Bakso dan sejarahnya berbagai Negara di Asia

Sejarah Bakso (Foto: Parboboa/Randy)

PARBOABOA - Bakso adalah daging yang digiling kemudian digulung lalu menggumpal sehingga menjadi bentuk seperti bola, terkadang dicampur bersama dengan bahan lain, seperti tepung tapioka, bawang, telur, mentega, dan bumbu.

Bola daging ini dapat dimasak dengan cara digoreng, dipanggang, dikukus, ataupun direbus dengan saus. Ada banyak jenis yang dapat dibuat, contohnya dari berbagai jenis daging, ikan, udang, cumi, sayuran dan tepung bumbu. Atau istilah ini terkadang dibuat dari sesuai bahan gilingan yang digunakan.

Bakso Sejarahnya

Bangsa Romawi Kuno telah membuat buku masak yang bernama Apicius (Abad ke 4) dan sudah memasukkan banyak resep bakso sapi termasuk di dalamnya.

Resep awalnya juga telah ada dalam beberapa buku masak Bangsa Persia paling umumnya menyajikan daging domba sudah berbumbu lalu digulung menjadi bola seukuran buah jeruk dan dilapisi dengan kuning telur dan kunyit. Kemudian resep ini disebar ke negara-negara bagian Barat.

Berbagai macam banyak jenisnya, contohnya saja dari wilayah barat laut Negara Iran, dibuat dengan besar diameter rata-rata 20 sentimeter ukurannya. Kemudian ada istilah Poume d'oranges yaitu hidangan berlapis emas di Abad Pertengahan Masehi (Abad ke 5 sampai abad ke 15 Masehi).

Bakso di berbagai Negara Asia

Di Tiongkok atau istilah wanzi biasanya terbuat dari daging babi dan  dikukus, direbus atau digoreng, terkadang hanya ditambahi kecap. Bentuk ukuran besar atau yang disebut kepala singa, memiliki ukuran diameter sekitar 5 sentimeter sampai 10 sentimeter.

Adapun bentuk yang lebih kecil, disebut dengan  bola babi, biasanya dimasukkan dalam sup. Kanton atau bakso kukus, terbuat dari daging sapi segar dan disajikan sebagai hidangan utama bersama dim sum. Ikan dan makanan laut lainnya juga dapat digabungkan untuk menciptakan rasa dan tekstur yang unik dan berbeda. Dan ada kategori lain untuk kaum vegetarian dan biasanya disajikan didalam sebuah festival.

Di Tiongkok Utara, dibuat dari irisan daging dan tepung saja, terkadang dengan tambahan akar teratai atau daun seledri untuk menambah tekstur rasanya, kemudian digoreng dan disajikan dengan saus asam manis bersama cuka, atau kedalam sup kaldu dengan ketumbar yang telah digiling.

Di Indonesia disebut bakso yang biasanya disajikan dalam mangkuk, disajikan dengan sup kaldu, dengan mie, bihun, tahu, telur rebus, pangsit daging kukus atau siomay, dan pangsit goreng.

Makanan ini mudah ditemukan bakso terdekat di seluruh kota-kota besar maupun kecil di Indonesia, namun yang paling populer adalah bakso mie ayam, bakso mercon, dan bakso Malang (karena dinamakan sesuai kota asalnya).

Di Malang, adapula yang dibakar dan populer disana. Karena kebanyakan orang Indonesia beragama Islam, umumnya dibuat dari daging sapi atau daging ayam. Adapun jenis yang lain seperti bakso rusuk joss, bakso beranak dan bakso aci.

Di Jepang,  yang populer disebut tsukune, bakso irisan daging ayam lalu di tusuk sate. Adapun Bistik hamburger Jepang, disebut hanbāgu, biasanya terbuat dari daging gilingan, panko (istilah pecahan roti) yang direndam susu, dan bawang bombai yang diiris dan ditumis.

Itu biasanya dimakan dengan saus yang terbuat dari saus tomat dan saus Worcestershire. Jenis ala buatan Tiongkok juga populer disana. Ada jenis lain yang disebut Tsumire yaitu terbuat dari ikan yang giling dan ditambahkan ke dalam sup bening.

Di Filipina, disebut sebagai bola-bola atau disebut almondigas dan biasanya disajikan dalam sup misua dengan bawang putih yang dipanggang, labu, dan kerupuk babi. Bola-bola juga direbus atau ditumis sampai berwarna cokelat keemasan. Bola-bola juga digunakan sebagai isian makanan siopao, dan baozi.

Di Thailand, bakso atau istilah luk chin sangat bermacam-macam. Bahannya bisa dari daging babi, sapi, ayam dan ikan. Luk chin yang sudah jadi dapat dimasukkan ke dalam banyak hidangan kenis makanan. Bisa dipanggang, digoreng, dimakan dengan saus celup, atau bisa digunakan sebagai tambahan sup mie.

Di Vietnam, umumnya  dimasak dengan saus tomat, dan daun bawang irisan halus dan paprika. Dalam bún chả (mie beras khas Vietnam), lalu dipanggang menjadi chả dan disajikan dengan bihun dan saus celup (yaitu kecap ikan yang dibumbui dengan cuka beras, gula, bawang putih, dan cabai). Xíu Mại adalah bakso babi dengan saus tomat yang sering disajikan dengan roti panjang.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS