Jokowi Tinjau Pembangunan Jembatan di Nias (Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jokowi Tinjau Jembatan di Nias, Anggaran Mencapai Rp13.74M

Sari | Daerah | 07-07-2022

PARBOABOA, Nias Barat – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly, mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Kabupaten Nias Barat, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Rabu, 6 Juli 2022.

Di Nias Barat, Jokowi meninjau pembangunan sejumlah infrastruktur, seperti Jalan Nasional Lingkar Nias dan Jembatan Idano Sibolou.

Berdasarkan keterangan resmi Sekretaris Presiden, pembangunan Jembatan Idano Sibolou menghabiskan anggaran mencapai Rp13.74 miliar. Memiliki panjang 50 meter, jembatan ini sudah rampung pada tahun 2021.

Pembangunan infrastuktur di Pulau Nias ini dilakukan sebagai upaya konektivitas wilayah barat dan utara Nias, serta menekan angka kemiskinan di daerah tersebut.

Karena berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020-2024, sejumlah kabupaten di Pulau Nias ditetapkan sebagai daerah tertinggal dengan kemiskinan ekstrem.

Untuk mempercepat penghapusan angka kemiskinan tersebut, pemerintah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Untuk itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara Brawijaya, mengatakan pihaknya akan menangani pembangunan infrastuktur di Nias, seperti pembangunan jalan sepanjang 24 km pada tahun 2023. Jalan yang dibangun tersebut adalah bagian dari Jalan Lingkar Nias yang menghubungkan kota dan kabupaten di Pulau Nias.

“Selain itu, kita juga akan melakukan penanganan dari Kota Gunungsitoli menuju ke Nias Barat, Lahomi menuju ke Sirombu. Ini adalah jalan provinsi sebetulnya, pemutihan,” jelasnya.

Tidak hanya Yasonna H. Laoly, Jokowi juga didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu.

Tag : #jokowi    #yasonna laoly    #daerah    #Jembatan Idano Sibolou    #daerah tertinggal    #pembangunan infrastuktur    #kunjungan kerja   

Baca Juga