Atasi Kelangkaan, Negara Tambah Suplai Minyakita Jadi 450 Ribu Ton Perbulan

Untuk mengatasi kelangkaan, negara akan tambah jumlah suplai Minyakita jadi 450 ribu ton terbulan dari sebelumnya 300 ribu ton per bulan. (Foto: Humas Kemendag)

PARBOABOA, Jakarta - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia akan menambah volume distribusi Minyakita ke pasar hingga 450 ribu ton dari sebelumnya 300 ribu ton. Harganya tetap Rp14 ribu perliter.

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan menegaskan, pasokan minyak goreng kemasan sederhana Minyakita di pasar rakyat akan ditambah.

“Kementerian Perdagangan menambah pasokan Minyakita ke pasar yang sebelumnya 300 ribu ton per bulan menjadi 450 ribu ton per bulan," kata Mendag Zulkifli saat meninjau Pasar Kreneng, Denpasar, Bali, Sabtu (4/2) lewat keterangan tertulis yang diterima Parboaboa.

Mendag melanjutkan, pasokan Minyakita di ritel modern akan dikurangi dan dialihkan ke pasar rakyat. Satgas Pangan sedang pengawasan harga dan pasokannya agar tepat sasaran.

"Hingga Lebaran, suplai Minyakita diutamakan untuk pasar rakyat. Minyakita tidak boleh dijual lebih dari harga eceran tertinggi dan akan diawasi Satgas Pangan," ucap Zulkifli.

Mendag Zulkifi juga memantau beberapa harga pangan saat mendatangi pasar. Tercatat harga beras medium Rp10 ribu perkilogram (kg), beras medium bulog Rp9.000 perkg, beras premium Rp13 ribu perkg, gula pasir Rp13 ribu perkg, minyak goreng curah Rp15.300 perliter, minyak goreng Minyakita Rp14 ribu perliter, minyak goreng kemasan premium Rp18 ribu perliter,

Lalu tepung terigu Rp13 ribu perkg, daging sapi Rp110 ribu perkg, daging ayam ras Rp35 ribu perkg, telur ayam ras Rp28.800 perkg, cabai merah keriting Rp40 ribu perkg, cabai merah besar Rp30 ribu perkg, cabai rawit merah Rp47 ribu perkg, bawang merah Rp37.500 perkg dan bawang putih Rp25 ribu perkg.

Editor: RW
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS