabu 5 Oktober 2022. (Foto: dok. Kejagung RI)

PARBOABOA, Jakarta – Sidang tersangka Ferdy Sambo dan 10 tersangka lainnya atas kasus pembunuhan Brigadir J akan digelar secara terbuka untuk umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

"Sidangnya akan terbuka umum,” kata Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) Saut Maruli Tua Pasaribu di PN Jaksel, Jakarta Selatan, Senin (10/10/2022).

Para tersangka akan dihadirkan langsung ke persidangan yang akan dilaksanakan di ruang utama PN Jaksel. Proses persidangan juga akan ditayangkan di monitor, agar dapat disaksikan oleh seluruh media dan masyarakat yang hadir, mengingat kapasitas ruangan sangat terbatas.

“Boleh tertutup karena ruangan tidak terlalu besar, tapi di selasar disediakan monitor. Agar masyarakat, rekan-rekan media bisa meliputnya," lanjutnya.

Sementara untuk tanggal pasti kapan dilaksanakannya sidang tersebut belum dapat ditentukan, karena pihak PN Jaksel masih menunggu pelimpahan perkara hari ini, Senin (10/10/2022) sampai pukul 17.00 WIB.

Setelah 11 berkas dilimpahkan, total dari berkas yang akan dilimpahkan ke PN Jaksel, kemungkinan sidang akan dilaksanakan pekan depan Senin (17/10/2022).

"Kalau hari ini dilimpahkan (berkas perkara) Senin (17 Oktober 2022) akan mulai sidangnya," ujarnya.

Setelah administrasi selesai dan majelis hakim sudah menentukan tanggal persidangan, masyarakat maupun media dapat mengakses data perkara yang disidangkan di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Jadi kalau benar hari ini akan dilimpahkan, maka hari ini juga PN Jaksel akan menunjuk majelis hakim yang memeriksa dan menangani perkara ini, dan hari ini juga Bapak Ibu akan segera tahu tanggal berapa persidangannya. Bapak Ibu nanti bisa lihat di SIPP PN Jaksel di web situ ada bisa dilihat di situ sidangnya tanggal berapa," kata Maruli.

Sementara itu, Humas PN Jaksel Djuyamto memastikan sejauh ini persiapan persidangan berjalan dengan lancar, salah satunya persiapan pengamanan.

"Sebenarnya PN Jaksel bukan kali ini saja menangani perkara yang menarik perhatian masyarakat, tapi tentu saja yang namanya persiapan, terkait dengan koordinasi dengan kejaksaan, dengan kepolisian, dengan pengamanan sidang, bahkan dengan rekan media pun kami pasti akan menyiapkan supaya semua berjalan dengan baik," ujar Djuyamto.

Adapun untuk persiapan pengaman, Polres Metro Jaksel akan mengerahkan 170 anggota kepolisian untuk mengamankan lokasi baik di dalam maupun luar ruangan.

"Sampai hari ini kami telah membuat rencana pengamanan, setidaknya akan ada 170 personel nanti yang kami turunkan, kami di-backup juga oleh Polda Metro Jaya," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi.

Ade juga berharap agar semua pihak turut membantu pihak kepolisian untuk menjaga ketertiban saat proses persidangan dilaksanakan.

"Dalam pengaman itu kan kita melihat objek pengamatan, tentunya kami secara bersama-sama tadi melihat lokasi, alur jalannya, dan sebagainya, situasi ruangan yang disinggahi dan lain sebagainya," kata dia.

Seperti yang diberitakan, Ferdy Sambo dan 10 tersangka lainnya didakwa atas pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. 

Atas dakwaan kasus tersebut, PN Jaksel akan menentukan jadwal persidangan untuk para tersangka setelah berkasnya dilimpahkan paling lambat hari ini Senin (10/10/2022).

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS