11 Tambang Emas Terbesar di Dunia Berdasarkan Total Hasil Produksinya

Negara dengan tambang emas terbesar di dunia (Foto: Parboaboa/Juni)

PARBOABOA Tambang emas merupakan lokasi atau area dimana proses penambangan emas dilakukan untuk mengekstraksi dan mengumpulkan emas dari endapan atau bijih emas yang ada di dalam bumi.

Kegiatan penambangan emas adalah salah satu bisnis global yang sangat menguntungkan.

Oleh karena itu, banyak perusahaan tambang emas dari berbagai negara beroperasi untuk memproduksi ratusan hingga miliaran emas setiap harinya.

Dilansir dari laman web Agincourt Resources, 10 tambang emas terbesar di dunia berlokasi di sepuluh negara berbeda di Amerika Utara, Oseania, Afrika, dan Asia.

Secara keseluruhan, keduanya menyumbang sekitar 13 juta ons atau 12% dari produksi emas di dunia pada tahun 2021 sampai sekarang.

Lantas, dimanakah negara penghasil emas terbesar di dunia? Berikut adalah daftar negara dengan tambang emas terbesar di dunia yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

1. Nevada Gold Mines (Amerika Serikat)

Pada tahun 2019, dua perusahaan tambang di dunia yaitu Barrick Gold dan Newmont Corporation bekerja sama untuk membangun perusahaan tambang emas di Nevada, Amerika Serikat.

Perusahaan gabungan yang dihasilkan adalah Nevada Gold Mines, kini menjadi tambang emas terbesar di dunia yang menghasilkan lebih dari 3,3 juta ons setiap tahunnya.

Saat ini, Nevada Gold Mines adalah lokasi penambangan emas paling menguntungkan di Amerika Serikat dengan lebih dari 80% emas negara tersebut berasal dari tambang emas ini.

2. Muruntau (Uzbekistan)

Melansir dari laman web Manhattan Gold & Silver, tambang emas Muruntau saat ini merupakan salah satu perusahaan tambang emas terbesar di dunia yang berukuran 3,5 kali 2,5 km di permukaan dan memiliki kedalaman hingga 600 m.

Para ilmuwan percaya lokasi ini memiliki begitu banyak emas karena adanya peristiwa geologi yang terjadi selama jutaan tahun.

Peristiwa ini termasuk fluktuasi garis patahan, naiknya gunung, dan bahkan lenyapnya lautan yang pernah ada di tempat yang sekarang disebut gurun Qizilqum.

Tambang emas Muruntau saat ini diperkirakan menghasilkan sekitar 2 juta ons emas per tahun.

3. Grasberg (Indonesia)

Tambang Grasberg berada di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Indonesia, memiliki salah satu cadangan emas dan tembaga terbesar di dunia.

Tambang emas ini dioperasikan oleh PT Freeport Indonesia yang merupakan perusahaan gabungan antara pemerintah Indonesia, pemerintah Papua, dan perusahaan Amerika Freeport-McMoRan.

Grasberg adalah tempat bagi empat operasi penambangan, yaitu tambang bawah tanah Grasberg Block Cave, tambang bawah tanah Deep Ore Zone, tambang bawah tanah Deep Mill Level Zone, dan tambang bawah tanah Big Gossan.

Menurut Mining Review Africa, tambang emas Grasberg, per 31 Desember 2022, memiliki cadangan logam mulia sebesar 30,8 miliar pon tembaga, 26,3 Moz emas, dan 121,3 Moz perak.

Bahkan, diperkirakan cadangan emas di bawah naungan perusahaan ini bernilai sekitar $40 miliar.

4. Olimpiada (Rusia)

Tambang Olimpiada yang terletak di kota Severo-Yeniseysky, Rusia, saat ini merupakan tambang emas terbesar keempat di dunia berdasarkan hasil produksi.

Tambang ini dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan Polyus yang merupakan produsen emas terbesar di Rusia.

Perusahaan Polyus juga baru-baru ini dinobatkan sebagai penambang terbesar dalam hal cadangan emas secara global, dengan cadangan lebih dari 104 juta ons.

Tambang Olimpiada mulai berproduksi pada tahun 1996 dan saat ini menyumbang lebih dari setengah total produksi emas yaitu sekitar 1,18 juta ons.

5. Pueblo Viejo (Republik Dominika)

Salah satu negara tambang emas terbesar di dunia adalah Republik Dominika yang bernama Pueblo Viejo Dominicana Corporation.

Tambang emas ini dapat memproduksi 814 ribu ons setiap tahunnya atau sekitar 0,7% produksi global.

Tambang yang dioperasikan oleh perusahaan gabungan antara Barrick Gold dan Newmont Goldcorp saat ini sedang menjalani inisiatif ekspansi.

Hal ini diyakini setidaknya tambang ini memiliki 6,55 juta ons cadangan emas dan diperkirakan akan berproduksi hingga tahun 2040.

6. Kibali (Kongo)

Salah satu tambang emas terbesar di dunia berada di Kibali, Republik Demokratik Kongo. Tambang emas ini dapat memproduksi emas sebesar 812 ons per tahun.

Tambang Kibali dimiliki oleh AngloGold Ashanti (45%), Barrick Gold Corporation (45%) setelah merger dengan Randgold Resources, dan Société Minière de Kilo-Moto (SOKIMO) (10%), sebuah perusahaan pertambangan emas milik negara Kongo.

7. Cadia (Australia)

Dilansir dari laman web Agincourt Resources, Cadia East berada di posisi ke-7 dalam daftar tambang emas terbesar di dunia. Tambang ini juga merupakan tambang emas terbesar di Australia

Sistem tambang ini terdiri dari Tambang Gua Panel Bawah Tanah Cadia East serta Tambang Bawah Tanah Ridgeway, dan memiliki produksi tahunan rata-rata sekitar 764,89 ribu ons.

8. Lihir (Papua Nugini)

Lihir adalah sebuah perusahaan pertambangan di Papua Nugini yang bisa memproduksi emas sekitar 737,08 ribu ons emas. Tambang ini diakuisisi oleh perusahaan Newcrest pada Agustus 2010.

Tambang ini merupakan tambang terbuka yang terdiri dari dua lubang yang berdekatan dan saling tumpang tindih.

Akuisisi tersebut disetujui oleh 99,86% pemegang saham Lihir Gold, menjadikan Newcrest sebagai produsen emas terbesar kelima di dunia, dengan produksi sebesar 2,8 Moz pada tahun 2010.

Ross Garnaut, seorang pakar ekonomi Australia, menjabat sebagai ketua perusahaan Lihir dari tahun 1995 hingga 2010.

9. Canadian Malartic (Kanada)

Salah satu perusahaan tambang emas terbesar di dunia adalah Canadian Malartic yang juga merupakan perusahaan tambang emas terbesar di Kanada.

Canadian Malartic saat ini merupakan salah satu jenis proyek tambang terbuka, namun operasi tersebut berubah menjadi proyek bawah tanah yang dikenal sebagai proyek Odyssey.

Berubahnya Canadian Malartic menjadi operasi bawah tanah akan terjadi sekitar tahun 2028 dan diperkirakan umur tambang akan berlangsung setidaknya hingga tahun 2039.

Canadian Malartic dapat memproduksi emas sekitar 714,78 ribu ons setiap tahunnya. Perusahaan ini dimiliki oleh perusahaan Yamana Gold dan Agnico Eagle.

10. Boddington (Australia)

Tambang emas Boddington berada di posisi ke-10 tambang emas terbesar di dunia yang terletak 13 km barat laut Boddington, Australia Barat. Tambang ini pada tahun 2024 menjadi tambang emas terbesar kedua di Australia.

Cadangan produksi ditetapkan pada tingkat tahun 2018, yang menjamin produksi emas selama 17,5 tahun dan dapat memproduksi tembaga selama 16,2 tahun hingga Juni 2036 dan Maret 2035.

Melansir laman web Databoks Katadata, tambang ini dapat menghasilkan emas sekitar 696 ribu ons setiap tahunnya.

11. Loulo (Mali)

Tambang emas ini terletak di Mali Barat berbatasan dengan Senegal dan berbatasan dengan Sungai Falémé. Tambang ini dimiliki oleh perusahaan Barrick Gold.

Melansir dari laman Yahoo Finance, melaporkan bahwa tambang tersebut menghasilkan 560 ribu ons emas pada tahun 2021.

Itulah pembahasan mengenai daftar tambang emas terbesar di dunia berdasarkan hasil produksinya. dengan hasil produksi yang fantastis, tambang tersebut diyakini memiliki cadangan emas terbesar secara global.

Editor: Juni
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS